Jeriken Solar Menumpuk, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Takalar Kini Jadi Sorotan Panas

Tojeng

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil Pickup yang diamankan Polres Takalar

Mobil Pickup yang diamankan Polres Takalar

Gedor.id- Dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi kembali mencuat di Kabupaten Takalar.

Dua unit mobil pickup yang diduga mengangkut solar subsidi dikabarkan diamankan oleh Satreskrim Polres Takalar dalam operasi yang berlangsung dua malam lalu.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kedua kendaraan tersebut diduga hendak menuju Desa Mangindara, Kecamatan Galesong Selatan, sebelum akhirnya diamankan aparat kepolisian.

Hingga Kamis (7/5/2026), pihak Polres Takalar belum memberikan keterangan resmi terkait jumlah solar yang diamankan maupun status hukum pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Berdasarkan penelusuran di lapangan, dua unit mobil pickup jenis Grand Max terlihat berada di area belakang TK Bhayangkari, Jalan Ashar Daeng Mangung, Kecamatan Pattallassang, tepat di depan Asrama Polisi (Aspol) Polres Takalar.

BACA JUGA :  Kasat Lantas Takalar Pimpin Langsung Patroli Penindakan Kendaraan ODOL

Kedua kendaraan tersebut masing-masing berwarna putih dengan nomor polisi DD 8786 CN dan warna silver bernomor DD 8937 CE. Dari pantauan, kendaraan itu tampak memuat puluhan jeriken berisi solar serta sebuah gerobak.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah beredar informasi di tengah masyarakat yang mengaitkan dugaan pengangkutan solar subsidi tersebut dengan seorang oknum kepala desa di wilayah Mangindara.

BACA JUGA :  Hukum Jangan Tajam ke Bawah! Dugaan Rest Area Azazil Bakery Tanpa PBG Disorot

Namun, informasi tersebut masih sebatas dugaan dan belum dibenarkan secara resmi oleh aparat penegak hukum.

Dugaan penyalahgunaan BBM subsidi dinilai sebagai persoalan serius karena solar bersubsidi diperuntukkan bagi masyarakat tertentu, seperti nelayan, petani, dan pelaku usaha kecil.

Jika terbukti disalahgunakan, pelaku dapat dijerat pidana sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Warga pun meminta aparat kepolisian mengusut kasus ini secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

“Kami berharap Polres Takalar memproses kasus ini secara hukum dan menindak tegas para terduga pelaku mafia BBM ilegal. Jangan sampai ada permainan yang membuat para pelaku akhirnya dilepas,” ujar Daeng Tanga, warga Takalar, Kamis (7/5/2026).

BACA JUGA :  Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi Menguat, HMI Ancam Demo Besar di Polda Sulsel

Menurutnya, selama ini hanya sedikit kasus dugaan mafia BBM ilegal di Takalar yang benar-benar berlanjut hingga proses persidangan.

“Jangan sampai ada upaya komunikasi tertentu agar para terduga pelaku bisa dibantu atau dibebaskan,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Takalar, Iptu Heriyanto, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi hingga berita ini diterbitkan.

Bersambung..

Editor : Darwis

Berita Terkait

Dugaan Mafia Pangkalan LPG di Lutim, Nama Pejabat Ikut Terseret!
Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!
Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan
Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan
MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar
SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap
Pangkalan Gas Takalar Mengaku Dibiarkan Mati, Pemilik Ungkap Dugaan Tekanan untuk Menjual
Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:54 WITA

Dugaan Mafia Pangkalan LPG di Lutim, Nama Pejabat Ikut Terseret!

Senin, 2 November 2026 - 14:53 WITA

Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:42 WITA

Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:16 WITA

Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:07 WITA

MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar

Berita Terbaru