Jeriken Solar Menumpuk, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Takalar Kini Jadi Sorotan Panas

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil Pickup yang diamankan Polres Takalar

Mobil Pickup yang diamankan Polres Takalar

Gedor.id- Dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi kembali mencuat di Kabupaten Takalar.

Dua unit mobil pickup yang diduga mengangkut solar subsidi dikabarkan diamankan oleh Satreskrim Polres Takalar dalam operasi yang berlangsung dua malam lalu.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kedua kendaraan tersebut diduga hendak menuju Desa Mangindara, Kecamatan Galesong Selatan, sebelum akhirnya diamankan aparat kepolisian.

Hingga Kamis (7/5/2026), pihak Polres Takalar belum memberikan keterangan resmi terkait jumlah solar yang diamankan maupun status hukum pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Berdasarkan penelusuran di lapangan, dua unit mobil pickup jenis Grand Max terlihat berada di area belakang TK Bhayangkari, Jalan Ashar Daeng Mangung, Kecamatan Pattallassang, tepat di depan Asrama Polisi (Aspol) Polres Takalar.

BACA JUGA :  Kasus Travel Haji di Polres Takalar Disorot, Transaksi di Gowa Berujung Tahanan

Kedua kendaraan tersebut masing-masing berwarna putih dengan nomor polisi DD 8786 CN dan warna silver bernomor DD 8937 CE. Dari pantauan, kendaraan itu tampak memuat puluhan jeriken berisi solar serta sebuah gerobak.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah beredar informasi di tengah masyarakat yang mengaitkan dugaan pengangkutan solar subsidi tersebut dengan seorang oknum kepala desa di wilayah Mangindara.

BACA JUGA :  Pertalite Raib di SPBU Jatia, Aktivitas Malam Hari Picu Kecurigaan Warga

Namun, informasi tersebut masih sebatas dugaan dan belum dibenarkan secara resmi oleh aparat penegak hukum.

Dugaan penyalahgunaan BBM subsidi dinilai sebagai persoalan serius karena solar bersubsidi diperuntukkan bagi masyarakat tertentu, seperti nelayan, petani, dan pelaku usaha kecil.

Jika terbukti disalahgunakan, pelaku dapat dijerat pidana sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Warga pun meminta aparat kepolisian mengusut kasus ini secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

“Kami berharap Polres Takalar memproses kasus ini secara hukum dan menindak tegas para terduga pelaku mafia BBM ilegal. Jangan sampai ada permainan yang membuat para pelaku akhirnya dilepas,” ujar Daeng Tanga, warga Takalar, Kamis (7/5/2026).

BACA JUGA :  Diduga Tak Terima Diberitakan, Oknum Kepala Lembang Saroso Ancam Wartawan

Menurutnya, selama ini hanya sedikit kasus dugaan mafia BBM ilegal di Takalar yang benar-benar berlanjut hingga proses persidangan.

“Jangan sampai ada upaya komunikasi tertentu agar para terduga pelaku bisa dibantu atau dibebaskan,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Takalar, Iptu Heriyanto, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi hingga berita ini diterbitkan.

Bersambung..

Editor : Darwis

Berita Terkait

Truk Hilir Mudik, Debu Beterbangan, Tambang Diduga Ilegal di Maros Dikeluhkan
Demo Berujung Anarkis, Pemkab Takalar Laporkan Perusakan Aset
Ada Apa di Balik Rp14 M BUMDes Takalar? Kasus Tak Bergerak
APH Didesak Ungkap Dalang di Balik Aksi Pengrusakan di Takalar
Anggaran Rp854 Juta untuk 25 Komputer Dinilai Tak Wajar, Lantik Desak Penyelidikan
Dana Ratusan Juta Menggantung, Pengadaan Komputer Panakkukang Diseret Isu Mark-Up
BBM Subsidi Diduga Disalahgunakan, Petani Jadi Korban! Pertamina Diminta Bertindak
Retribusi atau Pungutan? Praktik di PPI Kajang Tuai Sorotan Tajam

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:33 WITA

Jeriken Solar Menumpuk, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Takalar Kini Jadi Sorotan Panas

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:13 WITA

Truk Hilir Mudik, Debu Beterbangan, Tambang Diduga Ilegal di Maros Dikeluhkan

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:13 WITA

Demo Berujung Anarkis, Pemkab Takalar Laporkan Perusakan Aset

Rabu, 29 April 2026 - 15:12 WITA

Ada Apa di Balik Rp14 M BUMDes Takalar? Kasus Tak Bergerak

Rabu, 29 April 2026 - 13:50 WITA

APH Didesak Ungkap Dalang di Balik Aksi Pengrusakan di Takalar

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump

Internasional

Selat Hormuz Memanas, Trump Tiba-tiba Setop Operasi Militer AS

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:54 WITA