Ngeri! Ayah Dibunuh Saat Tidur, Pelaku Pura-Pura Berduka

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kedua pelaku saat digelandang petugas kepolisian di Mapolres Bulukumba.

Kedua pelaku saat digelandang petugas kepolisian di Mapolres Bulukumba.

Gedor.id– Kasus pembunuhan yang melibatkan hubungan ayah dan anak menggemparkan warga Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Seorang pria lanjut usia bernama Idris (61) ditemukan tewas secara mengenaskan setelah diduga dibunuh oleh anak kandungnya sendiri berinisial SS (35), bersama seorang tetangganya berinisial ML (70).

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Sabtu malam, 28 Maret 2026, di sebuah gubuk rumput laut milik korban yang berlokasi di Kelurahan Mariorennu, Kecamatan Gantarang, Bulukumba.

Kapolres Bulukumba, AKBP Restu Wijayanto, mengungkapkan bahwa pembunuhan terjadi saat korban tengah beristirahat.

BACA JUGA :  Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Maros Menguat, Korban Laporkan ke Propam

“Korban diserang menggunakan senjata tajam ketika sedang tertidur di gubuk tersebut,” ujar Restu dalam konferensi pers di Mapolres Bulukumba, Rabu (1/4/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan, kedua pelaku memiliki peran berbeda dalam menghabisi nyawa korban.

ML diduga menggorok leher korban, sementara SS melakukan tindakan mutilasi terhadap tubuh ayahnya dengan mengeluarkan organ dalam korban.

Bagian tubuh tersebut kemudian dimasukkan ke dalam jeriken dan disimpan di sekitar rumah korban.

Setelah melakukan aksinya, kedua pelaku berupaya menghilangkan jejak dengan mencuci senjata tajam serta pakaian korban yang berlumuran darah.

BACA JUGA :  4 Bulan Tanpa Perbaikan Serius, Mobil Damkar Gowa Banyak Tak Berfungsi

Barang-barang tersebut bahkan dijemur seolah tidak terjadi peristiwa apa pun.

Jasad korban baru ditemukan dua hari kemudian, tepatnya pada Senin siang, 30 Maret 2026.

Untuk menghindari kecurigaan, kedua pelaku sempat berpura-pura berduka.

“Tersangka SS bahkan ikut mengantar jasad korban ke rumah sakit untuk keperluan otopsi. Sementara ML turut berada di lokasi saat proses olah tempat kejadian perkara,” tambah Restu.

Meski demikian, kejelian petugas dalam melakukan olah TKP mengungkap sejumlah kejanggalan yang mengarah pada keterlibatan keduanya.

BACA JUGA :  Tanpa Jejak Selama Berbulan-bulan, Bripka Erwing Dipecat Tak Hormat

Polisi kemudian bergerak cepat dan berhasil mengamankan para pelaku.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui motif pembunuhan dipicu oleh persoalan pribadi. ML mengaku memiliki dendam terhadap korban.

Sementara SS nekat menghabisi nyawa ayahnya karena mengaku sakit hati setelah tidak lagi diakui sebagai anak.

Saat ini, kedua pelaku telah diamankan dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Mereka terancam hukuman berat atas dugaan pembunuhan berencana.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Dugaan Aborsi 2021 di Gowa Kembali Terbongkar, ASN Berinisial HA Dilaporkan ke Polisi
Aksi Bejat Buruh Harian di Makassar Terbongkar, Klien Ditodong dan Dicabuli di Rumah
Penggeledahan Disdik Sulsel, Kejati Kejar Bukti Dugaan Korupsi Rp13 Miliar
Jabatan Runtuh Akibat Korupsi PBG, Kadis Perkimtan Gowa Masuk Rutan
Kasus Dugaan Penganiayaan Mengambang, Polsek Bissappu dan Polres Bantaeng Cuci Tangan?
Operasi Sat Narkoba Maros Berhasil, Bandar dan 421 Gram Sabu Diamankan
Polda Jabar Tetapkan Tiga Pemilik Helen’s Night Mart sebagai Tersangka Kasus Pesta Gay
Malam Minggu Berujung Sial, 13 Remaja “Painung Ballo” di Manggala Diciduk Polisi

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:39 WITA

Dugaan Aborsi 2021 di Gowa Kembali Terbongkar, ASN Berinisial HA Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:06 WITA

Aksi Bejat Buruh Harian di Makassar Terbongkar, Klien Ditodong dan Dicabuli di Rumah

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:50 WITA

Penggeledahan Disdik Sulsel, Kejati Kejar Bukti Dugaan Korupsi Rp13 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:33 WITA

Jabatan Runtuh Akibat Korupsi PBG, Kadis Perkimtan Gowa Masuk Rutan

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:16 WITA

Kasus Dugaan Penganiayaan Mengambang, Polsek Bissappu dan Polres Bantaeng Cuci Tangan?

Berita Terbaru