Diduga Tak Terima Diberitakan, Oknum Kepala Lembang Saroso Ancam Wartawan

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tambang Milik Oknum Kepala Lembang di Singki'

Tambang Milik Oknum Kepala Lembang di Singki'

Gedor.id- Seorang oknum Kepala Lembang (Kades) Saroso di Kelurahan Singki’, Rantepao, berinisial ATSG, diduga melontarkan ancaman serius terhadap seorang wartawan usai pemberitaan terkait aktivitas tambang miliknya mencuat ke publik. Rabu (8/4/2026)

Peristiwa tersebut bermula ketika pemberitaan mengenai dugaan aktivitas tambang milik ATSG menjadi viral.

Tidak terima dengan hal itu, oknum kepala lembang tersebut diduga menghubungi wartawan yang bersangkutan dan melontarkan kata-kata bernada ancaman serta penghinaan.

Berdasarkan rekaman suara yang beredar, ATSG terdengar mengeluarkan pernyataan kasar dan intimidatif.

BACA JUGA :  Polisi Nilai Unsur Pembunuhan Berencana Belum Terpenuhi, Aktivis Mahasiswa Bereaksi

“Kenapa kau viral kan tambang ku tai****, banyak tambang di balele kenapa tidak kau berita tai****,” ucapnya dalam rekaman tersebut.

Tak hanya itu, ancaman yang lebih keras juga dilontarkan kepada wartawan.

“Ketemu di mana jangan di polres, wartawan apa kau tai****, tidak lama ku sumbat linggis mulutmu itu, ketemu di mana tai****, tunggu kau saya cariku, mudah mudah panjang umur di toraja, mudah kudapat ko, jangan bilang lembang saroso, cement tai****, kita ketemu di warkop atau di kafe, jangan di polres,” lanjutnya dengan nada tinggi.

BACA JUGA :  Viral! Pria Berinisial A Pamer Alat Vital ke Siswi SMK di Makassar

Sikap tersebut menuai sorotan, mengingat ancaman terhadap wartawan merupakan bentuk intimidasi yang bertentangan dengan prinsip kebebasan pers.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, IPTU Ruxon, saat dikonfirmasi terkait dugaan aktivitas tambang sekaligus ancaman yang dilakukan oknum kepala lembang tersebut, belum memberikan respons.

Pesan konfirmasi yang dikirimkan wartawan diketahui hanya dibaca tanpa adanya balasan.

BACA JUGA :  Arisan Tipu-Tipu di Toraja Utara! Empat Korban Rugi Ratusan Juta

Minimnya tanggapan dari pihak kepolisian ini memunculkan penilaian bahwa penanganan kasus tersebut berjalan lamban.

Bahkan, muncul anggapan bahwa proses pemeriksaan terhadap oknum kepala lembang dilakukan secara tidak tegas atau cenderung “kalem”.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Polres Toraja Utara terkait langkah hukum yang akan diambil atas dugaan ancaman terhadap wartawan tersebut.

Kasus ini pun menjadi perhatian publik, terutama terkait perlindungan terhadap jurnalis dalam menjalankan tugasnya.

(Bersambung)

Editor: Darwis

Berita Terkait

Diduga Ganggu DAS dan Drainase, Penimbunan di Gowa Jadi Perhatian Warga
Publik Curiga, Isu Demo Anarkis Diduga Dipakai Redam Sorotan Dugaan Narkoba di Lapas Bollangi
Dugaan Praktik Ilegal di Balik Penimbunan Tanah, HIPERMATA Desak Pemeriksaan
Carut-Marut Izin Alfamart di Parepare, Dua Ditindak, Satu Diduga Lolos Pengawasan
Demokrasi Dikebiri? Pemilihan Ketua Umum HIPMI PT UMI ‘Curang’
Kejaksaan Didorong Periksa Jalur Distribusi Solar ke Tambang di Maros
Aktivitas Tambang di Tanralili Bikin Resah, Warga Minta Pemerintah Jangan Tutup Mata
Diduga Tersinggung Soal Antrean, Pria di Maros Nekat Cekik Kerabat Media

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:59 WITA

Diduga Ganggu DAS dan Drainase, Penimbunan di Gowa Jadi Perhatian Warga

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:14 WITA

Publik Curiga, Isu Demo Anarkis Diduga Dipakai Redam Sorotan Dugaan Narkoba di Lapas Bollangi

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:06 WITA

Dugaan Praktik Ilegal di Balik Penimbunan Tanah, HIPERMATA Desak Pemeriksaan

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:09 WITA

Carut-Marut Izin Alfamart di Parepare, Dua Ditindak, Satu Diduga Lolos Pengawasan

Senin, 18 Mei 2026 - 15:00 WITA

Demokrasi Dikebiri? Pemilihan Ketua Umum HIPMI PT UMI ‘Curang’

Berita Terbaru