Dana Ratusan Juta Menggantung, Pengadaan Komputer Panakkukang Diseret Isu Mark-Up

Tojeng

Sabtu, 25 April 2026 - 22:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjend DPP Lantik, Yhoka Mayapada

Sekjend DPP Lantik, Yhoka Mayapada

Gedor.id- Alokasi anggaran pengadaan komputer di Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, menjadi sorotan.

Anggaran yang disebut-sebut masih tertahan di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) itu diduga bermasalah dan memunculkan dugaan mark-up. Sabtu (25/4/2026).

Nilai anggaran yang bersumber dari APBD 2026 tersebut mencapai Rp854.875.000 untuk pengadaan 25 unit personal computer (PC).

Jika dirata-ratakan, harga per unit komputer berada pada kisaran puluhan juta rupiah.

Besarnya nilai anggaran itu memunculkan pertanyaan publik terkait spesifikasi perangkat yang akan dibeli serta urgensi pengadaannya.

Berdasarkan rencana, sebanyak 22 unit komputer akan didistribusikan ke 11 kelurahan, masing-masing dua unit.

BACA JUGA :  “Maling Teriak Maling” Netizen Serang Balik Fenny Frans Usai Singgung Produk Racikan

Sementara tiga unit lainnya akan digunakan di kantor kecamatan guna menunjang operasional pemerintahan.

Pengadaan ini disebut bertujuan untuk mendukung aktivitas administrasi, mulai dari pengelolaan data, pengolahan dokumentasi kegiatan, hingga publikasi melalui media sosial.

Namun hingga saat ini, program tersebut belum direalisasikan. Pihak kecamatan menyatakan anggaran masih tertahan di BPKAD Kota Makassar.

Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Panakkukang, Misbah, mengungkapkan bahwa proses pencairan anggaran masih mengalami kendala.

“Anggaran masih tertahan di BPKAD,” ujarnya singkat.

Di sisi lain, kebutuhan perangkat dengan spesifikasi tinggi disebut menjadi alasan utama besarnya anggaran.

BACA JUGA :  Dengan Visi Mandiri dan Kompetitif, Ersan Satya Siap Nahkodai HIPMI PT UMI

Aparatur kecamatan dan kelurahan dituntut menjalankan berbagai aplikasi secara bersamaan (multitasking) dalam operasional sehari-hari.

Aplikasi yang digunakan meliputi Simlurah (front office), Simbakda New, Siadinda, SimPL, Simakda, serta berbagai modul dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), seperti perencanaan, musrenbang, hingga penatausahaan.

Selain itu, pelayanan administrasi kependudukan juga memanfaatkan aplikasi Kucatakki, Identitas Kependudukan Digital (IKD), e-BPHTB, serta sistem pertanahan seperti Mitra BPN dan Intan ATR/BPN.

Meski demikian, publik berharap adanya transparansi terkait spesifikasi teknis dan perencanaan pengadaan, mengingat besarnya anggaran yang dialokasikan.

BACA JUGA :  PT KB Finansia Disorot! Kolektor Diduga Langgar Aturan OJK Saat Tagih Debitur!

Sekretaris Jenderal DPP LANTIK, Yhoka Mayapada, turut angkat bicara dan meminta penjelasan dari pihak terkait.

“Kami berharap BPKAD Kota Makassar dapat memberikan penjelasan terbuka terkait pernyataan pihak kecamatan. Apa sebenarnya kendala sehingga anggaran pengadaan 25 unit komputer ini belum direalisasikan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti potensi ketidaksesuaian antara spesifikasi dan nilai anggaran.

Sementara itu, Kepala BPKAD Kota Makassar saat dikonfirmasi terkait anggaran tersebut belum memberikan tanggapan.

Pesan konfirmasi yang dikirim hanya terbaca tanpa balasan.

Bersambung..

Editor : Darwis

Berita Terkait

Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!
Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan
Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan
MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar
SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap
Pangkalan Gas Takalar Mengaku Dibiarkan Mati, Pemilik Ungkap Dugaan Tekanan untuk Menjual
Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?
Jangan-Jangan Sidak Hanya Formalitas, Aktivitas Kalabbirang Tetap Menggeliat

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:53 WITA

Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:42 WITA

Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:16 WITA

Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:07 WITA

MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:17 WITA

SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap

Berita Terbaru

Laporan Polisi

Hukum dan Kriminal

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:44 WITA