BBM Subsidi Diduga Disalahgunakan, Petani Jadi Korban! Pertamina Diminta Bertindak

Tojeng

Rabu, 22 April 2026 - 18:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina Patra Niaga jalan Garuda Makassar

Pertamina Patra Niaga jalan Garuda Makassar

Gedor.id– Aliansi Pergerakan Masyarakat dan Pemuda Takalar mendesak pihak PT Pertamina (Persero) regional untuk segera turun langsung ke lapangan guna melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap penyaluran BBM subsidi di SPBU Kalabbirang (74.922.02) dan SPBU Kalampa (74.922.43).

Desakan ini muncul menyusul banyaknya keluhan masyarakat, khususnya petani, yang mengaku kesulitan mendapatkan BBM meski telah memiliki barcode resmi sebagai syarat pembelian.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan serius terkait ke mana kuota BBM subsidi disalurkan dan siapa yang sebenarnya menikmatinya.

BACA JUGA :  Aksi Sosial Arashi Cosmetindo Bagikan 1.000 Cup Minuman Gratis untuk Warga yang Antre BBM

Aliansi menilai Pertamina tidak cukup hanya mengandalkan laporan administratif, tetapi harus melakukan pengecekan langsung di lapangan.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan apakah BBM subsidi benar-benar disalurkan kepada pihak yang berhak, atau justru disalahgunakan oleh oknum tertentu.

“Kami mendesak Pertamina regional segera turun tangan dan tidak menutup mata terhadap kondisi yang dialami petani. Lakukan pemeriksaan terbuka di SPBU Kalabbirang dan SPBU Kalampa, ungkap jika ada permainan kuota, serta tindak tegas setiap bentuk penyimpangan,” tegas pernyataan Aliansi. Rabu (22/4/2026)

BACA JUGA :  Dituding Terima Setoran Bandar Narkoba, Satresnarkoba Polres Gowa Beri Klarifikasi Tegas

Menurut mereka, BBM subsidi merupakan hak masyarakat kecil, bukan ruang bisnis bagi pihak-pihak yang ingin meraup keuntungan pribadi.

Jika distribusi terus bermasalah, dampaknya akan dirasakan langsung oleh petani, nelayan, dan masyarakat kecil yang bergantung pada BBM untuk menunjang aktivitas ekonomi.

Selain itu, Aliansi juga meminta pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta instansi terkait untuk turut melakukan pengawasan guna mencegah terjadinya pembiaran.

BACA JUGA :  Kasus Solar Subsidi Takalar Memanas, Warga Warning Polisi Jangan Lepas Pelaku

Aliansi menegaskan, apabila tuntutan tersebut tidak segera direspons, mereka siap menggelar aksi besar-besaran sebagai bentuk tekanan kepada Pertamina agar bertanggung jawab.

Bersambung..

Editor : Darwis

Berita Terkait

Dugaan Mafia Pangkalan LPG di Lutim, Nama Pejabat Ikut Terseret!
Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!
Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan
Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan
MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar
SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap
Pangkalan Gas Takalar Mengaku Dibiarkan Mati, Pemilik Ungkap Dugaan Tekanan untuk Menjual
Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:54 WITA

Dugaan Mafia Pangkalan LPG di Lutim, Nama Pejabat Ikut Terseret!

Senin, 2 November 2026 - 14:53 WITA

Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:42 WITA

Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:16 WITA

Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:07 WITA

MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar

Berita Terbaru

Laporan Polisi

Hukum dan Kriminal

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:44 WITA