Demo Berujung Anarkis, Pemkab Takalar Laporkan Perusakan Aset

Tojeng

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Massa di Pemda Takalar

Aksi Massa di Pemda Takalar

Gedor.id– Aksi unjuk rasa ratusan massa yang menolak pembangunan kawasan industri di Laikang, Kabupaten Takalar, pada Selasa (28/4/2026), berujung ricuh dan kini berbuntut panjang. Jumat (1/5/2026)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar mengambil langkah tegas dengan melaporkan dugaan perusakan aset daerah ke pihak kepolisian.

Pemkab Takalar menegaskan tidak akan membiarkan pelanggaran hukum tersebut berlalu begitu saja.

BACA JUGA :  Sorotan Tajam untuk JS, Koalisi Pemuda Bongkar Dugaan Kelalaian

Laporan resmi telah dilayangkan ke kepolisian untuk ditindaklanjuti dan diusut hingga tuntas.

Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Takalar, Nurhayati Langaru, membenarkan bahwa pihaknya telah menempuh jalur hukum terkait perusakan pagar Kantor Bupati Takalar.

Menurutnya, pagar tersebut merupakan aset Bagian Umum Sekretariat Daerah, sehingga pihaknya yang bertanggung jawab melaporkan kejadian tersebut ke Polres Takalar.

BACA JUGA :  Siqola.id Jadi Harapan Baru Digitalisasi Sekolah di Sulawesi Selatan

“Anggota saya sementara diperiksa di Polres Takalar terkait pengrusakan pagar Kantor Bupati Takalar,” ujar Nurhayati saat dikonfirmasi, Rabu (29/4/2026).

Insiden tersebut menyebabkan kerugian negara. Dalam aksinya, massa dilaporkan merobohkan pagar kantor pemerintahan hingga berhasil menerobos masuk ke area Kantor Bupati Takalar.

Peristiwa ini pun menuai sorotan berbagai pihak. Pasalnya, aksi yang seharusnya berlangsung damai dan aspiratif justru berubah menjadi anarkis, dengan perusakan pagar besi kantor bupati.

BACA JUGA :  Rumah Warga Nyaris Diseret Air Laut, Pemkab Takalar Pilih Tutup Mata

Melalui langkah hukum ini, Pemkab Takalar menegaskan komitmennya untuk menegakkan aturan serta meminta pertanggungjawaban atas kerusakan yang terjadi, demi menjaga ketertiban dan keamanan bersama. (*)

Editor : Darwis

Berita Terkait

Dugaan Mafia Pangkalan LPG di Lutim, Nama Pejabat Ikut Terseret!
Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!
Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan
Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan
MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar
SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap
Pangkalan Gas Takalar Mengaku Dibiarkan Mati, Pemilik Ungkap Dugaan Tekanan untuk Menjual
Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:54 WITA

Dugaan Mafia Pangkalan LPG di Lutim, Nama Pejabat Ikut Terseret!

Senin, 2 November 2026 - 14:53 WITA

Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:42 WITA

Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:16 WITA

Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:07 WITA

MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar

Berita Terbaru

Laporan Polisi

Hukum dan Kriminal

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:44 WITA