Diduga Jadi Korban Kekerasan, Bripda DP Meregang Nyawa di Aspol Polda Sulsel

Senin, 23 Februari 2026 - 22:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pengeroyokan

Ilustrasi Pengeroyokan

Gedor.id- Kematian anggota Polri berpangkat Bripda berinisial DP menyisakan tanda tanya besar.

Polisi muda tersebut mengembuskan napas terakhir setelah sempat dilarikan ke rumah sakit dari Asrama Polisi (Aspol) di kompleks Polda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa itu terjadi usai waktu subuh. Korban sebelumnya dilaporkan mengeluhkan kondisi kesehatannya setelah sahur.

Tak lama berselang, ia disebut jatuh sakit di lingkungan asrama dan segera dilarikan ke RSUD Daya untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tak tertolong.

BACA JUGA :  Dugaan Penyiksaan di Polsek Mangarabombang, Empat Oknum Polisi Dilaporkan

Kecurigaan mulai mencuat saat keluarga melihat kondisi jenazah. Mereka menemukan adanya memar di sejumlah bagian tubuh korban serta darah di area mulut. Merasa ada kejanggalan, keluarga meminta pemeriksaan lebih mendalam.

Jenazah kemudian dipindahkan ke RS Bhayangkara Makassar untuk menjalani visum lanjutan.

Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabid Propam) Polda Sulsel, Kombes Pol Zulham Effendi, menyatakan pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah terdapat unsur pengeroyokan dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, pemeriksaan internal telah berjalan.

BACA JUGA :  Disdik Makassar Pastikan SPMB 2025 Berjalan Lancar Usai Gangguan Awal

“Kita belum bisa pastikan korban pengeroyokan atau bukan. Yang pasti, kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang, termasuk rekan seangkatan (lichting) dan seniornya DP. Mungkin akan bertambah lagi yang diperiksa,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).

Zulham menegaskan, proses pemeriksaan dilakukan secara terbuka dan profesional. Jika ditemukan indikasi kekerasan, pihaknya memastikan akan menindak sesuai aturan yang berlaku.

“Silakan diperiksa dengan benar, jangan ada yang ditutup-tutupi. Kalau memang ada kekerasan, akan kita proses sesuai ketentuan,” tegasnya.

BACA JUGA :  PT KB Finansia Disorot! Kolektor Diduga Langgar Aturan OJK Saat Tagih Debitur!

Saat ini Bidang Propam masih mendalami penyebab pasti kematian korban. Selain visum luar, autopsi atau visum dalam juga akan dilakukan apabila keluarga memberikan persetujuan.

Diketahui, ayah korban merupakan anggota Polri yang bertugas di Polres Pinrang.

Pihak keluarga kini masih menunggu rampungnya proses pemeriksaan medis sebelum jenazah dipulangkan ke kampung halaman di Kabupaten Pinrang untuk dimakamkan.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di Bone, Perwira Polisi Diduga Terobos Lampu Merah hingga Balita Meninggal
Jasad Lansia Membusuk di Kamar Terkunci, Keluarga Pertanyakan Penanganan Kasus
Asyik Berfoto di Pinggir Tebing Apparalang, Siswi SMA Terseret Ombak dan Hilang
Sijago Merah Ngamuk, Dua Rumah di Sabbangparu Rata dengah Tanah
Teror Pelemparan Rumah Orang Tua Polisi di Kajang, Lansia Sesak Napas, Kasus Disorot LSM
Remaja Makassar Gugur Diterjang Peluru, Iptu N Diamankan
Pulau IX Danau Tempe Dikepung Polisi Usai Penemuan Jenazah
Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Maros Menguat, Korban Laporkan ke Propam

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:04 WITA

Kecelakaan Maut di Bone, Perwira Polisi Diduga Terobos Lampu Merah hingga Balita Meninggal

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:29 WITA

Jasad Lansia Membusuk di Kamar Terkunci, Keluarga Pertanyakan Penanganan Kasus

Senin, 8 Juni 2026 - 15:13 WITA

Asyik Berfoto di Pinggir Tebing Apparalang, Siswi SMA Terseret Ombak dan Hilang

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:50 WITA

Sijago Merah Ngamuk, Dua Rumah di Sabbangparu Rata dengah Tanah

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:15 WITA

Teror Pelemparan Rumah Orang Tua Polisi di Kajang, Lansia Sesak Napas, Kasus Disorot LSM

Berita Terbaru