Kasus Solar Subsidi Takalar Memanas, Warga Warning Polisi Jangan Lepas Pelaku

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Takalar

Polres Takalar

Gedor.id– Satreskrim Polres Takalar dikabarkan mengamankan dua unit mobil pickup yang diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi di wilayah Kabupaten Takalar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, penindakan tersebut terjadi dua malam lalu.

Kedua kendaraan itu disebut-sebut hendak menuju Desa Mangindara, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar.

Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait jumlah BBM yang diamankan maupun status hukum pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, solar subsidi yang diangkut menggunakan dua mobil pickup tersebut diduga berkaitan dengan oknum kepala desa di wilayah Mangindara.

BACA JUGA :  PPK Disdik Takalar Diduga Cuci Tangan di Proyek Sekolah Rp207 Juta

Namun, informasi itu masih sebatas dugaan dan belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum.

Kasus dugaan penyalahgunaan BBM subsidi menjadi perhatian serius karena solar subsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak, seperti nelayan, petani, dan pelaku usaha kecil.

Jika terbukti disalahgunakan, pelaku dapat dijerat dengan ketentuan pidana sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Masyarakat Takalar kini menunggu langkah lanjutan dari Satreskrim Polres Takalar terkait pengusutan asal-usul BBM tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan penyaluran solar subsidi ilegal di wilayah pesisir Galesong Selatan.

BACA JUGA :  Warga dan Peserta Katinting Kompak Bersihkan Sampah di Pesisir Topejawa

Sejumlah warga berharap aparat kepolisian dapat mengusut kasus ini secara transparan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

“Kami berharap kepada Polres Takalar agar memproses secara hukum dan menindak tegas para terduga pelaku mafia BBM ilegal. Jangan sampai ada permainan dengan melepas para terduga pelaku mafia BBM di Takalar,” ujar Daeng Tanga, warga Takalar, Kamis (7/5/2026).

BACA JUGA :  Isu P3K Dianggap Dipolitisasi, Kepemimpinan Takalar Diminta Tak Dijatuhkan

Daeng Tanga menambahkan, selama ini hanya sedikit kasus dugaan mafia BBM ilegal di Takalar yang berlanjut hingga proses persidangan. Karena itu, ia berharap aparat kepolisian benar-benar serius menangani persoalan tersebut.

“Jangan sampai ada upaya komunikasi tertentu agar para terduga pelaku bisa dibantu atau dibebaskan,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Takalar, Iptu Heriyanto, saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan, Kamis (7/5/2026).

Bersambung..

Editor : Darwis

Berita Terkait

Korupsi PBG Gowa Belum Usai, Poros Rakyat Kantongi Informasi Aktor Lain
Permintaan Maaf Tak Mampu Redam Amarah Massa, Kapolres Bombana Digoyang
Camat Sanrobone Akui Ada Tawaran Bantuan Dana dari Sekdes, Bantah Pernah Meminta
DPRD Bongkar Buruknya Sistem Keselamatan di Apparalang, Pengelola Jadi Sorotan
Dituding Terima Setoran Bandar Narkoba, Satresnarkoba Polres Gowa Beri Klarifikasi Tegas
Tanpa PBG, Proyek Ritel di Barembeng Dituding Injak-Injak Ekonomi Rakyat
LBH MRI Minta Razia dan Tes Urine Massal di Lapas Bollangi Dilakukan Terbuka
Pilu Tokoh Warga Jeneponto, Tangan Hampir Putus Usai Tegur Prostitusi Kini Dipenjara

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:09 WITA

Korupsi PBG Gowa Belum Usai, Poros Rakyat Kantongi Informasi Aktor Lain

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:59 WITA

Permintaan Maaf Tak Mampu Redam Amarah Massa, Kapolres Bombana Digoyang

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:24 WITA

Camat Sanrobone Akui Ada Tawaran Bantuan Dana dari Sekdes, Bantah Pernah Meminta

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:38 WITA

DPRD Bongkar Buruknya Sistem Keselamatan di Apparalang, Pengelola Jadi Sorotan

Senin, 1 Juni 2026 - 14:00 WITA

Dituding Terima Setoran Bandar Narkoba, Satresnarkoba Polres Gowa Beri Klarifikasi Tegas

Berita Terbaru