Kasus Solar Subsidi Takalar Memanas, Warga Warning Polisi Jangan Lepas Pelaku

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Takalar

Polres Takalar

Gedor.id– Satreskrim Polres Takalar dikabarkan mengamankan dua unit mobil pickup yang diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi di wilayah Kabupaten Takalar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, penindakan tersebut terjadi dua malam lalu.

Kedua kendaraan itu disebut-sebut hendak menuju Desa Mangindara, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar.

Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait jumlah BBM yang diamankan maupun status hukum pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, solar subsidi yang diangkut menggunakan dua mobil pickup tersebut diduga berkaitan dengan oknum kepala desa di wilayah Mangindara.

BACA JUGA :  Solar Subsidi Diduga Mengendap di Gudang, Aparat Diminta Selidiki Lokasi di Gowa

Namun, informasi itu masih sebatas dugaan dan belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum.

Kasus dugaan penyalahgunaan BBM subsidi menjadi perhatian serius karena solar subsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak, seperti nelayan, petani, dan pelaku usaha kecil.

Jika terbukti disalahgunakan, pelaku dapat dijerat dengan ketentuan pidana sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Masyarakat Takalar kini menunggu langkah lanjutan dari Satreskrim Polres Takalar terkait pengusutan asal-usul BBM tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan penyaluran solar subsidi ilegal di wilayah pesisir Galesong Selatan.

BACA JUGA :  Pelaku Keji di Pesta Allamang Takalar Belum Tertangkap, Keluarga Korban Geram

Sejumlah warga berharap aparat kepolisian dapat mengusut kasus ini secara transparan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

“Kami berharap kepada Polres Takalar agar memproses secara hukum dan menindak tegas para terduga pelaku mafia BBM ilegal. Jangan sampai ada permainan dengan melepas para terduga pelaku mafia BBM di Takalar,” ujar Daeng Tanga, warga Takalar, Kamis (7/5/2026).

BACA JUGA :  Kasat Lantas Takalar Pimpin Langsung Patroli Penindakan Kendaraan ODOL

Daeng Tanga menambahkan, selama ini hanya sedikit kasus dugaan mafia BBM ilegal di Takalar yang berlanjut hingga proses persidangan. Karena itu, ia berharap aparat kepolisian benar-benar serius menangani persoalan tersebut.

“Jangan sampai ada upaya komunikasi tertentu agar para terduga pelaku bisa dibantu atau dibebaskan,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Takalar, Iptu Heriyanto, saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan, Kamis (7/5/2026).

Bersambung..

Editor : Darwis

Berita Terkait

AKBP Andi Sofyan Pimpin Polres Kolaka Utara, Publik Tagih Gebrakan Lawan Narkoba
Sudah Diminta Berhenti, Aktivitas Penimbunan di Takalar Kini Didesak Diperiksa Polisi
Redam Konflik Warga, Polsek Bone-Bone dan DPRD Luwu Utara Tempuh Jalur Musyawarah
“Jangan Hukum Rakyat!” Heriansa Desak Oknum Penyalahguna BBM Ditindak Tegas
Tak Lagi Diam! Aliansi Rakyat Takalar Bongkar Empat Persoalan yang Menghimpit Warga
Anak Enggan Sekolah Usai Dugaan Bullying, DPRD Takalar Soroti Penanganan Sekolah
Mediasi Tak Puaskan Keluarga, Orangtua Siswi SD di Takalar Ancam Lapor Polisi
Fungsi Pengawasan DPRD Luwu Disorot, PETI Diduga Rusak Alam

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:13 WITA

AKBP Andi Sofyan Pimpin Polres Kolaka Utara, Publik Tagih Gebrakan Lawan Narkoba

Selasa, 15 September 2026 - 16:41 WITA

Sudah Diminta Berhenti, Aktivitas Penimbunan di Takalar Kini Didesak Diperiksa Polisi

Senin, 14 September 2026 - 12:53 WITA

Redam Konflik Warga, Polsek Bone-Bone dan DPRD Luwu Utara Tempuh Jalur Musyawarah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:26 WITA

“Jangan Hukum Rakyat!” Heriansa Desak Oknum Penyalahguna BBM Ditindak Tegas

Sabtu, 12 September 2026 - 10:29 WITA

Tak Lagi Diam! Aliansi Rakyat Takalar Bongkar Empat Persoalan yang Menghimpit Warga

Berita Terbaru