Truk Hilir Mudik, Debu Beterbangan, Tambang Diduga Ilegal di Maros Dikeluhkan

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tambang yang ada di Moncong Loe Bulu

Tambang yang ada di Moncong Loe Bulu

Gedor.id– Aktivitas tambang yang diduga ilegal di wilayah hukum Polres Maros disebut-sebut semakin subur dan belum tersentuh penegakan hukum. Selasa (5/5/2026)

Salah satu lokasi yang menjadi sorotan berada di kawasan Moncongloe Bulu, tepatnya di sekitar perempatan Jalan Burung-Burung–Zipur, di belakang area perumahan warga.

Keberadaan tambang tersebut menuai keluhan dari masyarakat sekitar. Warga mengaku resah akibat dampak yang ditimbulkan, mulai dari debu yang beterbangan hingga aktivitas truk pengangkut material yang hilir mudik tanpa henti.

BACA JUGA :  Galian C Ilegal di Konawe Jalan Terus, Penegakan Hukum Dinilai Mandul

“Debunya sangat mengganggu, apalagi saat musim kemarau. Selain itu, truk yang lalu lalang juga membahayakan keselamatan warga,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Selain persoalan lingkungan, warga juga menyoroti potensi kecelakaan lalu lintas akibat tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas di kawasan permukiman.

Sementara itu, pemilik tambang yang dikonfirmasi terkait aktivitas tersebut membenarkan adanya kegiatan di lokasi. Saat ditanya mengenai perizinannya, ia hanya memberikan jawaban singkat.

BACA JUGA :  Gelombang Protes di Kolaka Utara, Polisi Didesak Tindak Mafia Solar

“Iya,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Di sisi lain, aparat kepolisian mengaku akan segera melakukan pengecekan. Kanit Tipidter Polres Maros saat dikonfirmasi merespons singkat, termasuk saat ditanya terkait izin operasional.

“Waalaikumsalam, di mana lokasinya pak? Kami kroscek,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut terkait legalitas tambang tersebut maupun langkah penindakan yang akan diambil.

BACA JUGA :  Paccelekang Digempur Tambang 'Ilegal' Warga Hanya Jadi Penonton Getir

Masyarakat berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk menertibkan aktivitas tambang yang diduga ilegal demi menjaga keselamatan warga serta kelestarian lingkungan.

Bersambung…

Editor : Darwis

Berita Terkait

Demo Berujung Anarkis, Pemkab Takalar Laporkan Perusakan Aset
Ada Apa di Balik Rp14 M BUMDes Takalar? Kasus Tak Bergerak
APH Didesak Ungkap Dalang di Balik Aksi Pengrusakan di Takalar
Anggaran Rp854 Juta untuk 25 Komputer Dinilai Tak Wajar, Lantik Desak Penyelidikan
Dana Ratusan Juta Menggantung, Pengadaan Komputer Panakkukang Diseret Isu Mark-Up
BBM Subsidi Diduga Disalahgunakan, Petani Jadi Korban! Pertamina Diminta Bertindak
Retribusi atau Pungutan? Praktik di PPI Kajang Tuai Sorotan Tajam
Hasil Tak Sebanding Anggaran, Proyek Jalan di Bulukumba Diseret ke APH

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:13 WITA

Truk Hilir Mudik, Debu Beterbangan, Tambang Diduga Ilegal di Maros Dikeluhkan

Rabu, 29 April 2026 - 15:12 WITA

Ada Apa di Balik Rp14 M BUMDes Takalar? Kasus Tak Bergerak

Rabu, 29 April 2026 - 13:50 WITA

APH Didesak Ungkap Dalang di Balik Aksi Pengrusakan di Takalar

Senin, 27 April 2026 - 22:02 WITA

Anggaran Rp854 Juta untuk 25 Komputer Dinilai Tak Wajar, Lantik Desak Penyelidikan

Sabtu, 25 April 2026 - 22:06 WITA

Dana Ratusan Juta Menggantung, Pengadaan Komputer Panakkukang Diseret Isu Mark-Up

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Internasional

AS Dipermainkan Iran, Trump Frustrasi dan Wibawa Amerika Runtuh

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:45 WITA