Putri Takalar Tembus Panggung Nasional Lewat Kaligrafi Kontemporer

Jumat, 24 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan piala Juara I kepada salah satu peserta dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung di lapangan terbuka.

Penyerahan piala Juara I kepada salah satu peserta dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung di lapangan terbuka.

Gedor.id- Nur Bintang Qurahmi, putri daerah asal Kabupaten Takalar dan alumni Pondok Pesantren DDI Baburridha Bulukumba, mencatatkan sejumlah prestasi di bidang kaligrafi kontemporer hingga tingkat nasional.

Bintang mulai mendalami seni kaligrafi sejak kelas III Madrasah Tsanawiyah (MTs). Ketertarikannya pada seni tulisan Arab berkembang melalui latihan dan keikutsertaan dalam berbagai kompetisi.

BACA JUGA :  Kejari Luwu Tetapkan 5 Tersangka Korupsi P3-TGAI, Eks Anggota DPR RI dan Wakil Ketua DPRD Ikut Ditahan

Di tingkat kecamatan dan kabupaten, ia beberapa kali meraih Juara I pada lomba kaligrafi kontemporer.

Prestasinya berlanjut di tingkat provinsi dengan meraih Juara III Musabaqah Khattil Qur’an (MKQ) pada ajang Syabab yang diselenggarakan Universitas Negeri Makassar (UNM) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, serta Juara Harapan I MTQ XXXIII tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

BACA JUGA :  Isu P3K Dianggap Dipolitisasi, Kepemimpinan Takalar Diminta Tak Dijatuhkan

Pada tingkat nasional, Bintang meraih Juara II Porseni Nasional Pondok Pesantren DDI dalam rangka Milad Akbar ke-85 pada Januari 2024.

Ia kembali menempati posisi Runner-up (Juara II) pada Porseni DDI CUP II di Polewali Mandar pada Desember 2024.

Saat ini, Bintang melanjutkan pendidikan di Program Studi D4 Tata Busana Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

BACA JUGA :  Tambang Ilegal Menjamur di Gowa, Kinerja Kasat Reskrim dan Kasat Intel Polres Gowa Dipertanyakan

Ia menilai perpaduan antara kemampuan kaligrafi dan ilmu desain busana dapat membuka peluang pengembangan karya seni yang lebih luas.

Kiprah Bintang menunjukkan bahwa santri memiliki ruang untuk berkembang tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam seni dan kreativitas yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Kasat Lantas Takalar Didesak Tertibkan Truk Tebu Bermuatan Berlebih
Dugaan Penggelapan Kendaraan Masuk Babak Baru, Kronologi Lengkap Diserahkan ke Polisi
Atensi Sekda Tak Cukup, Publik Desak Penanganan Dugaan Alih Fungsi Lahan Dilanjutkan
Kasus HJ Mini Dibuka Lagi, Keluarga Korban Desak Penyelidikan Dipercepat
Usai Sidang Fee Rp6 Miliar, Mahasiswa Bidik Proyek Jalan Gowa
Siqola.id Jadi Harapan Baru Digitalisasi Sekolah di Sulawesi Selatan
Janji Tinggal Janji? Nasabah Mekar Mengaku Menunggu Penyelesaian Hampir Setahun
Menanti “Wakil Tuhan” di MA RI, Perkara 10/PDT.G/2025 dan Kasasi 3297 Disidangkan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:27 WITA

Putri Takalar Tembus Panggung Nasional Lewat Kaligrafi Kontemporer

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:20 WITA

Kasat Lantas Takalar Didesak Tertibkan Truk Tebu Bermuatan Berlebih

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:53 WITA

Atensi Sekda Tak Cukup, Publik Desak Penanganan Dugaan Alih Fungsi Lahan Dilanjutkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:14 WITA

Kasus HJ Mini Dibuka Lagi, Keluarga Korban Desak Penyelidikan Dipercepat

Selasa, 14 Juli 2026 - 01:12 WITA

Usai Sidang Fee Rp6 Miliar, Mahasiswa Bidik Proyek Jalan Gowa

Berita Terbaru