Putri Takalar Tembus Panggung Nasional Lewat Kaligrafi Kontemporer

Tojeng

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan piala Juara I kepada salah satu peserta dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung di lapangan terbuka.

Penyerahan piala Juara I kepada salah satu peserta dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung di lapangan terbuka.

Gedor.id- Nur Bintang Qurahmi, putri daerah asal Kabupaten Takalar dan alumni Pondok Pesantren DDI Baburridha Bulukumba, mencatatkan sejumlah prestasi di bidang kaligrafi kontemporer hingga tingkat nasional.

Bintang mulai mendalami seni kaligrafi sejak kelas III Madrasah Tsanawiyah (MTs). Ketertarikannya pada seni tulisan Arab berkembang melalui latihan dan keikutsertaan dalam berbagai kompetisi.

BACA JUGA :  Perambahan Ilegal Menggila, Hutan Lindung Bawakaraeng–Lompobattang Rusak Parah

Di tingkat kecamatan dan kabupaten, ia beberapa kali meraih Juara I pada lomba kaligrafi kontemporer.

Prestasinya berlanjut di tingkat provinsi dengan meraih Juara III Musabaqah Khattil Qur’an (MKQ) pada ajang Syabab yang diselenggarakan Universitas Negeri Makassar (UNM) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, serta Juara Harapan I MTQ XXXIII tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

BACA JUGA :  Tak Terima Dinasehati, Anak di Bulukumba Aniaya Ibu Kandung hingga Nyaris Meregang Nyawa

Pada tingkat nasional, Bintang meraih Juara II Porseni Nasional Pondok Pesantren DDI dalam rangka Milad Akbar ke-85 pada Januari 2024.

Ia kembali menempati posisi Runner-up (Juara II) pada Porseni DDI CUP II di Polewali Mandar pada Desember 2024.

Saat ini, Bintang melanjutkan pendidikan di Program Studi D4 Tata Busana Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

BACA JUGA :  Keluarga Geram! Kematian Hj Mini di Rumah Warga Diminta Diusut Transparan dan Tuntas

Ia menilai perpaduan antara kemampuan kaligrafi dan ilmu desain busana dapat membuka peluang pengembangan karya seni yang lebih luas.

Kiprah Bintang menunjukkan bahwa santri memiliki ruang untuk berkembang tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam seni dan kreativitas yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Janji Manis Pangkalan Gas Berujung Petaka, Uang Puluhan Juta Melayang!
Akses Jalan Terbatas Tak Jadi Penghalang, Camat Burau Temui Warga Terpencil
270 Jenazah Dilaporkan Jadi Abu Akibat Karhutla di Toraja Utara
Andi Abdul Hakim Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik, Minta Polres Bulukumba Bertindak
Aspirasi Warga Terjawab, DPRD, Dishub dan Jajaran Polri Kawal Pemasangan PJU di Tana Lili
Dua Mobil Cuma Janji? Petani Wajo Kehilangan Rp25,4 Juta, Andi Aso Belum Ditemukan
HIPERMATA UNM Buka Babak Baru Kepemimpinan, Fokus pada Kaderisasi dan Pengabdian
Cegah Tumpang Tindih Administrasi, Gilireng dan Maniangpajo Sepakati Batas Wilayah

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:23 WITA

Janji Manis Pangkalan Gas Berujung Petaka, Uang Puluhan Juta Melayang!

Senin, 2 November 2026 - 15:51 WITA

Akses Jalan Terbatas Tak Jadi Penghalang, Camat Burau Temui Warga Terpencil

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:12 WITA

270 Jenazah Dilaporkan Jadi Abu Akibat Karhutla di Toraja Utara

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Andi Abdul Hakim Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik, Minta Polres Bulukumba Bertindak

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:54 WITA

Aspirasi Warga Terjawab, DPRD, Dishub dan Jajaran Polri Kawal Pemasangan PJU di Tana Lili

Berita Terbaru

Laporan Polisi

Hukum dan Kriminal

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:44 WITA