Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi Menguat, HMI Ancam Demo Besar di Polda Sulsel

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sopir Mobil pengangkut BBM milik PT Ronald Jaya Energi

Sopir Mobil pengangkut BBM milik PT Ronald Jaya Energi

Gedor.id– Dugaan praktik pelangsiran bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi kembali menjadi sorotan di Sulawesi Selatan.

Solar yang seharusnya diperuntukkan bagi kebutuhan petani di Kabupaten Bulukumba diduga dialihkan dan didistribusikan ke Kota Makassar oleh pihak-pihak tertentu.

Informasi yang beredar menyebutkan, setiap hari puluhan ton solar subsidi diangkut menggunakan mobil tangki berkapasitas sekitar 10 ton.

BBM tersebut diduga diberangkatkan dari Bulukumba menuju Makassar dengan melintasi sejumlah kabupaten di wilayah selatan Sulawesi Selatan.

Ketua Komisariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI), Syarif, meminta aparat kepolisian segera bertindak tegas terhadap dugaan praktik mafia BBM tersebut.

BACA JUGA :  Toyota Innova Diduga Isi 16 Jeriken Sehari, FRI Minta Polres Takalar Usut Tuntas

“Kami mendesak Kapolda Sulawesi Selatan untuk memerintahkan jajarannya mengusut tuntas dugaan pelangsiran BBM subsidi ini dan menangkap pihak-pihak yang terlibat,” kata Syarif dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).

Ia mengungkapkan, kendaraan pengangkut solar subsidi yang diduga milik PT Ronald Jaya Energi disebut dapat melintas dari Bulukumba hingga Makassar tanpa hambatan.

Rute perjalanan mobil tangki tersebut disebut melewati wilayah Bantaeng, Jeneponto, Takalar hingga Kabupaten Gowa.

Syarif juga menduga adanya pihak yang memberikan perlindungan terhadap aktivitas tersebut sehingga distribusi solar subsidi dapat berjalan lancar.

BACA JUGA :  Tiang Listrik Tua dan Miring Dibiarkan PLN, Warga: Ini Bom Waktu!

“Jika tidak ada penindakan tegas dari aparat penegak hukum, kami siap menggelar aksi demonstrasi besar-besaran untuk meminta perhatian pimpinan Polri,” tegasnya.

Sementara itu, seorang sopir mobil tangki milik PT Ronald Jaya Energi bernama Muhammad Abner mengaku mengangkut solar dari wilayah Bulukumba menggunakan kendaraan bernomor polisi DD 8120 WZ.

Abner menjelaskan, BBM tersebut diperoleh dari pelangsir di kawasan Tana Beru, Kecamatan Bulukumpa, kemudian dibawa menuju wilayah Parangloe di Makassar.

BACA JUGA :  Audit atau Tutup Mata? KPMPR Sulsel Tantang Inspektorat Periksa Dana Ketahanan Pangan

“Saya ambil dari pelangsir di Tana Beru Bulukumpa lalu dibawa ke Parangloe,” ujarnya saat ditemui di Takalar, Jumat malam (13/3/2026).

Namun Abner mengaku baru pertama kali mendapatkan tugas tersebut dari perusahaan.

Ia juga menyebutkan terdapat sejumlah kendaraan tangki milik perusahaan yang beroperasi.

Dugaan penyalahgunaan distribusi BBM subsidi ini kini menjadi perhatian publik.

Sejumlah aktivis berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan guna memastikan ada tidaknya praktik penyimpangan yang berpotensi merugikan masyarakat kecil, khususnya para petani.

Bersambung..

Editor : Darwis

Berita Terkait

BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros
2 Pelangsir Disikat, Operator SPBU Belum Terseret, Polres Parepare Pilih Kasus?
Dana Sudah Masuk, Rumah Tak Kunjung Berdiri, PT Mustika DBL Property Didesak Bertanggung Jawab
Makanan MBG Disebut Pernah Dihinggapi Kecoa, SPPG Kalabbirang 1 Diminta Diperiksa
BPK Temukan Kelebihan Pembayaran Ratusan Juta di Kesbangpol Takalar
BSPS Desa Sengka Disorot, Aparat Diminta Telusuri Supplier hingga Fasilitator
Bukan Hanya Soal Pekerja, Warga Minta Tata Kelola Revitalisasi SDN 187 Dengilau Dibuka
Proyek Irigasi Bungadidi Rp16,2 Miliar Rusak Berulang, BPK Diminta Turun Tangan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 16:57 WITA

BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros

Sabtu, 19 September 2026 - 18:07 WITA

2 Pelangsir Disikat, Operator SPBU Belum Terseret, Polres Parepare Pilih Kasus?

Sabtu, 19 September 2026 - 17:03 WITA

Dana Sudah Masuk, Rumah Tak Kunjung Berdiri, PT Mustika DBL Property Didesak Bertanggung Jawab

Kamis, 17 September 2026 - 14:47 WITA

Makanan MBG Disebut Pernah Dihinggapi Kecoa, SPPG Kalabbirang 1 Diminta Diperiksa

Selasa, 15 September 2026 - 15:14 WITA

BPK Temukan Kelebihan Pembayaran Ratusan Juta di Kesbangpol Takalar

Berita Terbaru