Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi Menguat, HMI Ancam Demo Besar di Polda Sulsel

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sopir Mobil pengangkut BBM milik PT Ronald Jaya Energi

Sopir Mobil pengangkut BBM milik PT Ronald Jaya Energi

Gedor.id– Dugaan praktik pelangsiran bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi kembali menjadi sorotan di Sulawesi Selatan.

Solar yang seharusnya diperuntukkan bagi kebutuhan petani di Kabupaten Bulukumba diduga dialihkan dan didistribusikan ke Kota Makassar oleh pihak-pihak tertentu.

Informasi yang beredar menyebutkan, setiap hari puluhan ton solar subsidi diangkut menggunakan mobil tangki berkapasitas sekitar 10 ton.

BBM tersebut diduga diberangkatkan dari Bulukumba menuju Makassar dengan melintasi sejumlah kabupaten di wilayah selatan Sulawesi Selatan.

Ketua Komisariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI), Syarif, meminta aparat kepolisian segera bertindak tegas terhadap dugaan praktik mafia BBM tersebut.

BACA JUGA :  Proyek Rp10,7 Miliar Mangkrak, Propam Diminta Periksa Penanganan Kasus di Polres Bone

“Kami mendesak Kapolda Sulawesi Selatan untuk memerintahkan jajarannya mengusut tuntas dugaan pelangsiran BBM subsidi ini dan menangkap pihak-pihak yang terlibat,” kata Syarif dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).

Ia mengungkapkan, kendaraan pengangkut solar subsidi yang diduga milik PT Ronald Jaya Energi disebut dapat melintas dari Bulukumba hingga Makassar tanpa hambatan.

Rute perjalanan mobil tangki tersebut disebut melewati wilayah Bantaeng, Jeneponto, Takalar hingga Kabupaten Gowa.

Syarif juga menduga adanya pihak yang memberikan perlindungan terhadap aktivitas tersebut sehingga distribusi solar subsidi dapat berjalan lancar.

BACA JUGA :  Tiga Sapi Rebah di MaxOne Makassar, Daging Kurban Mengalir ke Ratusan Rumah

“Jika tidak ada penindakan tegas dari aparat penegak hukum, kami siap menggelar aksi demonstrasi besar-besaran untuk meminta perhatian pimpinan Polri,” tegasnya.

Sementara itu, seorang sopir mobil tangki milik PT Ronald Jaya Energi bernama Muhammad Abner mengaku mengangkut solar dari wilayah Bulukumba menggunakan kendaraan bernomor polisi DD 8120 WZ.

Abner menjelaskan, BBM tersebut diperoleh dari pelangsir di kawasan Tana Beru, Kecamatan Bulukumpa, kemudian dibawa menuju wilayah Parangloe di Makassar.

BACA JUGA :  BBM Solar Diduga Ditimbun, SAMATA Desak Polda Sulsel Ambil Alih Kasus di Takalar

“Saya ambil dari pelangsir di Tana Beru Bulukumpa lalu dibawa ke Parangloe,” ujarnya saat ditemui di Takalar, Jumat malam (13/3/2026).

Namun Abner mengaku baru pertama kali mendapatkan tugas tersebut dari perusahaan.

Ia juga menyebutkan terdapat sejumlah kendaraan tangki milik perusahaan yang beroperasi.

Dugaan penyalahgunaan distribusi BBM subsidi ini kini menjadi perhatian publik.

Sejumlah aktivis berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan guna memastikan ada tidaknya praktik penyimpangan yang berpotensi merugikan masyarakat kecil, khususnya para petani.

Bersambung..

Editor : Darwis

Berita Terkait

Takalar Heboh Soroti Rachita 2, Aktivis Desak Pemeriksaan Lapangan
Tak Mau Ada yang Ditutupi, Poros Rakyat Indonesia Minta Audit Menyeluruh Pemanfaatan Lahan Negara
Geger Dana Desa Tamalate, BPD Seret Dugaan Pelanggaran ke DPRD Takalar
Poros Rakyat Indonesia Bongkar Dugaan Jaringan Pelindung Tambang Emas di Biringbulu
Bisnis Solar Subsidi Diduga Berjalan Mulus di Parepare, Modus Barcode Ganda Terendus
Tambang Ilegal Menjamur di Gowa, Kinerja Kasat Reskrim dan Kasat Intel Polres Gowa Dipertanyakan
Bangunan Diduga Ilegal Jadi Sorotan, Penegakan Aturan di Kota Medan “Payah”
Gowa Darurat Tambang Ilegal, Pengawasan Polres Dipertanyakan

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:38 WITA

Takalar Heboh Soroti Rachita 2, Aktivis Desak Pemeriksaan Lapangan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:30 WITA

Tak Mau Ada yang Ditutupi, Poros Rakyat Indonesia Minta Audit Menyeluruh Pemanfaatan Lahan Negara

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:27 WITA

Geger Dana Desa Tamalate, BPD Seret Dugaan Pelanggaran ke DPRD Takalar

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:19 WITA

Poros Rakyat Indonesia Bongkar Dugaan Jaringan Pelindung Tambang Emas di Biringbulu

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:31 WITA

Tambang Ilegal Menjamur di Gowa, Kinerja Kasat Reskrim dan Kasat Intel Polres Gowa Dipertanyakan

Berita Terbaru