Jasad Lansia Membusuk di Kamar Terkunci, Keluarga Pertanyakan Penanganan Kasus

Minggu, 12 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat Almarhum di temukan di Kamar

Saat Almarhum di temukan di Kamar

Gedor.id- Kematian Hj. Mini Dg Jime (81), seorang lansia yang ditemukan meninggal dunia di rumah warga berinisial KRS di Dusun Kalappo, Kelurahan Mangadu, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, memunculkan berbagai pertanyaan dari pihak keluarga.

Selain menyoroti kondisi jasad yang dinilai janggal, keluarga juga mengaku kesulitan saat berupaya melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat kepolisian.

Korban ditemukan telah meninggal dunia dalam kondisi jasad membusuk. Berdasarkan keterangan keluarga, Hj. Mini diduga telah meninggal sejak Minggu, 17 Mei 2026.

Salah seorang anggota keluarga berinisial NT menuturkan, pada Minggu sore setelah salat Asar, KRS mengajak korban bermalam di rumahnya.

“Dia bilang, ‘Kalau ke sini ki, Bu Haji, bermalam saja. Bawakan juga kue.’ Setelah itu nenek diantar oleh cucunya, Dg Tongi,” ujar NT. Minggu (12/7/2026)

BACA JUGA :  Krisis Air Bersih Makin Menggila, Kursi Wali Kota Makassar Mulai Diguncang

Dua hari kemudian, Selasa (19/5/2026), cucu korban, Dg Tongi, datang untuk menjemput neneknya.

Namun, menurut keluarga, KRS meminta agar korban tidak dibangunkan.

“Pulang saja dulu, karena nenekmu sedang tidur nyenyak. Jangan diganggu,” kata NT menirukan ucapan KRS.

Keesokan harinya, Rabu (20/5/2026), keluarga kembali mendatangi rumah tersebut karena korban dibutuhkan sebagai anrong bunting dalam acara pernikahan salah seorang kerabat.

Namun, menurut keluarga, KRS kembali memberikan alasan serupa.

“Hajjimu sedang tidur di dalam. Tidak usah diganggu, nanti sore baru pulang,” ujar NT menirukan keterangan KRS.

Jawaban yang berulang itu disebut memunculkan kecurigaan keluarga.

Menurut mereka, semasa hidup korban selalu segera keluar ketika dipanggil anggota keluarga, terlebih saat mendengar suara menantunya.

BACA JUGA :  DLH Bisu, Alat Berat Menggila, Siapa yang Bermain di Balik Timbunan Galesong

Merasa ada yang tidak beres, keluarga kemudian masuk ke dalam rumah dan memeriksa setiap ruangan. Di sebuah kamar bagian belakang yang berada dekat dapur dalam kondisi terkunci, mereka berusaha membuka pintu.

Menurut keterangan keluarga, di dalam kamar tersebut Hj. Mini ditemukan tergeletak di atas spring bed dalam keadaan telah meninggal dunia. Jasadnya disebut telah membusuk dan mengeluarkan bau menyengat.

Keluarga juga mengaku menemukan sejumlah kondisi yang mereka anggap janggal.

Mereka menyebut mata korban melotot, lidah menjulur, terdapat luka di belakang telinga yang diduga mengeluarkan darah, bekas luka di leher, kepala membengkak, wajah menghitam, serta kondisi tubuh yang sudah sulit dikenali akibat proses pembusukan.

Selain itu, keluarga menyatakan terdapat kondisi yang menurut mereka tidak lazim pada bagian kemaluan korban.

BACA JUGA :  Ngeri! Ayah Dibunuh Saat Tidur, Pelaku Pura-Pura Berduka

Hingga kini, dugaan tersebut belum memperoleh penjelasan resmi dari pihak berwenang.

Tak hanya mempertanyakan kondisi jasad, keluarga juga mengaku mengalami kendala saat hendak melaporkan peristiwa tersebut.

Menurut mereka, cucu korban, Rahman Dg Naba, sempat mendatangi Polsek Mangarabombang dan Polres Takalar.

Namun, keluarga mengklaim laporan mereka tidak segera ditindaklanjuti dan justru diarahkan secara bergantian tanpa kepastian proses hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun KRS terkait kronologi kematian Hj. Mini Dg Jime maupun dugaan kejanggalan yang disampaikan keluarga.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan akan memuat penjelasan dari seluruh pihak terkait sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Bersambung..

Editor : Darwis

Berita Terkait

Asyik Berfoto di Pinggir Tebing Apparalang, Siswi SMA Terseret Ombak dan Hilang
Sijago Merah Ngamuk, Dua Rumah di Sabbangparu Rata dengah Tanah
Teror Pelemparan Rumah Orang Tua Polisi di Kajang, Lansia Sesak Napas, Kasus Disorot LSM
Remaja Makassar Gugur Diterjang Peluru, Iptu N Diamankan
Diduga Jadi Korban Kekerasan, Bripda DP Meregang Nyawa di Aspol Polda Sulsel
Pulau IX Danau Tempe Dikepung Polisi Usai Penemuan Jenazah
Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Maros Menguat, Korban Laporkan ke Propam
Makassar Meledak, Tawuran Dua Hari Beruntun Picu Kebakaran Hebat

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:29 WITA

Jasad Lansia Membusuk di Kamar Terkunci, Keluarga Pertanyakan Penanganan Kasus

Senin, 8 Juni 2026 - 15:13 WITA

Asyik Berfoto di Pinggir Tebing Apparalang, Siswi SMA Terseret Ombak dan Hilang

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:50 WITA

Sijago Merah Ngamuk, Dua Rumah di Sabbangparu Rata dengah Tanah

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:15 WITA

Teror Pelemparan Rumah Orang Tua Polisi di Kajang, Lansia Sesak Napas, Kasus Disorot LSM

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:26 WITA

Remaja Makassar Gugur Diterjang Peluru, Iptu N Diamankan

Berita Terbaru