Maros Ungguli Seluruh Daerah di Sulsel dalam Capaian Pendapatan APBD

Senin, 27 Juli 2026 - 20:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros, M. Ferdiansyah. (Istimewa)

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros, M. Ferdiansyah. (Istimewa)

Gedor.id– Kabupaten Maros mencatatkan kinerja terbaik dalam pengelolaan pendapatan daerah di Sulawesi Selatan.

Hingga akhir Juli 2026, realisasi pendapatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Maros mencapai 52,58 persen, tertinggi di antara seluruh pemerintah kabupaten/kota maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, capaian tersebut melampaui rata-rata realisasi pendapatan APBD se-Sulawesi Selatan yang baru mencapai 41,07 persen.

Maros unggul tipis atas Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan yang membukukan realisasi pendapatan sebesar 52,39 persen.

Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Sinjai dengan 51,75 persen, Kota Parepare 50,92 persen, Kabupaten Bulukumba 50,47 persen, dan Kabupaten Sidenreng Rappang 50,15 persen.

BACA JUGA :  Cari Keadilan, Irsan Klaim Ditolak SPKT Polda Sulsel Usai Laporkan Oknum Polisi

Sementara itu, Kota Makassar sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan mencatat realisasi pendapatan sebesar 48,85 persen.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros, Ferdiansyah, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil optimalisasi pendapatan daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah.

“Di tengah efisiensi anggaran, tulang punggung keuangan daerah berada pada realisasi pendapatan, khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD). Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja agar target pendapatan APBD Maros dapat tercapai sesuai yang telah ditetapkan,” ujar Ferdiansyah, Minggu (26/7/2026).

BACA JUGA :  Ricuh di SMA Negeri 1 Sinjai, Anak Oknum Polisi Ngamuk, Wakasek Jadi Korban

Menurutnya, optimalisasi pendapatan menjadi faktor penting dalam menjaga kapasitas fiskal pemerintah daerah sehingga program pembangunan dan pelayanan publik tetap dapat berjalan sesuai rencana.

Di sisi lain, data Kemendagri juga menunjukkan masih adanya kesenjangan kinerja pendapatan antardaerah di Sulawesi Selatan.

Sejumlah daerah masih mencatat realisasi di bawah rata-rata provinsi, di antaranya Kabupaten Takalar 47,08 persen, Kabupaten Bone 45,40 persen, Kabupaten Luwu Utara 44,67 persen, Kabupaten Pinrang 42,51 persen, dan Kabupaten Gowa yang baru mencapai 27,78 persen.

BACA JUGA :  Kasasi Sengketa Tanah Budiman S Bergerak, Memori Kasasi Resmi Diverifikasi Mahkamah Agung

Data tersebut menunjukkan bahwa hingga akhir Juli 2026 hanya segelintir pemerintah daerah di Sulawesi Selatan yang mampu membukukan realisasi pendapatan di atas 50 persen, dengan Kabupaten Maros sebagai daerah berkinerja terbaik.

Paparan realisasi pendapatan APBD itu disampaikan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni, dalam kegiatan Sosialisasi Kebijakan Pengelolaan Keuangan Daerah untuk Mendukung Program Prioritas Pemerintah Kota Makassar melalui Penguatan Tata Kelola Keuangan Daerah yang Akuntabel di Hotel Gammara.

Editor : Darwis

Berita Terkait

AKBP Andi Sofyan Pimpin Polres Kolaka Utara, Publik Tagih Gebrakan Lawan Narkoba
Sudah Diminta Berhenti, Aktivitas Penimbunan di Takalar Kini Didesak Diperiksa Polisi
Redam Konflik Warga, Polsek Bone-Bone dan DPRD Luwu Utara Tempuh Jalur Musyawarah
“Jangan Hukum Rakyat!” Heriansa Desak Oknum Penyalahguna BBM Ditindak Tegas
Tak Lagi Diam! Aliansi Rakyat Takalar Bongkar Empat Persoalan yang Menghimpit Warga
Anak Enggan Sekolah Usai Dugaan Bullying, DPRD Takalar Soroti Penanganan Sekolah
Mediasi Tak Puaskan Keluarga, Orangtua Siswi SD di Takalar Ancam Lapor Polisi
Fungsi Pengawasan DPRD Luwu Disorot, PETI Diduga Rusak Alam

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:13 WITA

AKBP Andi Sofyan Pimpin Polres Kolaka Utara, Publik Tagih Gebrakan Lawan Narkoba

Selasa, 15 September 2026 - 16:41 WITA

Sudah Diminta Berhenti, Aktivitas Penimbunan di Takalar Kini Didesak Diperiksa Polisi

Senin, 14 September 2026 - 12:53 WITA

Redam Konflik Warga, Polsek Bone-Bone dan DPRD Luwu Utara Tempuh Jalur Musyawarah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:26 WITA

“Jangan Hukum Rakyat!” Heriansa Desak Oknum Penyalahguna BBM Ditindak Tegas

Sabtu, 12 September 2026 - 10:29 WITA

Tak Lagi Diam! Aliansi Rakyat Takalar Bongkar Empat Persoalan yang Menghimpit Warga

Berita Terbaru