Berawal dari Dendam Lama, Pria di Makassar Bunuh Rekannya Pakai Batu dan Cangkul

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi- Pembunuhan

Ilustrasi- Pembunuhan

Gedor.id- Nasib tragis menimpa Andrerias Umbujala (54). Pria asal Nusa Tenggara Timur itu ditemukan tak bernyawa dengan kondisi bersimbah darah di kamar kosnya, Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Senin (6/7/2026) pagi.

Kematiannya sempat menyisakan tanda tanya sebelum sepupunya, Marcelinus Umbujala, menemukan jasadnya.

Kurang dari 24 jam setelah penemuan tersebut, polisi berhasil meringkus pelaku berinisial AD (42) yang tak lain adalah rekan korban sendiri.

Motif di balik aksi sadis ini ternyata sangat personal. Pelaku mengaku sudah lama memendam amarah akibat perlakuan korban yang sering melontarkannya kata-kata kasar.

BACA JUGA :  Emosi Tagih Utang, Warga Pinrang Tebas Leher Teman Sendiri Pakai Parang

“Kalau motif sesuai dengan keterangan dari pelaku ini dendam sudah lama yang dipupuk karena sering dilontarkan korban kata-kata kasar. Pembunuhan tersebut kemudian ini pelaku sudah numpuk dari lama kekesalannya,” ujar Kapolsek Biringkanaya Kompol Setiawan Malik kepada wartawan, Selasa (7/7/2026).

AD ternyata tidak bertindak impulsif. Ia telah merancang skenario pembunuhan ini sejak tanggal 2 Juli 2026, menunggu momentum yang tepat untuk melampiaskan kekesalannya.

“Iya, ini betul sudah direncanakan. Sudah lama dia rencanakan dari tanggal 2, namun baru kemarin (Senin) ada kesempatan,” kata Setiawan.

Kesempatan itu datang saat korban menghubungi AD dan memintanya datang ke kamar kos untuk memijat. Tanpa curiga, korban mengundang maut ke kamarnya sendiri.

BACA JUGA :  Relawan 76 Makassar Bagikan 200 Paket Takjil di Jalan Cendrawasih

“Korban meminta pelaku datang ke kos untuk memijat. Pelaku mengiyakan, nanti kalau senggang dia datang,” ungkap Setiawan.

Sebelum menjalankan aksinya pada Senin dini hari sekitar pukul 01.00 Wita, pelaku sempat menenggak minuman keras jenis ballo bersama teman-temannya.

Dalam kondisi tersebut, ia langsung bergerak menuju lokasi.

“Jadi sebelum dia ke sana, dia pergi minum ballo dengan teman-temannya. Kemudian jam 1 malam dia langsung ke TKP untuk membunuh pelaku,” jelas Setiawan.

BACA JUGA :  PT KB Finansia Disorot! Kolektor Diduga Langgar Aturan OJK Saat Tagih Debitur!

Setibanya di lokasi, AD mempersiapkan sebuah batu besar. Saat korban terlelap, pelaku menghantam kepala korban tanpa ada perlawanan sedikit pun.

“Dia hantam satu kali pakai batu dan tidak ada perlawanan karena saat itu korban tertidur,” jelasnya.

Tidak berhenti di situ, pelaku kemudian mengambil cangkul yang tergeletak di depan kamar kos.

Senjata itu digunakan untuk menghantam wajah korban sebanyak dua kali hingga nyawanya benar-benar terenggut.

“Kemudian pelaku langsung mengambil cangkul yang berada di depan kamar korban lalu menghantam ke arah wajah korban sebanyak dua kali,” beber Setiawan.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Dugaan Aborsi 2021 di Gowa Kembali Terbongkar, ASN Berinisial HA Dilaporkan ke Polisi
Aksi Bejat Buruh Harian di Makassar Terbongkar, Klien Ditodong dan Dicabuli di Rumah
Penggeledahan Disdik Sulsel, Kejati Kejar Bukti Dugaan Korupsi Rp13 Miliar
Jabatan Runtuh Akibat Korupsi PBG, Kadis Perkimtan Gowa Masuk Rutan
Kasus Dugaan Penganiayaan Mengambang, Polsek Bissappu dan Polres Bantaeng Cuci Tangan?
Operasi Sat Narkoba Maros Berhasil, Bandar dan 421 Gram Sabu Diamankan
Polda Jabar Tetapkan Tiga Pemilik Helen’s Night Mart sebagai Tersangka Kasus Pesta Gay
Malam Minggu Berujung Sial, 13 Remaja “Painung Ballo” di Manggala Diciduk Polisi

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:06 WITA

Berawal dari Dendam Lama, Pria di Makassar Bunuh Rekannya Pakai Batu dan Cangkul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:39 WITA

Dugaan Aborsi 2021 di Gowa Kembali Terbongkar, ASN Berinisial HA Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:06 WITA

Aksi Bejat Buruh Harian di Makassar Terbongkar, Klien Ditodong dan Dicabuli di Rumah

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:50 WITA

Penggeledahan Disdik Sulsel, Kejati Kejar Bukti Dugaan Korupsi Rp13 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:33 WITA

Jabatan Runtuh Akibat Korupsi PBG, Kadis Perkimtan Gowa Masuk Rutan

Berita Terbaru

Jutaan warga Iran memadati jalan-jalan di Teheran untuk mengikuti prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: via REUTERS/Majid Asgaripour)

Internasional

Trump Heran Pemakaman Khamenei Dihadiri Jutaan Orang

Senin, 6 Jul 2026 - 19:21 WITA