Diduga Pelangsir Solar Subsidi Beraksi Bebas di SPBU 74.919.03 Larompong, Aparat Dimana?

Tojeng

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Mobil yang diduga Sudah di Modifikasi di SPBU Larompong

Tampak Mobil yang diduga Sudah di Modifikasi di SPBU Larompong

Gedor.id– Dugaan praktik pelangsiran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi kembali mencuat. Kali ini, aktivitas tersebut diduga terjadi di SPBU bernomor 74.919.03 yang berada di Jalan Poros Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Minggu (2/8/2026)

Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat sejumlah jeriken dan kendaraan yang diduga telah dimodifikasi mengantre untuk mengisi solar bersubsidi.

Aktivitas tersebut berlangsung secara terbuka dan menarik perhatian masyarakat yang melintas.

BACA JUGA :  Solar Subsidi Jadi Ladang Bisnis Ilegal, Dua Pelaku Dicokok Polisi

Keberadaan jeriken dalam jumlah banyak serta kendaraan yang diduga dimodifikasi untuk mengangkut BBM memunculkan dugaan adanya praktik pelangsiran yang berpotensi menyimpang dari ketentuan penyaluran BBM bersubsidi.

Jika terbukti, praktik tersebut dapat merugikan masyarakat yang berhak memperoleh solar bersubsidi.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya berharap aparat segera melakukan pemeriksaan terhadap aktivitas di SPBU tersebut.

BACA JUGA :  BBM Rakyat Diduga Dirampok, Mafia Solar Bebas Berkeliaran

“Kami berharap aparat segera turun mengecek aktivitas di SPBU ini. Kalau memang tidak ada pelanggaran, tentu harus dijelaskan. Tapi kalau ada dugaan pelangsiran solar subsidi, harus ditindak sesuai aturan,” ujarnya.

Warga juga meminta Pertamina dan aparat penegak hukum meningkatkan pengawasan agar penyaluran BBM subsidi benar-benar tepat sasaran.

“Solar subsidi seharusnya diprioritaskan untuk masyarakat yang berhak. Kami khawatir jika praktik seperti ini dibiarkan, pasokan untuk nelayan, petani, dan pelaku usaha kecil justru terganggu,” tambahnya.

BACA JUGA :  Dugaan Mafia Solar Subsidi Menggurita, Manajer SPBU Takalar Disorot

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU 74.919.03 maupun aparat penegak hukum terkait dugaan aktivitas tersebut.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan akan memuat klarifikasi dari pihak terkait sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Dugaan Mafia Pangkalan LPG di Lutim, Nama Pejabat Ikut Terseret!
Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!
Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan
Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan
MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar
SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap
Pangkalan Gas Takalar Mengaku Dibiarkan Mati, Pemilik Ungkap Dugaan Tekanan untuk Menjual
Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:54 WITA

Dugaan Mafia Pangkalan LPG di Lutim, Nama Pejabat Ikut Terseret!

Senin, 2 November 2026 - 14:53 WITA

Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:42 WITA

Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:16 WITA

Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:07 WITA

MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar

Berita Terbaru

Laporan Polisi

Hukum dan Kriminal

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:44 WITA