P2SP Revitalisasi Sekolah Takalar Disorot Tajam, Siapa yang Menentukan?

Tojeng

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Visual dibuat dengan AI

Ilustrasi Visual dibuat dengan AI

Gedor.id– Penetapan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dalam program revitalisasi sekolah Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Takalar menuai sorotan.

Proses pembentukan panitia diduga tidak sepenuhnya melalui mekanisme musyawarah di tingkat satuan pendidikan, tetapi diduga turut dipengaruhi atau diarahkan oleh pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar.

Dugaan tersebut menjadi sorotan karena P2SP memiliki posisi penting dalam mendukung pelaksanaan program revitalisasi sekolah.

Karena itu, proses pembentukan dan penetapannya semestinya dilakukan secara transparan, objektif, serta melibatkan unsur sekolah dan pihak terkait sesuai ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA :  Tambang Galian C Diduga Ilegal di Takalar Beroperasi Terang-terangan, APH Diminta Bertindak

“Kalau benar ada pihak luar yang menentukan atau mengarahkan siapa yang masuk dalam P2SP tanpa melalui proses musyawarah, tentu ini patut dipertanyakan. Jangan sampai kepala sekolah hanya menjadi simbol, sementara keputusan penting justru ditentukan dari luar,” ujar pihak yang menyoroti persoalan tersebut. Kamis (27/8/2026)

Dugaan intervensi itu dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan sekaligus mengganggu independensi P2SP dalam menjalankan tugasnya.

Apalagi, program revitalisasi sekolah menggunakan anggaran negara sehingga setiap tahapan, termasuk pembentukan panitia, harus dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun publik.

BACA JUGA :  Pasar Malam Kuasai Lapangan Bontokassi, Siapa yang Beri Izin?

Sorotan kini mengarah pada mekanisme penetapan P2SP di sejumlah satuan pendidikan penerima program revitalisasi Tahun 2026 di Takalar.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar didesak membuka secara terang proses tersebut, mulai dari siapa yang mengusulkan nama anggota P2SP, siapa yang menetapkan, apa dasar penetapannya, hingga apakah pembentukan panitia benar-benar telah melalui musyawarah bersama pihak sekolah dan unsur terkait.

“Kami mendukung program revitalisasi sekolah karena tujuannya untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Tetapi proses pembentukan P2SP juga harus bersih dan transparan. Jangan sampai program yang baik justru dibayangi dugaan intervensi,” tegasnya.

BACA JUGA :  Katinting Race Laikang Seri 4, Tradisi Bahari Sulsel Pecah di Peringatan HUT TNI AL

Jika dalam proses pemeriksaan nantinya ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan pembentukan maupun penetapan P2SP, pihak berwenang diminta melakukan evaluasi dan mengambil langkah sesuai aturan yang berlaku.

Masyarakat juga meminta pengelolaan program revitalisasi sekolah di Kabupaten Takalar diawasi secara terbuka agar anggaran negara benar-benar digunakan untuk kepentingan peningkatan mutu pendidikan dan peserta didik, bukan menjadi ruang bagi kepentingan pihak tertentu.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!
Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan
Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan
MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar
SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap
Pangkalan Gas Takalar Mengaku Dibiarkan Mati, Pemilik Ungkap Dugaan Tekanan untuk Menjual
Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?
Jangan-Jangan Sidak Hanya Formalitas, Aktivitas Kalabbirang Tetap Menggeliat

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:53 WITA

Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:42 WITA

Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:16 WITA

Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:07 WITA

MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:17 WITA

SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap

Berita Terbaru

Laporan Polisi

Hukum dan Kriminal

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:44 WITA