Atensi Sekda Tak Cukup, Publik Desak Penanganan Dugaan Alih Fungsi Lahan Dilanjutkan

Tojeng

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Takalar di Tambang Galian c Milik Inisial KN

Tim Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Takalar di Tambang Galian c Milik Inisial KN

Gedor.id– Dugaan alih fungsi lahan sawah menjadi tambak di Kecamatan Galesong Selatan memasuki babak baru. Rabu (22/7/2026)

Hasil peninjauan lapangan Tim Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Takalar bersama Pemerintah Kecamatan Galesong Selatan menemukan indikasi perubahan fungsi lahan serta dugaan pemanfaatan atau komersialisasi material hasil penggalian.

Dalam hasil pengecekan awal, tim menyebut temuan tersebut diduga telah memasuki ranah hukum sehingga memerlukan tindak lanjut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan oleh instansi yang berwenang.

BACA JUGA :  PRI Tantang BPN Buka Data LP2B, Jangan Ada yang Ditutup-Tutupi!

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Takalar menyatakan persoalan tersebut sedang dalam proses penanganan.

Sementara itu, Camat Galesong Selatan mengungkapkan bahwa Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar telah memberikan atensi langsung kepada Bidang Tata Ruang agar segera menindaklanjuti temuan tersebut.

Dengan adanya atensi tersebut, sorotan publik kini tertuju pada konsistensi langkah pemerintah daerah.

BACA JUGA :  Kasus Solar Subsidi Takalar Memanas, Warga Warning Polisi Jangan Lepas Pelaku

Masyarakat berharap proses penanganan tidak berhenti pada peninjauan lapangan semata, tetapi berlanjut pada pemeriksaan administrasi, verifikasi menyeluruh, hingga penyampaian hasil kepada instansi yang berwenang apabila ditemukan indikasi pelanggaran.

Jika hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran terhadap ketentuan tata ruang, perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), maupun regulasi lainnya, maka penegakan hukum diharapkan dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa tebang pilih.

BACA JUGA :  Camat Sanrobone Akui Ada Tawaran Bantuan Dana dari Sekdes, Bantah Pernah Meminta

Publik kini menunggu pembuktian atas komitmen Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Takalar.

Perhatian yang telah diberikan Sekretaris Daerah dinilai harus diikuti langkah nyata agar tidak menimbulkan kesan bahwa dugaan pelanggaran tata ruang hanya berhenti pada sebatas temuan tanpa penyelesaian yang jelas.

Kepastian hukum dan keterbukaan proses menjadi tolok ukur utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Kabupaten Takalar.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Dugaan Tambang Liar Tak Tuntas, Kinerja Polres Lutra Disorot Propam
Janji Manis Pangkalan Gas Berujung Petaka, Uang Puluhan Juta Melayang!
Akses Jalan Terbatas Tak Jadi Penghalang, Camat Burau Temui Warga Terpencil
270 Jenazah Dilaporkan Jadi Abu Akibat Karhutla di Toraja Utara
Andi Abdul Hakim Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik, Minta Polres Bulukumba Bertindak
Aspirasi Warga Terjawab, DPRD, Dishub dan Jajaran Polri Kawal Pemasangan PJU di Tana Lili
Dua Mobil Cuma Janji? Petani Wajo Kehilangan Rp25,4 Juta, Andi Aso Belum Ditemukan
HIPERMATA UNM Buka Babak Baru Kepemimpinan, Fokus pada Kaderisasi dan Pengabdian

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:58 WITA

Dugaan Tambang Liar Tak Tuntas, Kinerja Polres Lutra Disorot Propam

Senin, 2 November 2026 - 15:51 WITA

Akses Jalan Terbatas Tak Jadi Penghalang, Camat Burau Temui Warga Terpencil

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:12 WITA

270 Jenazah Dilaporkan Jadi Abu Akibat Karhutla di Toraja Utara

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Andi Abdul Hakim Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik, Minta Polres Bulukumba Bertindak

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:54 WITA

Aspirasi Warga Terjawab, DPRD, Dishub dan Jajaran Polri Kawal Pemasangan PJU di Tana Lili

Berita Terbaru

Laporan Polisi

Hukum dan Kriminal

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:44 WITA