Warga Sulit Dapat BBM, Pengecer Malah Bebas Berjualan di Samping SPBU

Minggu, 16 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengecer Pertalite dan Solar di Samping SPBU 74.922.01. Tepo

Pengecer Pertalite dan Solar di Samping SPBU 74.922.01. Tepo

Gedor.id– Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan Pertalite di Kabupaten Takalar mulai menuai sorotan.

Kondisi ini diduga berkaitan dengan maraknya aktivitas pagandeng jeriken dan penjual BBM eceran yang terlihat beroperasi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Salah satu lokasi yang menjadi sorotan adalah SPBU 74.922.01 Tepo, Kelurahan Mangadu, Kecamatan Mangarabombang.

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah pagandeng jeriken dan penjual BBM eceran terlihat berada di sekitar SPBU dan menunggu pengisian BBM.

Keberadaan mereka menjadi perhatian di tengah keluhan masyarakat yang mengaku kesulitan mendapatkan solar dan Pertalite untuk kebutuhan sehari-hari.

BACA JUGA :  BBM Subsidi Diduga Disalahgunakan, Petani Jadi Korban! Pertamina Diminta Bertindak

Seorang warga yang ditemui di sekitar lokasi mengaku, pasokan BBM di SPBU tersebut cepat habis.

“Baru jam 1o pagi sudah habis. Kita hanya bisa beli di penjual eceran di samping SPBU 74.922.01 Tepo,” ujar warga tersebut. Sabtu (15/8/2026)

Kondisi itu menimbulkan pertanyaan mengenai pola distribusi BBM di SPBU tersebut, khususnya jika pengisian menggunakan jeriken dilakukan berulang kali dalam jumlah besar.

Aktivitas tersebut berpotensi mengurangi kesempatan konsumen umum mendapatkan BBM apabila transaksi dilakukan secara berulang dan dalam volume signifikan.

BACA JUGA :  Di Negeri Sendiri, Rakyat Kolaka Utara Dibunuh Pelan-Pelan oleh Harga BBM

Namun, hal tersebut perlu dibuktikan melalui pemeriksaan terhadap data penjualan dan pola transaksi di SPBU.

Selain itu, muncul dugaan adanya kerja sama antara pagandeng jeriken dan oknum operator SPBU.

Dugaan tersebut sejauh ini belum terverifikasi sehingga diperlukan klarifikasi serta pemeriksaan dari pihak berwenang.

Jika ditemukan adanya pengisian berulang secara sistematis, sejumlah hal penting perlu ditelusuri, mulai dari volume BBM yang dibeli, frekuensi transaksi, identitas pembeli, hingga peruntukan dan jalur distribusi BBM setelah keluar dari SPBU.

Persoalan ini menjadi penting karena solar dan Pertalite merupakan BBM yang digunakan secara luas oleh masyarakat.

BACA JUGA :  Janji Kapolda Dipertanyakan, Aktivitas Tambang Emas Ilegal Justru Meledak di Sekadau

Kelancaran distribusinya seharusnya tidak terganggu oleh aktivitas yang berpotensi mengutamakan kepentingan kelompok tertentu.

Masyarakat berharap pihak berwenang melakukan pemeriksaan terhadap pola transaksi di SPBU 74.922.01 Tepo serta memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan.

Pengawasan juga dinilai penting untuk memastikan tidak terjadi praktik yang merugikan konsumen umum maupun penyimpangan dalam distribusi BBM.

Hingga berita ini ditulis, pengelola SPBU 74.922.01 Tepo Belum bisa di Temui.

Bersambung..

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

SPBU Kalampa Disorot, Aktivitas Pagandeng Jeriken Bikin Warga Resah
Kericuhan Warnai Demo Lelewawo, Aliansi Desak Aparat Usut Dugaan Pengerahan Massa
Debu Bertebaran, Aktivitas Diduga Tambang di Bajeng Tuai Sorotan
Tambang Diduga Tanpa Izin, Debu Ganggu Lingkungan Warga Panaikang
Paket 6 MYC Disorot Tajam, Dugaan Pengurangan Volume dan Mutu Material Mencuat
Ada Dugaan Penyimpangan PLTS Takalar, Kejati Sulsel Didesak Bongkar Pelaksanaan di Lapangan
Provider Wi-Fi Diduga Langgar Aturan, KMPI Tantang APH Buka Hasil Pemeriksaan
Laporan Pencurian Sawit dan Penyerobotan Lahan Menggantung, Ada Apa di Polres Konsel?

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:34 WITA

SPBU Kalampa Disorot, Aktivitas Pagandeng Jeriken Bikin Warga Resah

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:48 WITA

Warga Sulit Dapat BBM, Pengecer Malah Bebas Berjualan di Samping SPBU

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:22 WITA

Kericuhan Warnai Demo Lelewawo, Aliansi Desak Aparat Usut Dugaan Pengerahan Massa

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:02 WITA

Debu Bertebaran, Aktivitas Diduga Tambang di Bajeng Tuai Sorotan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:09 WITA

Tambang Diduga Tanpa Izin, Debu Ganggu Lingkungan Warga Panaikang

Berita Terbaru