SPBU Kalampa Disorot, Aktivitas Pagandeng Jeriken Bikin Warga Resah

Tojeng

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Pagandeng Jerigen di SPBU 74.922.43. Kalampa

Tampak Pagandeng Jerigen di SPBU 74.922.43. Kalampa

Gedor.id– Aktivitas pengangkut jeriken atau pagandeng terpantau ramai di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 74.922.43 Kalampa, Kelurahan Kalabbirang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah pengangkut jeriken terlihat mondar-mandir di area SPBU.

Kondisi tersebut menimbulkan keresahan warga, terutama di tengah keluhan mengenai sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar.

Seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku aktivitas tersebut telah berlangsung dalam beberapa hari terakhir dan dinilai berpotensi mengganggu akses masyarakat terhadap BBM.

BACA JUGA :  Geger Dana Desa Tamalate, BPD Seret Dugaan Pelanggaran ke DPRD Takalar

“Sudah beberapa hari terakhir BBM Pertalite dan Solar langka. Kondisi ini jelas merugikan pengguna jalan yang membutuhkan BBM sesuai aturan,” ujarnya. Sabtu (15/8/2026)

Warga mempertanyakan pola pembelian BBM menggunakan jeriken tersebut, khususnya apabila dilakukan secara berulang dalam jumlah tertentu.

Namun, apakah aktivitas tersebut melanggar ketentuan distribusi BBM bersubsidi masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan dan penelusuran pihak berwenang.

Kondisi ini juga menjadi perhatian karena sebelumnya telah muncul pemberitaan mengenai dugaan pengambilan dan penimbunan BBM bersubsidi menggunakan jeriken di sejumlah wilayah Takalar.

BACA JUGA :  BBM Subsidi untuk Rakyat Diduga Dijual ke Industri, LAKINDO Desak Kapolri Bertindak

Namun, temuan atau pemberitaan sebelumnya tersebut tidak serta-merta membuktikan adanya pelanggaran di SPBU 74.922.43 Kalampa.

Atas kondisi tersebut, masyarakat mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), pemerintah daerah, serta pihak Pertamina melakukan pengawasan terhadap aktivitas pembelian BBM di SPBU tersebut.

“Kami berharap APH tidak hanya melakukan imbauan, tetapi juga tindakan tegas jika memang ditemukan pelanggaran. Ini sudah berlangsung lama dan makin terlihat jelas,” tegas sumber tersebut.

BACA JUGA :  Bangunan MBG di Takalar Disoal, Diduga Berdiri Tanpa PBG, Koalisi Pemuda Nilai Ada Pembiaran Sistematis

Ia juga meminta pihak terkait memastikan distribusi BBM bersubsidi tetap tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan dengan cara yang melanggar ketentuan.

“Kami mohon pemerintah daerah, Pertamina, dan aparat keamanan segera mengambil langkah agar distribusi BBM kembali normal dan tidak dimanfaatkan oleh oknum yang bermain di balik pembelian solar ilegal,” katanya.

Sampai berita ini di Publikasikan pihak terkait belum bisa di temui.

Bersambung..

Editor : Darwis

Berita Terkait

Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?
Jangan-Jangan Sidak Hanya Formalitas, Aktivitas Kalabbirang Tetap Menggeliat
Pelatihan PTK Smart School Disorot, Biaya Penginapan Peserta Capai Ratusan Juta?
Satu per Satu Oknum LSM Datang ke Tambang Gowa, Penambang Diduga Jadi Sasaran
Bangun Pasar, Buang Anggaran? Rp1,1 Miliar Berujung Bangunan Mangkrak
Dugaan Penggunaan Material Ilegal di Proyek Jalan Lutra, Kinerja PPK dan DPRD Dipertanyakan
Tambang Panaikang Tak Kunjung Berhenti, Publik Mulai Bertanya: Siapa yang Membentengi?
Material Timbunan Dipersoalkan, PT Tri Star Mandiri Diminta Patuh Spesifikasi Kontrak

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:23 WITA

Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:50 WITA

Jangan-Jangan Sidak Hanya Formalitas, Aktivitas Kalabbirang Tetap Menggeliat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:25 WITA

Satu per Satu Oknum LSM Datang ke Tambang Gowa, Penambang Diduga Jadi Sasaran

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:18 WITA

Bangun Pasar, Buang Anggaran? Rp1,1 Miliar Berujung Bangunan Mangkrak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:52 WITA

Dugaan Penggunaan Material Ilegal di Proyek Jalan Lutra, Kinerja PPK dan DPRD Dipertanyakan

Berita Terbaru

serangan di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi

Internasional

Houthi Klaim Serangan di Riyadh, Trump Siapkan Keputusan Cepat

Minggu, 11 Okt 2026 - 15:58 WITA

Foto: REUTERS/Social Media

Internasional

Konflik Saudi-Houthi Memanas, Bandara Riyadh Jadi Sasaran Serangan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:06 WITA