Kecelakaan Maut di Bone, Perwira Polisi Diduga Terobos Lampu Merah hingga Balita Meninggal

Jumat, 7 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi di lokasi kecelakaan lalu lintas di perempatan Jalan Ahmad Yani, Watampone, Kabupaten Bone, yang melibatkan mobil yang dikemudikan seorang perwira polisi dengan sepeda motor. Insiden tersebut mengakibatkan seorang balita meninggal dunia. (Foto: Kolase)

Kondisi di lokasi kecelakaan lalu lintas di perempatan Jalan Ahmad Yani, Watampone, Kabupaten Bone, yang melibatkan mobil yang dikemudikan seorang perwira polisi dengan sepeda motor. Insiden tersebut mengakibatkan seorang balita meninggal dunia. (Foto: Kolase)

Gedor.id- Kasus kecelakaan maut yang melibatkan seorang perwira polisi di Kabupaten Bone kini bergulir ke ranah etik.

Ipda MA (49) menjalani pemeriksaan oleh Propam Polres Bone usai diduga menerobos lampu merah hingga menyebabkan seorang balita berusia empat tahun meninggal dunia.

Peristiwa nahas itu terjadi di perempatan Jalan Ahmad Yani, Jalan MT Haryono, dan Jalan Besse Kajuara, Kelurahan Watampone, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.

Mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan Ipda MA diduga menghantam sepeda motor Honda Scoopy yang saat itu sedang berhenti menunggu lampu lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Bone, AKP Riyanda Putra Utama, mengatakan penanganan perkara tetap dilakukan sesuai prosedur meski pengemudi mobil merupakan anggota kepolisian.

BACA JUGA :  Penghentian Perkara di Polres Bulukumba Disorot, L-PATI, Prosedur Diduga Dilanggar

Menurutnya, Ipda MA langsung berada di Mapolres Bone setelah insiden dan kini menjalani pemeriksaan oleh Propam.

“Yang bersangkutan langsung berada di Mapolres Bone setelah kejadian. Saat ini masih menjalani pemeriksaan dan kami terus berkoordinasi dengan Propam karena terduga pelaku merupakan personel Polres Bone,” ujar AKP Riyanda Putra Utama, dikutip dari Zonafaktualnews.com, Kamis (6/8/2026).

Korban diketahui merupakan satu keluarga yang sedang dalam perjalanan menuju Lapangan Merdeka untuk menyaksikan perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Saat berhenti di lampu merah, sepeda motor yang mereka tumpangi tiba-tiba ditabrak dari arah belakang.

Akibat benturan tersebut, balita berinisial GN (4) mengalami luka berat dan ditemukan dalam kondisi kritis di dekat ban belakang mobil.

BACA JUGA :  LSM Curiga Ada Kelalaian, Propam Diminta Periksa Penyidik Kasus Bola Soba

Korban sempat mendapatkan perawatan di RSUD Tenriawaru Bone, namun akhirnya meninggal dunia.

Sementara itu, Hermiati (45) dan Masrur (19), yang juga berada di atas sepeda motor, hanya mengalami luka ringan.

Masrur mengaku tidak sempat menghindari tabrakan karena kendaraannya sedang berhenti mengikuti lampu lalu lintas.

“Kami sedang menuju Lapangan Merdeka untuk menonton pawai kemerdekaan. Saat berhenti di lampu merah, tiba-tiba mobil dari belakang langsung menghantam motor kami,” tutur Masrur.

Selain menelan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp500 ribu.

BACA JUGA :  Transparansi Nol, Progres Nol, Pembangunan Bola Soba Kian Memalukan

Petugas Satlantas Polres Bone telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang terlibat, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan barang bukti untuk mendukung proses penyelidikan.

“Seluruh rangkaian penyelidikan kami lakukan sesuai prosedur. Penanganan perkara ini akan berjalan secara profesional dan objektif berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas AKP Riyanda Putra Utama.

Jenazah GN dimakamkan pada Kamis (6/8/2026). Di rumah duka, sejumlah anggota kepolisian terlihat datang menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Salah seorang tetangga korban mengatakan kehadiran para personel kepolisian berlangsung sejak proses pemakaman.

“Banyak anggota polisi datang melayat. Sepertinya mereka rekan dari polisi yang mengemudikan mobil itu,” pungkasnya.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Jasad Lansia Membusuk di Kamar Terkunci, Keluarga Pertanyakan Penanganan Kasus
Asyik Berfoto di Pinggir Tebing Apparalang, Siswi SMA Terseret Ombak dan Hilang
Sijago Merah Ngamuk, Dua Rumah di Sabbangparu Rata dengah Tanah
Teror Pelemparan Rumah Orang Tua Polisi di Kajang, Lansia Sesak Napas, Kasus Disorot LSM
Remaja Makassar Gugur Diterjang Peluru, Iptu N Diamankan
Diduga Jadi Korban Kekerasan, Bripda DP Meregang Nyawa di Aspol Polda Sulsel
Pulau IX Danau Tempe Dikepung Polisi Usai Penemuan Jenazah
Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Maros Menguat, Korban Laporkan ke Propam

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:04 WITA

Kecelakaan Maut di Bone, Perwira Polisi Diduga Terobos Lampu Merah hingga Balita Meninggal

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:29 WITA

Jasad Lansia Membusuk di Kamar Terkunci, Keluarga Pertanyakan Penanganan Kasus

Senin, 8 Juni 2026 - 15:13 WITA

Asyik Berfoto di Pinggir Tebing Apparalang, Siswi SMA Terseret Ombak dan Hilang

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:50 WITA

Sijago Merah Ngamuk, Dua Rumah di Sabbangparu Rata dengah Tanah

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:15 WITA

Teror Pelemparan Rumah Orang Tua Polisi di Kajang, Lansia Sesak Napas, Kasus Disorot LSM

Berita Terbaru