Kesultanan Gowa Tegaskan Perjuangan Konstitusional, DPRD Terima Tuntutan Pencabutan Perda

Kamis, 6 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenderal Lapangan Kesultanan Gowa, Wawan Nur Rewa saat orasi di Depan DPRD Gowa

Jenderal Lapangan Kesultanan Gowa, Wawan Nur Rewa saat orasi di Depan DPRD Gowa

Gedor.id- Aksi unjuk rasa masyarakat adat bersama pasukan Kesultanan Gowa di depan Gedung DPRD Kabupaten Gowa berlangsung aman dan kondusif.

Massa menyampaikan tuntutan agar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2016 tentang Lembaga Adat Daerah (LAD) dicabut.

Dalam aksi tersebut, DPRD Kabupaten Gowa menerima penyampaian aspirasi masyarakat adat.

Usai penyampaian aspirasi, Jenderal Lapangan Kesultanan Gowa, Wawan Nur Rewa, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polresta Gowa yang dinilai berhasil mengawal jalannya aksi secara profesional dan humanis.

Menurut Wawan, pengamanan yang dilakukan aparat kepolisian memungkinkan seluruh rangkaian aksi berlangsung tertib sehingga masyarakat adat dapat menyampaikan tuntutannya tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

BACA JUGA :  Tak Jelas Lokasi Pembangunan, Warga Kepung Pos Yon TP 872

“Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Kapolresta Gowa beserta seluruh jajaran yang telah memberikan pengamanan secara profesional selama aksi berlangsung. Berkat pengamanan yang baik, masyarakat adat Kesultanan Gowa dapat menyampaikan aspirasinya dengan tertib dan damai hingga diterima oleh DPRD Kabupaten Gowa,” ujar Wawan. rabu (5/8/2026)

Ia menegaskan perjuangan masyarakat adat Kesultanan Gowa akan terus ditempuh melalui jalur konstitusional dan mekanisme demokrasi.

BACA JUGA :  Kasus Arisan Online Memanas, Polisi Buru Terlapor yang Diduga Kabur

Menurutnya, kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak warga negara yang harus dijamin, sementara aparat keamanan memiliki peran penting dalam memastikan hak tersebut dapat dijalankan secara aman.

Wawan menilai diterimanya aspirasi oleh DPRD menjadi langkah awal bagi perjuangan masyarakat adat untuk mendorong evaluasi terhadap Perda Nomor 5 Tahun 2016.

Ia berharap DPRD menindaklanjuti tuntutan tersebut melalui mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Kami berharap komitmen DPRD tidak berhenti pada penerimaan aspirasi semata, tetapi diwujudkan dalam langkah-langkah konkret sesuai mekanisme hukum yang berlaku. Aspirasi ini lahir dari keinginan masyarakat adat agar sejarah, eksistensi, dan kehormatan Kesultanan Gowa mendapat penghormatan serta kepastian hukum,” katanya.

BACA JUGA :  Tanpa PBG, Proyek Ritel di Barembeng Dituding Injak-Injak Ekonomi Rakyat

Di akhir pernyataannya, Wawan mengajak seluruh masyarakat adat, pasukan Kesultanan Gowa, Tubarania, mahasiswa, dan elemen pendukung lainnya untuk tetap menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban selama mengawal proses perjuangan.

Aksi unjuk rasa tersebut berakhir tanpa insiden. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib di bawah pengamanan aparat kepolisian dan pengawasan DPRD Kabupaten Gowa.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Kesultanan Gowa Gelar Pasukan, Tuntutan Cabut Perda LAD Menggema
BGN Sulsel Buka Penelusuran, Polemik Pemberhentian Relawan MBG Takalar Jadi Sorotan
Dipecat Lewat WhatsApp, Relawan MBG Takalar Bongkar Dugaan Bobroknya Tata Kelola SPPG
Dua Potong Ayam Berujung Pemecatan, Relawan MBG Takalar Pertanyakan Keadilan
Maros Ungguli Seluruh Daerah di Sulsel dalam Capaian Pendapatan APBD
Putri Takalar Tembus Panggung Nasional Lewat Kaligrafi Kontemporer
Kasat Lantas Takalar Didesak Tertibkan Truk Tebu Bermuatan Berlebih
Dugaan Penggelapan Kendaraan Masuk Babak Baru, Kronologi Lengkap Diserahkan ke Polisi

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:07 WITA

Kesultanan Gowa Tegaskan Perjuangan Konstitusional, DPRD Terima Tuntutan Pencabutan Perda

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:05 WITA

Kesultanan Gowa Gelar Pasukan, Tuntutan Cabut Perda LAD Menggema

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:50 WITA

BGN Sulsel Buka Penelusuran, Polemik Pemberhentian Relawan MBG Takalar Jadi Sorotan

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:00 WITA

Dipecat Lewat WhatsApp, Relawan MBG Takalar Bongkar Dugaan Bobroknya Tata Kelola SPPG

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:45 WITA

Dua Potong Ayam Berujung Pemecatan, Relawan MBG Takalar Pertanyakan Keadilan

Berita Terbaru