Isu WhatsApp Beredar Luas, Publik Desak Kabid PSP Hentikan Spekulasi dengan Klarifikasi

Jumat, 31 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukti Percakapan di Whatsapp

Bukti Percakapan di Whatsapp

Gedor.id– Beredarnya tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diduga menyeret nama seorang pejabat di lingkungan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Takalar terus menjadi perbincangan publik.

Hingga kini, belum adanya klarifikasi resmi dari pihak yang diduga disebut dalam percakapan tersebut memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Seorang warga berinisial TP menilai polemik tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Menurutnya, informasi yang beredar tanpa penjelasan resmi berpotensi menciptakan opini liar sekaligus merugikan nama baik pihak yang disebut maupun institusi pemerintah.

BACA JUGA :  BBM Subsidi untuk Rakyat Diduga Disabotase, Koalisi Pemuda Desak Audit Berdarah

TP mengungkapkan, berdasarkan informasi yang beredar, sosok “Kabid” dalam percakapan itu diduga mengarah kepada Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Takalar.

Dugaan tersebut, katanya, mengacu pada penyebutan nama dalam surat pemberitahuan aksi yang ditandatangani Syamsul selaku jenderal lapangan dan telah beredar di masyarakat.

“Jika memang benar pejabat yang dimaksud adalah Kabid PSP, maka publik berhak memperoleh penjelasan secara terbuka. Sebaliknya, jika informasi itu tidak benar, klarifikasi juga harus segera disampaikan agar tidak berkembang menjadi fitnah yang merugikan semua pihak,” tegas TP. Jumat (31/7/2026)

BACA JUGA :  Abrasi Terus Gerus Pulau Satangnga, Warga Desak Pemkab Takalar Bertindak

Ia menilai, sikap diam terhadap isu yang telah menjadi perhatian publik justru berpotensi memperpanjang polemik dan menggerus kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pemerintahan.

Menurutnya, transparansi merupakan kewajiban moral sekaligus bagian dari akuntabilitas pejabat publik.

TP menegaskan bahwa desakan klarifikasi bukan merupakan bentuk penghakiman ataupun tuduhan terhadap pihak tertentu.

Yang diharapkan adalah penjelasan resmi agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

BACA JUGA :  Dari KTA Hingga PAW DPR RI, Polemik Putriana Dakka Masuk Radar Mahasiswa Sulsel

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat klarifikasi resmi dari pejabat yang diduga dimaksud dalam percakapan WhatsApp yang beredar.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak terkait sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Gudang Misterius di Gowa Diduga Simpan Solar Subsidi, Legalitas Dipertanyakan
Warga Terancam Debu Industri? Pabrik Paving Block Parangtambung Jadi Sorotan
Solar Subsidi Diduga Mengendap di Gudang, Aparat Diminta Selidiki Lokasi di Gowa
Aktivis Warning, Dugaan Pungli Jangan Dijadikan Senjata Politik Jelang Pilrek UNM
Ratusan Liter Sekali Isi, Dugaan Pelangsiran Solar Subsidi di Parepare Dipertanyakan
MBG Belum Masuk Tanakeke, Orang Tua Tagih Keadilan untuk Anak Kepulauan
Usai Insiden Korban Jiwa, Aktivitas Tambang di Bajeng Kembali Dipersoalkan Warga
Kasus Alphard Rp31 Juta per Bulan Memanas, Terlapor Disebut Sulit Dihubungi

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:54 WITA

Gudang Misterius di Gowa Diduga Simpan Solar Subsidi, Legalitas Dipertanyakan

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:41 WITA

Warga Terancam Debu Industri? Pabrik Paving Block Parangtambung Jadi Sorotan

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:59 WITA

Isu WhatsApp Beredar Luas, Publik Desak Kabid PSP Hentikan Spekulasi dengan Klarifikasi

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:00 WITA

Solar Subsidi Diduga Mengendap di Gudang, Aparat Diminta Selidiki Lokasi di Gowa

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:28 WITA

Ratusan Liter Sekali Isi, Dugaan Pelangsiran Solar Subsidi di Parepare Dipertanyakan

Berita Terbaru