Isu WhatsApp Beredar Luas, Publik Desak Kabid PSP Hentikan Spekulasi dengan Klarifikasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukti Percakapan di Whatsapp

Bukti Percakapan di Whatsapp

Gedor.id– Beredarnya tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diduga menyeret nama seorang pejabat di lingkungan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Takalar terus menjadi perbincangan publik.

Hingga kini, belum adanya klarifikasi resmi dari pihak yang diduga disebut dalam percakapan tersebut memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Seorang warga berinisial TP menilai polemik tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Menurutnya, informasi yang beredar tanpa penjelasan resmi berpotensi menciptakan opini liar sekaligus merugikan nama baik pihak yang disebut maupun institusi pemerintah.

BACA JUGA :  Dana Pendidikan Disinyalir Tak Beres, Laporan Resmi Uji Nyali Penegak Hukum

TP mengungkapkan, berdasarkan informasi yang beredar, sosok “Kabid” dalam percakapan itu diduga mengarah kepada Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Takalar.

Dugaan tersebut, katanya, mengacu pada penyebutan nama dalam surat pemberitahuan aksi yang ditandatangani Syamsul selaku jenderal lapangan dan telah beredar di masyarakat.

“Jika memang benar pejabat yang dimaksud adalah Kabid PSP, maka publik berhak memperoleh penjelasan secara terbuka. Sebaliknya, jika informasi itu tidak benar, klarifikasi juga harus segera disampaikan agar tidak berkembang menjadi fitnah yang merugikan semua pihak,” tegas TP. Jumat (31/7/2026)

BACA JUGA :  Kasus Travel Haji di Polres Takalar Disorot, Transaksi di Gowa Berujung Tahanan

Ia menilai, sikap diam terhadap isu yang telah menjadi perhatian publik justru berpotensi memperpanjang polemik dan menggerus kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pemerintahan.

Menurutnya, transparansi merupakan kewajiban moral sekaligus bagian dari akuntabilitas pejabat publik.

TP menegaskan bahwa desakan klarifikasi bukan merupakan bentuk penghakiman ataupun tuduhan terhadap pihak tertentu.

Yang diharapkan adalah penjelasan resmi agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

BACA JUGA :  Teguran MSCI ke Otoritas Pasar Modal Bikin Istana Panas, Mintarsih Beri Penjelasan

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat klarifikasi resmi dari pejabat yang diduga dimaksud dalam percakapan WhatsApp yang beredar.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak terkait sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Makanan MBG Disebut Pernah Dihinggapi Kecoa, SPPG Kalabbirang 1 Diminta Diperiksa
BPK Temukan Kelebihan Pembayaran Ratusan Juta di Kesbangpol Takalar
BSPS Desa Sengka Disorot, Aparat Diminta Telusuri Supplier hingga Fasilitator
Bukan Hanya Soal Pekerja, Warga Minta Tata Kelola Revitalisasi SDN 187 Dengilau Dibuka
Proyek Irigasi Bungadidi Rp16,2 Miliar Rusak Berulang, BPK Diminta Turun Tangan
Jalan Kalabbirang Padat, Aktivitas Truk Material Dipersoalkan
Pasar Malam Kuasai Lapangan Bontokassi, Siapa yang Beri Izin?
Kejari Takalar Ditantang Bongkar Dugaan Fee 15 Persen di Proyek Revitalisasi SD

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:47 WITA

Makanan MBG Disebut Pernah Dihinggapi Kecoa, SPPG Kalabbirang 1 Diminta Diperiksa

Selasa, 15 September 2026 - 14:23 WITA

BSPS Desa Sengka Disorot, Aparat Diminta Telusuri Supplier hingga Fasilitator

Senin, 14 September 2026 - 13:41 WITA

Bukan Hanya Soal Pekerja, Warga Minta Tata Kelola Revitalisasi SDN 187 Dengilau Dibuka

Minggu, 13 September 2026 - 21:29 WITA

Proyek Irigasi Bungadidi Rp16,2 Miliar Rusak Berulang, BPK Diminta Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 10:51 WITA

Jalan Kalabbirang Padat, Aktivitas Truk Material Dipersoalkan

Berita Terbaru