Tiang Listrik Tua dan Miring Dibiarkan PLN, Warga: Ini Bom Waktu!

Tojeng

Sabtu, 26 Juli 2025 - 15:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabel Telanjang PLN yang berada di Atap Rumah Warga

Kabel Telanjang PLN yang berada di Atap Rumah Warga

Gedor.id– Warga Dusun Balantieng, Desa Bulolohe, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, hidup dalam bayang-bayang bahaya.

Tiga kabel listrik telanjang terbentang terlalu dekat dengan atap rumah mereka.

Ketakutan akan korsleting hingga kebakaran kini menghantui setiap datangnya hujan dan angin kencang.

“Kalau angin datang, kabel goyang dan hampir kena atap rumah. Apalagi pas hujan, kami takut korslet atau meledak,” keluh AL, salah satu warga, Sabtu (26/7/2025).

BACA JUGA :  Wartawan Vokal Tewas di Sumur, Organisasi Pers Tuntut Keadilan

Tak hanya kabel yang membahayakan, warga juga menyoroti tiang-tiang listrik yang disebut sudah lapuk dan berdiri terlalu dekat dengan bahu jalan. Beberapa tiang bahkan dianggap tak layak pakai.

“Kondisinya miring dan rapuh. Kenapa di desa sebelah seperti Bontomanai bisa pakai tiang besar dan tinggi, sementara kami dibiarkan begini?” tanya AC, warga lainnya dengan nada kecewa.

BACA JUGA :  Empat Rumah Panggung di Bima Ludes Terbakar, Diduga Akibat Kebocoran Gas

Warga menuntut PLN Wilayah V, khususnya PLN Bulukumba, segera turun tangan.

Mereka meminta tiang-tiang kecil dan pendek diganti dengan yang lebih kokoh dan tinggi, demi keselamatan bersama.

Menanggapi keluhan itu, Kepala PLN ULP Panrita Lopi, Zulham, mengakui permasalahan tersebut.

Ia menyebut pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

Namun, penggantian tiang disebut butuh waktu lama karena keterbatasan anggaran.

BACA JUGA :  Warung Dihalangi Mobil Pejabat Maros, Oknum Polisi Malah Gertak Mahasiswa

“Kalau usulan anggaran diajukan sekarang, realisasinya mungkin baru tahun 2030,” ujarnya.

Pernyataan itu justru makin menyulut keresahan warga yang merasa dibiarkan hidup di bawah ancaman listrik.

Meski demikian, Zulham menjanjikan tim teknis PLN akan segera diturunkan untuk mengevaluasi dan mencari solusi darurat.

“Kami akan lihat kondisi lapangan dulu. Jika memungkinkan, akan kami ganti sebagian lebih dulu,” tambahnya.

Bersambung..

Editor darwis

Berita Terkait

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar
Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan
Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’
Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban
BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros
2 Pelangsir Disikat, Operator SPBU Belum Terseret, Polres Parepare Pilih Kasus?
Dana Sudah Masuk, Rumah Tak Kunjung Berdiri, PT Mustika DBL Property Didesak Bertanggung Jawab
Makanan MBG Disebut Pernah Dihinggapi Kecoa, SPPG Kalabbirang 1 Diminta Diperiksa

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:27 WITA

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar

Sabtu, 26 September 2026 - 18:37 WITA

Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan

Jumat, 25 September 2026 - 23:00 WITA

Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’

Jumat, 25 September 2026 - 01:04 WITA

Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban

Minggu, 20 September 2026 - 16:57 WITA

BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros

Berita Terbaru

Rais saat di tangkap di takalar

Hukum dan Kriminal

Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar

Senin, 28 Sep 2026 - 20:45 WITA