Kapolres dan Bupati Gowa Disorot, Penertiban Dump Truk Hanya Seremonial

Rabu, 27 Agustus 2025 - 20:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dump truk Pengakut material tambang yang melewati poros gowa Bak terbuka

Dump truk Pengakut material tambang yang melewati poros gowa Bak terbuka

Gedor.id– Operasi penertiban dump truk di jalur utama Kabupaten Gowa yang digelar Kapolres Gowa, AKBP Muh. Aldy Sulaiman, bersama Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menuai kritik keras.

Meski sempat dipublikasikan besar-besaran, aksi tersebut kini dinilai warga tak lebih dari sekadar seremonial.

Pasalnya, hingga kini kendaraan bertonase besar dengan muatan material dan bak terbuka masih bebas hilir mudik di jalan poros utama tanpa pengawasan berarti.

BACA JUGA :  Banjir dan Longsor Mengintai, Tambang Pasir Ilegal di Gowa Dibiarkan Menganga

Warga pun geram. Mereka menilai kehadiran dump truk bukan hanya mempercepat kerusakan jalan, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.

“Kalau memang ada penertiban, kenapa truk-truk itu masih hilir mudik setiap hari?” keluh seorang warga di lokasi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPW Pemantik Sulsel, Saidiman. Ia menilai lemahnya penegakan aturan mencerminkan inkonsistensi aparat di lapangan.

BACA JUGA :  Panas! Ombas Disebut Jadi Target, Isu Skandal Bupati Gowa Diduga Ada Misi Tersembunyi

“Kalau pemerintah dan aparat benar-benar serius, tidak mungkin truk-truk itu masih bebas berkeliaran. Jangan sampai penertiban hanya jadi tontonan seremonial, sementara praktik di lapangan dibiarkan. Itu artinya ada pembiaran, bahkan potensi main mata,” tegas Saidiman.

Ia mendesak Kapolres dan Bupati Gowa agar tidak berhenti pada operasi simbolis, melainkan mengambil langkah nyata untuk melindungi masyarakat.

BACA JUGA :  Dump Truk Merajalela, Polisi Diduga Tutup Mata di Gowa

“Keselamatan masyarakat jauh lebih penting daripada kepentingan segelintir pengusaha tambang. Jika hal ini terus dibiarkan, aparat dan pemerintah harus siap bertanggung jawab atas rusaknya jalan hingga jatuhnya korban jiwa di kemudian hari,” pungkasnya. Rabu (27/8/2025)

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gowa yang dikonfirmasi terkait persoalan ini memilih tidak memberikan jawaban.

(Bersambung)

Editor : Darwis

Berita Terkait

BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros
2 Pelangsir Disikat, Operator SPBU Belum Terseret, Polres Parepare Pilih Kasus?
Dana Sudah Masuk, Rumah Tak Kunjung Berdiri, PT Mustika DBL Property Didesak Bertanggung Jawab
Makanan MBG Disebut Pernah Dihinggapi Kecoa, SPPG Kalabbirang 1 Diminta Diperiksa
BPK Temukan Kelebihan Pembayaran Ratusan Juta di Kesbangpol Takalar
BSPS Desa Sengka Disorot, Aparat Diminta Telusuri Supplier hingga Fasilitator
Bukan Hanya Soal Pekerja, Warga Minta Tata Kelola Revitalisasi SDN 187 Dengilau Dibuka
Proyek Irigasi Bungadidi Rp16,2 Miliar Rusak Berulang, BPK Diminta Turun Tangan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 16:57 WITA

BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros

Sabtu, 19 September 2026 - 18:07 WITA

2 Pelangsir Disikat, Operator SPBU Belum Terseret, Polres Parepare Pilih Kasus?

Sabtu, 19 September 2026 - 17:03 WITA

Dana Sudah Masuk, Rumah Tak Kunjung Berdiri, PT Mustika DBL Property Didesak Bertanggung Jawab

Kamis, 17 September 2026 - 14:47 WITA

Makanan MBG Disebut Pernah Dihinggapi Kecoa, SPPG Kalabbirang 1 Diminta Diperiksa

Selasa, 15 September 2026 - 15:14 WITA

BPK Temukan Kelebihan Pembayaran Ratusan Juta di Kesbangpol Takalar

Berita Terbaru