Kasus Sengketa Mobil Memanas, Irsan Ancam Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 3 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Visual dibuat dengan AI

Ilustrasi Visual dibuat dengan AI

Gedor.id– Irsan membantah tegas seluruh tuduhan yang dilontarkan Darwin terkait dugaan konspirasi penipuan, perampasan, hingga pencurian kendaraan dalam sengketa sejumlah unit mobil yang kini tengah bergulir.

Menurut Irsan, seluruh tudingan tersebut merupakan klaim sepihak yang tidak sesuai dengan fakta.

Ia menegaskan tidak pernah bersekongkol dengan siapa pun untuk melakukan penipuan maupun mengambil kendaraan secara melawan hukum.

“Tuduhan tersebut tidak benar. Saya membantah seluruh isi pernyataan yang menyebut saya terlibat dalam konspirasi penipuan, perampasan, ataupun pencurian kendaraan,” tegas Irsan. Kamis (2/7/2026)

BACA JUGA :  Dana BLT Desa Diduga “Dibajak”, Rakyat Miskin Tamannyeleng Ditinggalkan

Ia menjelaskan, seluruh tindakannya yang berkaitan dengan kendaraan yang disengketakan dilakukan berdasarkan hak serta mekanisme hukum yang berlaku, bukan melalui cara-cara melawan hukum sebagaimana yang dituduhkan.

Irsan juga membantah tudingan telah mengelabui para penerima gadai di Bantaeng.

Menurutnya, persoalan tersebut merupakan sengketa hukum yang pembuktiannya harus dilakukan melalui proses hukum, bukan melalui opini yang berkembang di ruang publik.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak langsung mempercayai informasi yang disampaikan oleh satu pihak sebelum adanya fakta hukum atau putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

BACA JUGA :  Diduga Sedot Solar Subsidi untuk Bisnis Timbunan, Aktivitas Tambang di Gowa Disorot

“Saya menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan siap memberikan keterangan kepada aparat penegak hukum apabila diperlukan. Saya meminta semua pihak tidak menggiring opini yang dapat merugikan nama baik saya,” ujarnya.

Irsan juga menegaskan akan menempuh upaya hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan informasi yang menurutnya tidak benar dan berpotensi mencemarkan nama baiknya.

Sementara itu, Ketua DPW Lembaga Pemantik Sulawesi Selatan, Saidiman, menyatakan pihaknya akan mengawal sejumlah laporan yang saat ini masih berproses, baik laporan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan maupun laporan pengaduan ke Divisi Propam Polri terkait dugaan tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan.

BACA JUGA :  Retribusi atau Pungutan? Praktik di PPI Kajang Tuai Sorotan Tajam

Menurut Saidiman, seluruh laporan tersebut saat ini masih bergulir di Polres Gowa dan Polda Sulawesi Selatan dan akan terus dikawal hingga memperoleh kepastian hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, perkara tersebut masih dalam proses penanganan aparat penegak hukum.

Belum terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap mengenai pokok sengketa maupun tuduhan yang disampaikan oleh masing-masing pihak.

Editor : Darwis

Berita Terkait

RLH Takalar Disorot, Nama Warga Miskin Hilang dari Daftar, Siapa Bertanggung Jawab?
Jejak Bisnis Nikel Kolaka Dikuliti, Penyidik Kantongi Dokumen Strategis dan Transaksi Jumbo
Korupsi PBG Gowa Belum Usai, Poros Rakyat Kantongi Informasi Aktor Lain
Permintaan Maaf Tak Mampu Redam Amarah Massa, Kapolres Bombana Digoyang
Camat Sanrobone Akui Ada Tawaran Bantuan Dana dari Sekdes, Bantah Pernah Meminta
DPRD Bongkar Buruknya Sistem Keselamatan di Apparalang, Pengelola Jadi Sorotan
Dituding Terima Setoran Bandar Narkoba, Satresnarkoba Polres Gowa Beri Klarifikasi Tegas
Tanpa PBG, Proyek Ritel di Barembeng Dituding Injak-Injak Ekonomi Rakyat

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 00:00 WITA

Kasus Sengketa Mobil Memanas, Irsan Ancam Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:14 WITA

RLH Takalar Disorot, Nama Warga Miskin Hilang dari Daftar, Siapa Bertanggung Jawab?

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:28 WITA

Jejak Bisnis Nikel Kolaka Dikuliti, Penyidik Kantongi Dokumen Strategis dan Transaksi Jumbo

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:09 WITA

Korupsi PBG Gowa Belum Usai, Poros Rakyat Kantongi Informasi Aktor Lain

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:59 WITA

Permintaan Maaf Tak Mampu Redam Amarah Massa, Kapolres Bombana Digoyang

Berita Terbaru