Ancaman ke Jurnalis Menguat, Polisi Diminta Segera Panggil Kepala Lembang Saloso

Kamis, 23 April 2026 - 13:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa hukum AP, Yulius Dakka, S.H

Kuasa hukum AP, Yulius Dakka, S.H

Gedor.id– Tim kuasa hukum jurnalis Pedoman Indonesia berinisial AP mendesak Polres Tana Toraja (Tator) segera memanggil dan memeriksa Kepala Lembang (Desa) Saloso terkait dugaan pengancaman pembunuhan.

Desakan tersebut muncul setelah AP melaporkan dugaan ancaman yang diduga dipicu oleh pemberitaan mengenai aktivitas tambang galian C di wilayah Saloso, Kelurahan Singki’, Kecamatan Rantepao.

Kuasa hukum AP, Yulius Dakka, S.H, mengatakan laporan polisi (LP) telah diajukan sejak 2 April 2026.

Namun, hingga kini, pihak terlapor disebut belum dipanggil oleh penyidik.

“Kami menilai penanganan kasus ini terkesan lamban. Laporan sudah masuk sejak awal April, tetapi belum ada pemanggilan terhadap terlapor. Ada apa? Meski begitu, kami tetap yakin Polres Tana Toraja akan bekerja secara profesional,” ujar Yulius saat ditemui di Makale, Kamis (23/4/2026).

BACA JUGA :  Kasus Pengancaman di Biringbulu Belum Ada Kejelasan

Ia menegaskan, dugaan ancaman serius seperti ini seharusnya mendapat respons cepat dari aparat kepolisian guna mencegah potensi bahaya terhadap keselamatan pelapor.

“Ini bukan persoalan sepele. Ancaman disampaikan secara langsung melalui telepon. Jika benar terjadi, tentu sangat berbahaya. Kepolisian seharusnya segera bertindak sejak laporan diterima,” tegasnya.

Yulius juga mengaku telah mendengar langsung rekaman percakapan yang berisi dugaan ancaman tersebut.

BACA JUGA :  Diduga Tak Terima Diberitakan, Oknum Kepala Lembang Saroso Ancam Wartawan

Dalam rekaman itu, kata dia, terdengar suara yang diduga Kepala Lembang Saloso melontarkan ancaman kekerasan disertai makian terhadap profesi jurnalis.

“Dalam rekaman, terlapor diduga menyampaikan ancaman dan kata-kata kasar kepada klien kami,” ungkapnya.

Sementara itu, kuasa hukum lainnya, Yulius Sattu Masiku, S.H, menjelaskan alasan pelaporan dilakukan di Polres Tana Toraja, meskipun lokasi Lembang Saloso berada di wilayah Kabupaten Toraja Utara.

BACA JUGA :  Dugaan Aborsi 2021 di Gowa Kembali Terbongkar, ASN Berinisial HA Dilaporkan ke Polisi

Menurutnya, saat menerima telepon ancaman, korban berada di wilayah hukum Polres Tana Toraja, tepatnya di Makale.

“Awalnya klien kami mendatangi Polres Toraja Utara. Namun, petugas SPKT mengarahkan laporan ke Polres Tana Toraja karena lokasi penerimaan ancaman berada di wilayah hukum tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, penentuan lokasi pelaporan didasarkan pada locus delicti atau tempat terjadinya peristiwa pidana.

Sementara, Kasatreskrim Polres Tana Toraja, Iptu Syahruddin, saat dikomfirmasi Melalui By Phone terkait perkembangan kasus tersebut hanya dibaca.

Editor : Darwis

Berita Terkait

AKBP Andi Sofyan Pimpin Polres Kolaka Utara, Publik Tagih Gebrakan Lawan Narkoba
Sudah Diminta Berhenti, Aktivitas Penimbunan di Takalar Kini Didesak Diperiksa Polisi
Redam Konflik Warga, Polsek Bone-Bone dan DPRD Luwu Utara Tempuh Jalur Musyawarah
“Jangan Hukum Rakyat!” Heriansa Desak Oknum Penyalahguna BBM Ditindak Tegas
Tak Lagi Diam! Aliansi Rakyat Takalar Bongkar Empat Persoalan yang Menghimpit Warga
Anak Enggan Sekolah Usai Dugaan Bullying, DPRD Takalar Soroti Penanganan Sekolah
Mediasi Tak Puaskan Keluarga, Orangtua Siswi SD di Takalar Ancam Lapor Polisi
Fungsi Pengawasan DPRD Luwu Disorot, PETI Diduga Rusak Alam

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:13 WITA

AKBP Andi Sofyan Pimpin Polres Kolaka Utara, Publik Tagih Gebrakan Lawan Narkoba

Selasa, 15 September 2026 - 16:41 WITA

Sudah Diminta Berhenti, Aktivitas Penimbunan di Takalar Kini Didesak Diperiksa Polisi

Senin, 14 September 2026 - 12:53 WITA

Redam Konflik Warga, Polsek Bone-Bone dan DPRD Luwu Utara Tempuh Jalur Musyawarah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:26 WITA

“Jangan Hukum Rakyat!” Heriansa Desak Oknum Penyalahguna BBM Ditindak Tegas

Sabtu, 12 September 2026 - 10:29 WITA

Tak Lagi Diam! Aliansi Rakyat Takalar Bongkar Empat Persoalan yang Menghimpit Warga

Berita Terbaru