Aliansi Mahasiswa Tagih Nyali Kejati Sulsel Usut Dugaan Aliran Dana dan Pokir DPRD

Sabtu, 11 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Visual dibuat dengan AI

Ilustrasi Visual dibuat dengan AI

Gedor.id– Aliansi Mahasiswa Alauddin Makassar mendesak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) mempercepat penanganan sejumlah dugaan kasus korupsi yang menjadi perhatian publik.

Desakan tersebut disampaikan sebagai bentuk tuntutan agar penegakan hukum berjalan transparan, profesional, dan tanpa tebang pilih.

Aktivis hukum sekaligus perwakilan Aliansi Mahasiswa Alauddin Makassar, Rahim, menilai kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum tengah berada pada titik krusial.

Menurutnya, publik menunggu langkah nyata Kejati Sulsel dalam menuntaskan berbagai perkara yang selama ini menjadi sorotan.

“Publik hari ini semakin kritis. Setiap perkara yang menjadi perhatian masyarakat harus ditangani secara terbuka dan berdasarkan hukum. Jangan sampai muncul kesan bahwa hukum melemah ketika berhadapan dengan kekuasaan atau kepentingan politik,” ujar Rahim di Makassar. Sabtu (11/7/2026)

BACA JUGA :  Jalur Gelap Anggaran Pokir DPRD Takalar Diduga Lewat Keuangan

Rahim menyampaikan sedikitnya tujuh tuntutan kepada Kejati Sulsel.

Pertama, Kejati Sulsel diminta mengusut secara menyeluruh dugaan penyimpangan proyek yang berkaitan dengan pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Sulawesi Selatan.

Menurutnya, apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan anggaran, proses hukum harus dilakukan secara objektif berdasarkan alat bukti yang sah.

Kedua, Kejati Sulsel didorong menindak tegas oknum jaksa yang terbukti melanggar hukum, termasuk jika terdapat penyalahgunaan kewenangan maupun dugaan praktik pemerasan.

Ia juga meminta perkembangan setiap perkara disampaikan secara terbuka kepada publik.

Ketiga, Rahim meminta Kejati Sulsel memberikan penjelasan mengenai perkembangan penanganan dugaan kasus pengadaan perpustakaan digital dan e-book di Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, termasuk hasil penggeledahan dan proses penyidikannya.

BACA JUGA :  Abrasi Terus Gerus Pulau Satangnga, Warga Desak Pemkab Takalar Bertindak

“Kami berharap perkembangan penanganan perkara ini disampaikan secara terbuka sehingga masyarakat memperoleh kepastian mengenai proses hukumnya,” katanya.

Keempat, Kejati Sulsel diminta memperkuat pengawasan internal serta menjaga integritas institusi guna memulihkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

Kelima, aparat penegak hukum didorong menelusuri apabila terdapat bukti permulaan yang cukup terkait dugaan aliran dana, gratifikasi, suap, maupun tindak pidana pencucian uang yang melibatkan pejabat daerah, termasuk Gubernur Sulawesi Selatan.

Rahim menegaskan proses tersebut harus dilakukan sesuai mekanisme hukum yang berlaku dan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.

BACA JUGA :  Cari Keadilan, Irsan Klaim Ditolak SPKT Polda Sulsel Usai Laporkan Oknum Polisi

Keenam, Kejati Sulsel diminta mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Selatan serta menindak apabila ditemukan dugaan penyimpangan anggaran agar program tersebut berjalan tepat sasaran.

Ketujuh, Kejaksaan Negeri Sinjai didorong menjaga independensi dalam menjalankan penegakan hukum dan tetap bebas dari intervensi politik maupun kepentingan pihak tertentu.

Rahim menegaskan, tujuh poin tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang menginginkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.

“Kepercayaan masyarakat hanya dapat dipulihkan melalui kerja nyata. Setiap dugaan tindak pidana korupsi harus diproses secara profesional, transparan, berdasarkan hukum, tanpa tebang pilih, serta tetap menghormati asas praduga tak bersalah,” tutupnya.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Ratusan Juta Rupiah Raib, Korban Arisan Online Bersatu Laporkan Terduga Pelaku
Toyota Innova Diduga Isi 16 Jeriken Sehari, FRI Minta Polres Takalar Usut Tuntas
Cari Keadilan, Irsan Klaim Ditolak SPKT Polda Sulsel Usai Laporkan Oknum Polisi
11 Tahanan Melarikan Diri, FRI Minta Rantai Komando Polres Kolaka Utara Diperiksa
Tompo Sawakong Tantang APH Audit Total Pembangunan di Kawasan LP2B Takalar
Rekaman Mematikan! Dugaan Setoran Jabatan Kepala Sekolah Mengarah ke Lingkaran Elite Makassar
PRI Tantang BPN Buka Data LP2B, Jangan Ada yang Ditutup-Tutupi!
4 Bulan Tanpa Perbaikan Serius, Mobil Damkar Gowa Banyak Tak Berfungsi

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:08 WITA

Aliansi Mahasiswa Tagih Nyali Kejati Sulsel Usut Dugaan Aliran Dana dan Pokir DPRD

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:38 WITA

Ratusan Juta Rupiah Raib, Korban Arisan Online Bersatu Laporkan Terduga Pelaku

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:07 WITA

Toyota Innova Diduga Isi 16 Jeriken Sehari, FRI Minta Polres Takalar Usut Tuntas

Jumat, 3 Juli 2026 - 22:09 WITA

Cari Keadilan, Irsan Klaim Ditolak SPKT Polda Sulsel Usai Laporkan Oknum Polisi

Jumat, 3 Juli 2026 - 00:43 WITA

11 Tahanan Melarikan Diri, FRI Minta Rantai Komando Polres Kolaka Utara Diperiksa

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump

Internasional

Trump Ancam Spanyol, Perdagangan dengan AS Dihentikan

Kamis, 9 Jul 2026 - 22:56 WITA

Garda Revolusi Iran menembakkan roket dari sejumlah kapal perang saat menggelar latihan militer di perairan Teluk. Foto: AFP.

Internasional

Kuwait dan Bahrain Aktifkan Sirene Usai Serangan Iran

Kamis, 9 Jul 2026 - 19:05 WITA