Jalur Gelap Anggaran Pokir DPRD Takalar Diduga Lewat Keuangan

Rabu, 9 Juli 2025 - 18:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Pemerintah Kabupaten Takalar

Kantor Pemerintah Kabupaten Takalar

Gedor.id- Dugaan praktik penyelundupan anggaran melalui jalur pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Takalar perlahan mulai terkuak. Rabu (9/7/2025)

Sejumlah anggaran dilaporkan tiba-tiba muncul di sistem perencanaan instansi pemerintah tanpa kejelasan asal usul, tanpa usulan resmi, dan tanpa penjelasan apapun kepada pihak pelaksana.

Informasi tersebut mencuat saat wartawan mencoba menelusuri aliran anggaran ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Seorang pejabat di salah satu dinas mengungkapkan kebingungannya terhadap keberadaan kegiatan yang tidak pernah mereka ajukan, namun muncul lengkap dengan nominal anggaran.

BACA JUGA :  Ruang Rapat Panas! DPRD Takalar Bongkar Dugaan Permainan Proyek

“Kadang ada kegiatan lengkap dengan anggaran muncul begitu saja. Kami tidak tahu siapa yang menitip atau mengusulkan. Kalau ditanya, mungkin yang tahu hanya pihak keuangan,” ujarnya, Rabu (9/7).

Sumber menyebutkan, terdapat dua jalur penginputan kegiatan dalam sistem: yang pertama melalui OPD terkait, dan yang kedua langsung melalui bagian keuangan.

Jalur kedua inilah yang dianggap membuka celah permainan anggaran tanpa transparansi.

BACA JUGA :  Aliansi Mahasiswa Tagih Nyali Kejati Sulsel Usut Dugaan Aliran Dana dan Pokir DPRD

“Kami pernah input kegiatan pembangunan panggung wisata, itu jelas. Tapi tiba-tiba muncul kegiatan lain yang bukan dari kami. Diduga kuat itu diinput langsung oleh keuangan,” tambahnya.

Dugaan makin menguat bahwa anggaran-anggaran tersebut merupakan Pokir dari anggota DPRD yang “dititipkan” secara diam-diam tanpa mekanisme transparan.

Praktik ini patut dipertanyakan, terutama karena tidak melalui proses koordinasi resmi yang melibatkan OPD sebagai pelaksana kegiatan.

Upaya konfirmasi kepada Kepala Bidang Anggaran, Waris, hingga saat ini belum membuahkan hasil. Nomor ponsel yang biasa digunakan tidak dapat dihubungi, sehingga pertanyaan publik soal jalur masuknya dana ini masih menggantung.

BACA JUGA :  Tambang Galian C Diduga Ilegal di Takalar Beroperasi Terang-terangan, APH Diminta Bertindak

Fenomena ini mengindikasikan adanya pola aliran anggaran tidak sehat yang berpotensi disalahgunakan.

Ketertutupan informasi, lemahnya koordinasi, dan absennya akuntabilitas menjadi sinyal kuat bahwa sistem pengelolaan Pokir di Takalar perlu dibuka dan diaudit secara menyeluruh.

(CW/DS)
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

P2SP Revitalisasi Sekolah Takalar Disorot Tajam, Siapa yang Menentukan?
Rp267 Juta Pengadaan Paskibraka Takalar Disorot, Penyedia Masuk Bidikan Pemeriksaan
Warga Antre Berjam-jam, Solar Subsidi Diduga Diborong Kelompok Pelangsir
Pengadaan Pakaian DPRD Takalar Rp348,8 Juta Disorot, Riwayat Penyedia Diminta Dibuka
Rp267,8 Juta Anggaran Paskibraka Takalar Disorot, Harga dan Barang Wajib Dibongkar
Barcode BBM Dipersoalkan, Aktivis Desak Polisi Telusuri Transaksi di Dua SPBU Takalar
Rakyat Sulit Dapat BBM, Kasatreskrim Takalar Didesak Bongkar Distribusi
SPBU Kalampa Disorot, Aktivitas Pagandeng Jeriken Bikin Warga Resah

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:26 WITA

P2SP Revitalisasi Sekolah Takalar Disorot Tajam, Siapa yang Menentukan?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:05 WITA

Warga Antre Berjam-jam, Solar Subsidi Diduga Diborong Kelompok Pelangsir

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:49 WITA

Pengadaan Pakaian DPRD Takalar Rp348,8 Juta Disorot, Riwayat Penyedia Diminta Dibuka

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:43 WITA

Rp267,8 Juta Anggaran Paskibraka Takalar Disorot, Harga dan Barang Wajib Dibongkar

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:04 WITA

Barcode BBM Dipersoalkan, Aktivis Desak Polisi Telusuri Transaksi di Dua SPBU Takalar

Berita Terbaru