Abrasi Terus Gerus Pulau Satangnga, Warga Desak Pemkab Takalar Bertindak

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abrasi pantai yang kian meluas terus menggerus wilayah Pulau Satangnga, Desa Mattiro Baji

Abrasi pantai yang kian meluas terus menggerus wilayah Pulau Satangnga, Desa Mattiro Baji

Gedor.id– Abrasi pantai yang kian meluas terus menggerus wilayah Pulau Satangnga, Desa Mattiro Baji, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar.

Warga bersama pemerintah desa mendesak pemerintah daerah dan provinsi segera turun tangan sebelum dampaknya semakin parah.

Kepala Desa Mattiro Baji, Muh. Ridwan, mengatakan pemerintah desa telah berupaya melakukan penanganan dengan mengalokasikan anggaran untuk pembangunan tanggul penahan abrasi.

BACA JUGA :  Rp267 Juta Pengadaan Paskibraka Takalar Disorot, Penyedia Masuk Bidikan Pemeriksaan

Namun, keterbatasan dana membuat upaya tersebut belum mampu menjangkau seluruh titik rawan.

“Anggaran desa sangat terbatas. Tanggul yang dibangun baru bisa menutupi sebagian kecil wilayah yang terdampak,” ujar Ridwan, Selasa (4/3/2026).

Menurutnya, pemerintah desa telah berulang kali menyampaikan kondisi abrasi tersebut kepada pemerintah kabupaten.

Bahkan, usulan penanganan rutin diajukan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan.

BACA JUGA :  Lima Laporan Polisi Mengepung SW, Kasus Arisan Online Makin Memanas

Namun hingga kini, belum ada realisasi penanganan yang signifikan.

“Kami sudah beberapa kali menyampaikan ke pemerintah kabupaten, tapi belum ada tindak lanjut. Proposal juga pernah kami kirimkan ke BNPB, namun belum ada tanggapan yang jelas,” tambahnya.

Abrasi yang terjadi setiap tahun disebut semakin mengkhawatirkan karena berpotensi mengancam permukiman warga dan infrastruktur desa.

BACA JUGA :  Isu WhatsApp Beredar Luas, Publik Desak Kabid PSP Hentikan Spekulasi dengan Klarifikasi

Pemerintah desa dan masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Takalar serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan segera memberikan perhatian serius dan dukungan anggaran untuk penanganan permanen.

Jika tidak segera diatasi, abrasi dikhawatirkan akan terus mempersempit daratan Pulau Satangnga dan meningkatkan risiko kerusakan yang lebih luas di masa mendatang.

Editor : Darwis

Berita Terkait

AKBP Andi Sofyan Pimpin Polres Kolaka Utara, Publik Tagih Gebrakan Lawan Narkoba
Sudah Diminta Berhenti, Aktivitas Penimbunan di Takalar Kini Didesak Diperiksa Polisi
Redam Konflik Warga, Polsek Bone-Bone dan DPRD Luwu Utara Tempuh Jalur Musyawarah
“Jangan Hukum Rakyat!” Heriansa Desak Oknum Penyalahguna BBM Ditindak Tegas
Tak Lagi Diam! Aliansi Rakyat Takalar Bongkar Empat Persoalan yang Menghimpit Warga
Anak Enggan Sekolah Usai Dugaan Bullying, DPRD Takalar Soroti Penanganan Sekolah
Mediasi Tak Puaskan Keluarga, Orangtua Siswi SD di Takalar Ancam Lapor Polisi
Fungsi Pengawasan DPRD Luwu Disorot, PETI Diduga Rusak Alam

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:13 WITA

AKBP Andi Sofyan Pimpin Polres Kolaka Utara, Publik Tagih Gebrakan Lawan Narkoba

Selasa, 15 September 2026 - 16:41 WITA

Sudah Diminta Berhenti, Aktivitas Penimbunan di Takalar Kini Didesak Diperiksa Polisi

Senin, 14 September 2026 - 12:53 WITA

Redam Konflik Warga, Polsek Bone-Bone dan DPRD Luwu Utara Tempuh Jalur Musyawarah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:26 WITA

“Jangan Hukum Rakyat!” Heriansa Desak Oknum Penyalahguna BBM Ditindak Tegas

Sabtu, 12 September 2026 - 10:29 WITA

Tak Lagi Diam! Aliansi Rakyat Takalar Bongkar Empat Persoalan yang Menghimpit Warga

Berita Terbaru