Abrasi Terus Gerus Pulau Satangnga, Warga Desak Pemkab Takalar Bertindak

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abrasi pantai yang kian meluas terus menggerus wilayah Pulau Satangnga, Desa Mattiro Baji

Abrasi pantai yang kian meluas terus menggerus wilayah Pulau Satangnga, Desa Mattiro Baji

Gedor.id– Abrasi pantai yang kian meluas terus menggerus wilayah Pulau Satangnga, Desa Mattiro Baji, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar.

Warga bersama pemerintah desa mendesak pemerintah daerah dan provinsi segera turun tangan sebelum dampaknya semakin parah.

Kepala Desa Mattiro Baji, Muh. Ridwan, mengatakan pemerintah desa telah berupaya melakukan penanganan dengan mengalokasikan anggaran untuk pembangunan tanggul penahan abrasi.

BACA JUGA :  Hak BPD Belum Cair, Warga Soroti Transparansi Dana Desa Panyangkalang

Namun, keterbatasan dana membuat upaya tersebut belum mampu menjangkau seluruh titik rawan.

“Anggaran desa sangat terbatas. Tanggul yang dibangun baru bisa menutupi sebagian kecil wilayah yang terdampak,” ujar Ridwan, Selasa (4/3/2026).

Menurutnya, pemerintah desa telah berulang kali menyampaikan kondisi abrasi tersebut kepada pemerintah kabupaten.

Bahkan, usulan penanganan rutin diajukan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan.

BACA JUGA :  Perusakan Bakau Terjadi Terang-terangan, Tanakeke Tanpa Perlindungan

Namun hingga kini, belum ada realisasi penanganan yang signifikan.

“Kami sudah beberapa kali menyampaikan ke pemerintah kabupaten, tapi belum ada tindak lanjut. Proposal juga pernah kami kirimkan ke BNPB, namun belum ada tanggapan yang jelas,” tambahnya.

Abrasi yang terjadi setiap tahun disebut semakin mengkhawatirkan karena berpotensi mengancam permukiman warga dan infrastruktur desa.

BACA JUGA :  Janji Polisi Kosong, Tambang Sawakong Tetap Beroperasi Bebas

Pemerintah desa dan masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Takalar serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan segera memberikan perhatian serius dan dukungan anggaran untuk penanganan permanen.

Jika tidak segera diatasi, abrasi dikhawatirkan akan terus mempersempit daratan Pulau Satangnga dan meningkatkan risiko kerusakan yang lebih luas di masa mendatang.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Korupsi PBG Gowa Belum Usai, Poros Rakyat Kantongi Informasi Aktor Lain
Permintaan Maaf Tak Mampu Redam Amarah Massa, Kapolres Bombana Digoyang
Camat Sanrobone Akui Ada Tawaran Bantuan Dana dari Sekdes, Bantah Pernah Meminta
DPRD Bongkar Buruknya Sistem Keselamatan di Apparalang, Pengelola Jadi Sorotan
Dituding Terima Setoran Bandar Narkoba, Satresnarkoba Polres Gowa Beri Klarifikasi Tegas
Tanpa PBG, Proyek Ritel di Barembeng Dituding Injak-Injak Ekonomi Rakyat
LBH MRI Minta Razia dan Tes Urine Massal di Lapas Bollangi Dilakukan Terbuka
Pilu Tokoh Warga Jeneponto, Tangan Hampir Putus Usai Tegur Prostitusi Kini Dipenjara

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:09 WITA

Korupsi PBG Gowa Belum Usai, Poros Rakyat Kantongi Informasi Aktor Lain

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:59 WITA

Permintaan Maaf Tak Mampu Redam Amarah Massa, Kapolres Bombana Digoyang

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:24 WITA

Camat Sanrobone Akui Ada Tawaran Bantuan Dana dari Sekdes, Bantah Pernah Meminta

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:38 WITA

DPRD Bongkar Buruknya Sistem Keselamatan di Apparalang, Pengelola Jadi Sorotan

Senin, 1 Juni 2026 - 14:00 WITA

Dituding Terima Setoran Bandar Narkoba, Satresnarkoba Polres Gowa Beri Klarifikasi Tegas

Berita Terbaru