Gowa Darurat Tambang Ilegal, Pengawasan Polres Dipertanyakan

Tojeng

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Visual dibuat dengan AI

Ilustrasi Visual dibuat dengan AI

Gedor.id- Ketua Poros Rakyat Indonesia, M. Jafar Sainuddin Dg Emba, mendesak Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan untuk melakukan pengawasan secara ketat terhadap jajaran Polres Gowa.

Desakan tersebut disampaikan menyusul maraknya aktivitas pertambangan ilegal yang diduga masih berlangsung di sejumlah wilayah Kabupaten Gowa.

Menurut Jafar, keberadaan tambang ilegal di beberapa kecamatan, di antaranya Bontomarannu, Pattallassang, Bajeng, Bontonompo, Parangloe, dan Pallangga, menjadi perhatian serius karena dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan serta penegakan hukum terhadap aktivitas yang diduga melanggar peraturan perundang-undangan di sektor pertambangan.

Ia menegaskan, aktivitas tambang ilegal tidak hanya berpotensi merusak lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan kerugian bagi negara dan masyarakat apabila tidak ditangani secara serius oleh aparat penegak hukum.

BACA JUGA :  Diduga Jadi Korban Kekerasan, Bripda DP Meregang Nyawa di Aspol Polda Sulsel

“Kami meminta Kapolda Sulawesi Selatan melakukan pengawasan secara maksimal terhadap kinerja Polres Gowa. Jangan sampai muncul kesan adanya pembiaran terhadap aktivitas tambang ilegal yang terus berlangsung di sejumlah wilayah,” ujar Jafar dalam keterangannya. Selasa (16/6/2026)

Poros Rakyat Indonesia juga mengingatkan bahwa setiap anggota Polri memiliki kewajiban untuk menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman moral dan profesional dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

BACA JUGA :  Tambang Galian C Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Aparat Diminta Jangan Tutup Mata

Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus diwujudkan dalam tindakan nyata, terutama dalam menangani berbagai dugaan pelanggaran hukum yang menjadi perhatian publik.

Selain itu, Jafar menekankan pentingnya pelaksanaan Kode Etik Profesi Polri (KEPP) secara konsisten dan tanpa kompromi.

Penegakan hukum, kata dia, harus dilakukan secara objektif, profesional, dan berintegritas guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Pancasila, Tribrata, dan Catur Prasetya harus menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas anggota Polri. Karena itu, pengawasan dari Polda Sulsel sangat diperlukan agar fungsi pengawasan dan penegakan hukum di wilayah Gowa dapat berjalan secara optimal,” tegasnya.

BACA JUGA :  Diduga Ganggu DAS dan Drainase, Penimbunan di Gowa Jadi Perhatian Warga

Sebelumnya, Poros Rakyat Indonesia juga menyoroti dugaan maraknya aktivitas tambang ilegal di Kabupaten Gowa yang disebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan solar subsidi serta pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Atas dasar itu, mereka meminta Polda Sulawesi Selatan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan penegakan hukum di wilayah hukum Polres Gowa, sekaligus memastikan setiap dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan ilegal ditindak secara tegas, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

(Tim)

Berita Terkait

Dugaan Mafia Pangkalan LPG di Lutim, Nama Pejabat Ikut Terseret!
Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!
Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan
Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan
MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar
SKTLK Terbit Sebelum Status Paket Hilang, Kronologi Kiriman Pos Ini Perlu Diungkap
Pangkalan Gas Takalar Mengaku Dibiarkan Mati, Pemilik Ungkap Dugaan Tekanan untuk Menjual
Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:54 WITA

Dugaan Mafia Pangkalan LPG di Lutim, Nama Pejabat Ikut Terseret!

Senin, 2 November 2026 - 14:53 WITA

Kapolres Takalar Ditantang! Abd Rahman Tompo Pertanyakan Dasar Hukum Resmob Datangi Rumah Warga Tengah Malam!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:42 WITA

Diduga Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Penangguhan Penahanan Owner Asaf Skincare Dipersoalkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:16 WITA

Kepengurusan KKB Karaeng Laikang Tak Diakui Sejumlah Warga, Bupati Bulukumba Diminta Turun Tangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:07 WITA

MBG Bukan Sekadar Bagi Makanan! SPPG Lalume Didesak Buktikan Kepatuhan terhadap Standar

Berita Terbaru