Modus Baru di SPBU? Sopir Dump Truk Wajib Bayar ‘Upeti’ Jika Mau Isi Solar Lebih Banyak

Senin, 20 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spbu Yang berada di Depan Kantor Desa Moncong Loe

Spbu Yang berada di Depan Kantor Desa Moncong Loe

Gedor.id-Sejumlah sopir dump truk di Kabupaten Maros mengeluhkan kebijakan pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di SPBU 74.905.17 yang terletak di depan Kantor Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe.

Para sopir mengaku hanya diperbolehkan membeli solar maksimal senilai Rp200 ribu untuk sekali pengisian.

Lebih dari itu, mereka diwajibkan membayar biaya tambahan sebesar Rp10 ribu oleh petugas SPBU.

BACA JUGA :  Solar Subsidi Jadi Ladang Bisnis Ilegal, Dua Pelaku Dicokok Polisi

“Kami disuruh bayar tambahan Rp10 ribu kalau mau isi lebih dari dua ratus ribu. Katanya itu biaya admin,” ujar salah seorang sopir yang enggan disebutkan namanya, Senin (20/10/2025).

Kebijakan tersebut menimbulkan keresahan di kalangan sopir truk yang bergantung pada BBM bersubsidi untuk beroperasi setiap hari.

Mereka menilai pembatasan dan pungutan tambahan itu memberatkan serta tidak memiliki dasar yang jelas.

BACA JUGA :  Diduga Tersinggung Soal Antrean, Pria di Maros Nekat Cekik Kerabat Media

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SPBU 74.905.17 Moncongloe belum memberikan keterangan resmi terkait alasan diterapkannya pembatasan pembelian maupun pungutan tambahan tersebut.

(FLX)
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Aktivitas Tambang di Tanralili Bikin Resah, Warga Minta Pemerintah Jangan Tutup Mata
Diduga Tersinggung Soal Antrean, Pria di Maros Nekat Cekik Kerabat Media
Pemerintah Desa Diminta Tegas Sikapi Dugaan Rangkap Jabatan Anggota BPD
BBM Solar Diduga Ditimbun, SAMATA Desak Polda Sulsel Ambil Alih Kasus di Takalar
BBM Subsidi untuk Rakyat Diduga Disabotase, Koalisi Pemuda Desak Audit Berdarah
Mafia Narkoba Diduga Main Mata dengan Aparat, Terdakwa Dijadikan Tumbal di PN Makassar
Jeriken Solar Menumpuk, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Takalar Kini Jadi Sorotan Panas
Truk Hilir Mudik, Debu Beterbangan, Tambang Diduga Ilegal di Maros Dikeluhkan

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:12 WITA

Aktivitas Tambang di Tanralili Bikin Resah, Warga Minta Pemerintah Jangan Tutup Mata

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:46 WITA

Diduga Tersinggung Soal Antrean, Pria di Maros Nekat Cekik Kerabat Media

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:10 WITA

Pemerintah Desa Diminta Tegas Sikapi Dugaan Rangkap Jabatan Anggota BPD

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:39 WITA

BBM Solar Diduga Ditimbun, SAMATA Desak Polda Sulsel Ambil Alih Kasus di Takalar

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:54 WITA

BBM Subsidi untuk Rakyat Diduga Disabotase, Koalisi Pemuda Desak Audit Berdarah

Berita Terbaru

Surat Keterangan Kepemilikan Tanah

Daerah

Sidang PMH Lahan di Takalar Ungkap Dugaan SKKT Bermasalah

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:27 WITA