Minimarket Kian Menjamur di Gowa, Bupati Didesak Stop Penambahan Alfamart–Indomaret

Selasa, 24 Februari 2026 - 22:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase – Alfamart dan Indomaret Gowa

Foto Kolase – Alfamart dan Indomaret Gowa

Gedor.id- Keberadaan gerai ritel modern di Kabupaten Gowa dalam beberapa waktu terakhir terus menunjukkan tren peningkatan. Tidak hanya terpusat di kawasan kota, ekspansi minimarket kini mulai merambah hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

Kondisi tersebut mendorong Forum Koalisi Rakyat Bersatu (F-KRB) meminta Bupati Gowa, Husniah Talenrang, untuk melakukan peninjauan ulang sekaligus menghentikan sementara penambahan gerai baru Alfamart dan Indomaret di wilayah tersebut.

BACA JUGA :  Lima Laporan Polisi Mengepung SW, Kasus Arisan Online Makin Memanas

Ketua F-KRB, Muh Darwis, menilai pertumbuhan ritel modern perlu dikendalikan agar tidak menimbulkan dampak terhadap keberlangsungan usaha kecil milik masyarakat lokal.

“Perlu ada pengaturan yang jelas agar pertumbuhan ritel modern tidak berdampak pada usaha kecil yang sudah lebih dulu ada,” ujar Muh Darwis dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, pembahasan mengenai ritel modern sebenarnya telah dilakukan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP). Namun, di lapangan pembangunan gerai baru dinilai masih terus berjalan.

BACA JUGA :  Satresnarkoba Bongkar Jaringan Sabu Online, 13 Paket Diamankan

F-KRB pun mengusulkan adanya pembatasan jumlah gerai untuk setiap merek di Kabupaten Gowa sebagai langkah pengendalian.

Kebijakan tersebut dianggap penting untuk menjaga iklim persaingan usaha tetap sehat sekaligus memberi ruang tumbuh bagi pelaku UMKM.

Selain pembatasan jumlah gerai, F-KRB juga meminta pemerintah daerah mengevaluasi sistem perizinan serta pola kemitraan yang diterapkan oleh jaringan ritel modern.

BACA JUGA :  Panas! Ombas Disebut Jadi Target, Isu Skandal Bupati Gowa Diduga Ada Misi Tersembunyi

Pemerintah diharapkan memastikan program pembinaan UMKM benar-benar memberikan manfaat nyata tanpa mengikis identitas dan daya saing usaha lokal.

Melalui kajian menyeluruh terhadap tata kelola ritel modern, F-KRB berharap investasi tetap berjalan seiring dengan perlindungan terhadap kepentingan ekonomi masyarakat Kabupaten Gowa.

(007)
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros
2 Pelangsir Disikat, Operator SPBU Belum Terseret, Polres Parepare Pilih Kasus?
Dana Sudah Masuk, Rumah Tak Kunjung Berdiri, PT Mustika DBL Property Didesak Bertanggung Jawab
Makanan MBG Disebut Pernah Dihinggapi Kecoa, SPPG Kalabbirang 1 Diminta Diperiksa
BPK Temukan Kelebihan Pembayaran Ratusan Juta di Kesbangpol Takalar
BSPS Desa Sengka Disorot, Aparat Diminta Telusuri Supplier hingga Fasilitator
Bukan Hanya Soal Pekerja, Warga Minta Tata Kelola Revitalisasi SDN 187 Dengilau Dibuka
Proyek Irigasi Bungadidi Rp16,2 Miliar Rusak Berulang, BPK Diminta Turun Tangan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 16:57 WITA

BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros

Sabtu, 19 September 2026 - 18:07 WITA

2 Pelangsir Disikat, Operator SPBU Belum Terseret, Polres Parepare Pilih Kasus?

Sabtu, 19 September 2026 - 17:03 WITA

Dana Sudah Masuk, Rumah Tak Kunjung Berdiri, PT Mustika DBL Property Didesak Bertanggung Jawab

Kamis, 17 September 2026 - 14:47 WITA

Makanan MBG Disebut Pernah Dihinggapi Kecoa, SPPG Kalabbirang 1 Diminta Diperiksa

Selasa, 15 September 2026 - 15:14 WITA

BPK Temukan Kelebihan Pembayaran Ratusan Juta di Kesbangpol Takalar

Berita Terbaru