Minimarket Kian Menjamur di Gowa, Bupati Didesak Stop Penambahan Alfamart–Indomaret

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase – Alfamart dan Indomaret Gowa

Foto Kolase – Alfamart dan Indomaret Gowa

Gedor.id- Keberadaan gerai ritel modern di Kabupaten Gowa dalam beberapa waktu terakhir terus menunjukkan tren peningkatan. Tidak hanya terpusat di kawasan kota, ekspansi minimarket kini mulai merambah hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

Kondisi tersebut mendorong Forum Koalisi Rakyat Bersatu (F-KRB) meminta Bupati Gowa, Husniah Talenrang, untuk melakukan peninjauan ulang sekaligus menghentikan sementara penambahan gerai baru Alfamart dan Indomaret di wilayah tersebut.

BACA JUGA :  Dituding Terima Setoran Bandar Narkoba, Satresnarkoba Polres Gowa Beri Klarifikasi Tegas

Ketua F-KRB, Muh Darwis, menilai pertumbuhan ritel modern perlu dikendalikan agar tidak menimbulkan dampak terhadap keberlangsungan usaha kecil milik masyarakat lokal.

“Perlu ada pengaturan yang jelas agar pertumbuhan ritel modern tidak berdampak pada usaha kecil yang sudah lebih dulu ada,” ujar Muh Darwis dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, pembahasan mengenai ritel modern sebenarnya telah dilakukan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP). Namun, di lapangan pembangunan gerai baru dinilai masih terus berjalan.

BACA JUGA :  Drama Politik Bayangi Hak Angket Gowa, Ranah Personal Kepala Daerah Ikut Diobrak-Abrik

F-KRB pun mengusulkan adanya pembatasan jumlah gerai untuk setiap merek di Kabupaten Gowa sebagai langkah pengendalian.

Kebijakan tersebut dianggap penting untuk menjaga iklim persaingan usaha tetap sehat sekaligus memberi ruang tumbuh bagi pelaku UMKM.

Selain pembatasan jumlah gerai, F-KRB juga meminta pemerintah daerah mengevaluasi sistem perizinan serta pola kemitraan yang diterapkan oleh jaringan ritel modern.

BACA JUGA :  4 Bulan Tanpa Perbaikan Serius, Mobil Damkar Gowa Banyak Tak Berfungsi

Pemerintah diharapkan memastikan program pembinaan UMKM benar-benar memberikan manfaat nyata tanpa mengikis identitas dan daya saing usaha lokal.

Melalui kajian menyeluruh terhadap tata kelola ritel modern, F-KRB berharap investasi tetap berjalan seiring dengan perlindungan terhadap kepentingan ekonomi masyarakat Kabupaten Gowa.

(007)
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Tambang Diduga Beroperasi Bebas, PRI Desak Polisi Periksa Izin dan Pengelola
Mutu Produk hingga Dokumen Lingkungan Dipertanyakan, Pabrik Paving Block Diminta Diinvestigasi
Empat Kontraktor Dilaporkan, Dugaan Penyimpangan Proyek Sawah Bone Mengemuka
Diduga Pelangsir Solar Subsidi Beraksi Bebas di SPBU 74.919.03 Larompong, Aparat Dimana?
Gudang Misterius di Gowa Diduga Simpan Solar Subsidi, Legalitas Dipertanyakan
Warga Terancam Debu Industri? Pabrik Paving Block Parangtambung Jadi Sorotan
Isu WhatsApp Beredar Luas, Publik Desak Kabid PSP Hentikan Spekulasi dengan Klarifikasi
Solar Subsidi Diduga Mengendap di Gudang, Aparat Diminta Selidiki Lokasi di Gowa

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:44 WITA

Tambang Diduga Beroperasi Bebas, PRI Desak Polisi Periksa Izin dan Pengelola

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:14 WITA

Mutu Produk hingga Dokumen Lingkungan Dipertanyakan, Pabrik Paving Block Diminta Diinvestigasi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:33 WITA

Empat Kontraktor Dilaporkan, Dugaan Penyimpangan Proyek Sawah Bone Mengemuka

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:35 WITA

Diduga Pelangsir Solar Subsidi Beraksi Bebas di SPBU 74.919.03 Larompong, Aparat Dimana?

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:54 WITA

Gudang Misterius di Gowa Diduga Simpan Solar Subsidi, Legalitas Dipertanyakan

Berita Terbaru