Rp10,7 Miliar Uang Rakyat Raib, Proyek Bola Soba Mangkrak dan Hukum Membisu

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Bone, Amran

Ketua DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Bone, Amran

Gedor.id– Penanganan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Bola Soba di Kabupaten Bone hingga kini terkesan mandek di Polres Bone.

Proyek bernilai Rp10,7 miliar yang dikerjakan oleh kontraktor CV Megah Jaya tersebut seharusnya rampung pada akhir Juni 2023, namun faktanya justru mangkrak tanpa kejelasan hukum hingga sekarang.

Mandeknya penanganan kasus ini menuai sorotan publik. Ketua DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Bone, Amran, secara tegas mendesak Kapolres Bone agar segera menuntaskan kasus dugaan korupsi proyek Bola Soba yang sebelumnya telah dilaporkan oleh masyarakat.

BACA JUGA :  Tebar Ancaman Kesehatan, Kosmetik 'Ilegal' di Bone Diduga Dibekingi Oknum

“Kasus proyek Bola Soba ini harus dituntaskan. Jangan dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan,” tegas Amran, Senin, 15 Desember 2025.

Menurut Amran, aparat penegak hukum wajib menangani kasus tersebut secara serius agar ada kepastian hukum dan tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.

“Kami minta polisi serius menangani kasus ini. Jangan sampai kepercayaan publik terhadap penegakan hukum justru semakin luntur,” ujarnya.

BACA JUGA :  Korupsi dan 'Penggelapan' di PDAM Jeneponto, Polisi Mandul, Rakyat Dibohongi!

Amran juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawal proses hukum proyek tersebut hingga tuntas.

Ia menegaskan bahwa proyek Bola Soba menggunakan uang rakyat dalam jumlah besar, sehingga publik memiliki hak penuh untuk melakukan pengawasan.

“Ini uang rakyat miliaran rupiah. Masyarakat berhak tahu dan mengawasi. Kita harus kawal bersama sampai kasus ini benar-benar tuntas,” pungkas Amran.

BACA JUGA :  Narkoba Bikin Karier Hancur, Aipda RS Dipecat dari Polres Bone

Bersambung..

Editor : Darwis

Berita Terkait

Gelombang Protes di Kolaka Utara, Polisi Didesak Tindak Mafia Solar
Dugaan Pembiaran Menguat, Gowa Terancam Jadi Sarang Judi Terbuka
Ngeri! Tanda Tangan Diduga Dipalsukan, Emas Nasabah Pegadaian Disikat Orang Dekat
Kasus ‘Pengeroyokan’ Oknum Polisi di Takalar Mandek 3 Bulan, Ada Apa di Balik Diamnya Penyidik?
Sejumlah Titik Diduga Jadi Basis Solar Ilegal di Kolut, Polisi Didesak Transparan
Pasien Cuci Darah di Makassar Diduga Disuntik Obat Kadaluwarsa, Apotek Disomasi
Dikeluhkan Pengguna, Layanan Top Up e-Money di Tol Makassar Dinilai Tak Ramah
Urus SIM di Takalar Diduga Tak Sesuai Aturan, Biaya Membengkak

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:06 WITA

Dugaan Pembiaran Menguat, Gowa Terancam Jadi Sarang Judi Terbuka

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:03 WITA

Ngeri! Tanda Tangan Diduga Dipalsukan, Emas Nasabah Pegadaian Disikat Orang Dekat

Senin, 23 Maret 2026 - 20:00 WITA

Kasus ‘Pengeroyokan’ Oknum Polisi di Takalar Mandek 3 Bulan, Ada Apa di Balik Diamnya Penyidik?

Sabtu, 21 Maret 2026 - 14:02 WITA

Sejumlah Titik Diduga Jadi Basis Solar Ilegal di Kolut, Polisi Didesak Transparan

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:41 WITA

Pasien Cuci Darah di Makassar Diduga Disuntik Obat Kadaluwarsa, Apotek Disomasi

Berita Terbaru

HMI Cabang Takalar Saat melakukan Aksi di Kejaksaan

Daerah

Pemda Bicara Tegas, Tapi Dapur Tak Tertib Tetap Jalan

Sabtu, 28 Mar 2026 - 11:25 WITA

Ilustrasi Rudal Buatan Iran

Internasional

Rudal Iran Mengarah ke Israel dan Basis AS, Dunia Waspada Eskalasi

Jumat, 27 Mar 2026 - 23:13 WITA