Personel Dishub Makassar Dianiaya Saat Atur Lalu Lintas di Jalan Urip Sumoharjo

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Penganiayaan Dishub Makassar

Ilustrasi Penganiayaan Dishub Makassar

Gedor.id– Seorang personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar menjadi korban penganiayaan saat sedang bertugas mengatur arus lalu lintas di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.

Korban yang diketahui merupakan personel Dishub Bidang Lalu Lintas berinisial S, diduga dianiaya oleh seorang pria bernama Hardes.

Dalam kejadian tersebut, korban mengalami pukulan keras di bagian rahang hingga menyebabkan rahangnya bergeser dari posisi semula.

Rekan korban berinisial K mengatakan, setelah melakukan pemukulan, pelaku langsung pulang menuju rumahnya yang berada di belakang Mall Nipah.

Beberapa personel Dishub kemudian mencoba mengikuti pelaku untuk meminta penjelasan atas tindakan penganiayaan tersebut.

BACA JUGA :  Dari Putus Cinta ke Jalur Hukum, ND Laporkan RP ke Polsek Mamajang

“Tujuannya hanya ingin menanyakan kenapa rekan kami tiba-tiba dianiaya,” ujar K.

Namun sebelum sampai di rumah pelaku, mereka justru dihalau menggunakan sebuah besi panjang.

Karena situasi dinilai berbahaya, personel Dishub tersebut memilih mundur dan langsung menuju Polsek Panakkukang untuk melaporkan kejadian tersebut.

Mendapat laporan tersebut, dua anggota Polsek Panakkukang langsung mendatangi rumah pelaku. Namun saat tiba di lokasi, pelaku sudah tidak berada di tempat.

Sementara itu, Kabid TPAI Dishub Kota Makassar, Irwan, saat dikonfirmasi media pada Minggu (8/3/2026), membenarkan adanya insiden penganiayaan terhadap personel Dishub tersebut.

BACA JUGA :  Sudah Ada LP dan Surat Tangkap, Polisi Tak Juga Menangkap Pelaku Penganiayaan

Menurut Irwan, peristiwa itu terjadi saat tim Bidang TPAI Dishub Makassar sedang melakukan penindakan berupa penggembokan kendaraan di sejumlah titik.

“Pelaku ini sebelumnya memang sering mengamuk dan mengejar personel saat dilakukan penertiban di beberapa lokasi,” kata Irwan.

Ia juga mengungkapkan bahwa pelaku pernah mengancam petugas saat tim Dishub melakukan penindakan di ujung Jalan A.P. Pettarani beberapa waktu lalu.

Bahkan, dalam sebuah video yang beredar, pelaku sempat melontarkan ancaman kepada petugas Dishub.

“Saya Hardes, mudah-mudahan kita tidak ketemu di Urip Sumoharjo,” ujar pelaku dalam video tersebut.

BACA JUGA :  Makassar Menbara, Massa Bakar DPRD, Pegawai Terjebak, Tiga Nyawa Melayang

Irwan menambahkan, ancaman tersebut kemudian terbukti pada Jumat (6/3/2026) ketika pelaku tiba-tiba mendatangi personel Dishub yang sedang bertugas mengatur lalu lintas di Jalan Urip Sumoharjo, tepatnya di depan AAS Building, dan langsung melakukan penganiayaan.

Setelah polisi dari Polsek Panakkukang tidak menemukan pelaku di rumahnya, sejumlah personel Dishub berupaya mencari keberadaan pelaku berdasarkan informasi dari warga.

“Sesuai informasi dari warga, pelaku akhirnya ditemukan bersembunyi di sungai. Beberapa personel Dishub kemudian mengamankannya dan membawanya menggunakan mobil ke Polrestabes Makassar,” tutupnya Irwan.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Judi Balap Liar Digerebek di Gowa, Motor Racing dan Uang Rp9,1 Juta Disita
Kasus Arisan Online Memanas, Polisi Buru Terlapor yang Diduga Kabur
Dalih Ditolak Istri, Ayah di Kendari Jadikan Anak Kandung Sasaran Nafsu
Mobil Mewah Disita, Tersangka Tetap Bebas, Penanganan Kasus HL Dipertanyakan
Berawal dari Dendam Lama, Pria di Makassar Bunuh Rekannya Pakai Batu dan Cangkul
Dugaan Aborsi 2021 di Gowa Kembali Terbongkar, ASN Berinisial HA Dilaporkan ke Polisi
Aksi Bejat Buruh Harian di Makassar Terbongkar, Klien Ditodong dan Dicabuli di Rumah
Penggeledahan Disdik Sulsel, Kejati Kejar Bukti Dugaan Korupsi Rp13 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:21 WITA

Judi Balap Liar Digerebek di Gowa, Motor Racing dan Uang Rp9,1 Juta Disita

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:11 WITA

Kasus Arisan Online Memanas, Polisi Buru Terlapor yang Diduga Kabur

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:55 WITA

Dalih Ditolak Istri, Ayah di Kendari Jadikan Anak Kandung Sasaran Nafsu

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:57 WITA

Mobil Mewah Disita, Tersangka Tetap Bebas, Penanganan Kasus HL Dipertanyakan

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:06 WITA

Berawal dari Dendam Lama, Pria di Makassar Bunuh Rekannya Pakai Batu dan Cangkul

Berita Terbaru