Korupsi dan ‘Penggelapan’ di PDAM Jeneponto, Polisi Mandul, Rakyat Dibohongi!

Rabu, 30 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Unjuk Rasa AMPH di Depan Kajati

Aksi Unjuk Rasa AMPH di Depan Kajati

Gedor.id- Aroma busuk korupsi kembali menyeruak dari tubuh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Jeneponto. Rabu (30/7/2025)

Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum (AMPH) Sulawesi Selatan membeberkan hasil investigasi yang mengungkap dua nama besar terlibat dalam dugaan penipuan, penggelapan, dan korupsi bernilai fantastis.

Dua figur yang disebut dalam temuan AMPH adalah Irwan Rajab, mantan Kepala Instalasi Kota Kecamatan (IKK) Bontojai, serta Junaedi S.E, Direktur PDAM Jeneponto.

Irwan diduga menggelapkan dana senilai Rp200 juta, sementara Junaedi terlibat dalam dugaan korupsi sebesar Rp5 miliar selama masa jabatannya sejak 2019 hingga 2024.

BACA JUGA :  Sengketa Panas Berujung Penjara, HMA Jadi Pihak yang Paling Terhimpit

Lebih mencengangkan, meski sempat dijatuhi sanksi skorsing oleh Pelaksana Tugas (PLT) sebelumnya, Irwan Rajab justru kembali diaktifkan sebagai pegawai aktif oleh Junaedi—yang disebut memiliki hubungan kekerabatan dengannya. Tindakan ini menuai sorotan tajam dari publik.

“Ini bukan sekadar nepotisme, tapi sudah masuk pada dugaan pembiaran kejahatan,” tegas Rere, Jenderal Lapangan AMPH Sulsel.

AMPH menilai pihak kepolisian, khususnya Polres Jeneponto, terkesan tidak serius menangani kasus ini.

Laporan yang sudah dilimpahkan dari Ditreskrimsus Polda Sulsel pun hingga kini belum menunjukkan progres yang berarti.

Atas dasar itu, AMPH menyampaikan tiga tuntutan keras dalam aksi unjuk rasa mereka:

BACA JUGA :  Diduga Ilegal, Tambang Galian C di Jeneponto Tetap Beroperasi Dekat Kantor Desa

1. Meminta Kapolda Sulawesi Selatan untuk Mendesak Kapolres Jeneponto untuk mempercepat perkara Saudara Irwan Rajab dan Direktur PDAM Jeneponto yang sampai saat ini belum ada Kejelasan.

2. Meminta Kepada Kapolres Jeneponto untuk Mendesak Unit Tipikor segera menahan saudara Irwan Rajab yang telah melakukan penipuan dan pemalsuan kwitansi dan rekening palsu, yang saat ini masih berkeliaran dan Kembali aktif menjadi pegawai PDAM.

3. Meminta Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan untuk memanggil dan memeriksa Saudara Junaedi S.E selaku Direktur PDAM Jenenponto atas Dugaan Tindak Pidana Korupsi sebesar Rp. 5.000.000.000.

BACA JUGA :  Pemerintah Diduga Lindungi Korupsi Kapal Phinisi, BPK dan Kejati Diam Seribu Bahasa!

4. Tegakkan Supremasi Hukum di Tubuh Polres Jeneponto.

“Kalau institusi kepolisian di daerah tidak mampu membersihkan kasus-kasus semacam ini, maka rakyat berhak curiga bahwa hukum hanya tajam ke bawah, tumpul ke atas,” tutup Rere.

AMPH berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga para terduga pelaku diadili dan uang negara kembali ke tangan rakyat.

Sampai berita ini dipublikasi pihak terkait belum bisa di temui.

(Bersambung)

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Aktivitas Tambang di Tanralili Bikin Resah, Warga Minta Pemerintah Jangan Tutup Mata
Diduga Tersinggung Soal Antrean, Pria di Maros Nekat Cekik Kerabat Media
Pemerintah Desa Diminta Tegas Sikapi Dugaan Rangkap Jabatan Anggota BPD
BBM Solar Diduga Ditimbun, SAMATA Desak Polda Sulsel Ambil Alih Kasus di Takalar
BBM Subsidi untuk Rakyat Diduga Disabotase, Koalisi Pemuda Desak Audit Berdarah
Mafia Narkoba Diduga Main Mata dengan Aparat, Terdakwa Dijadikan Tumbal di PN Makassar
Jeriken Solar Menumpuk, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Takalar Kini Jadi Sorotan Panas
Truk Hilir Mudik, Debu Beterbangan, Tambang Diduga Ilegal di Maros Dikeluhkan

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:12 WITA

Aktivitas Tambang di Tanralili Bikin Resah, Warga Minta Pemerintah Jangan Tutup Mata

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:46 WITA

Diduga Tersinggung Soal Antrean, Pria di Maros Nekat Cekik Kerabat Media

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:10 WITA

Pemerintah Desa Diminta Tegas Sikapi Dugaan Rangkap Jabatan Anggota BPD

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:39 WITA

BBM Solar Diduga Ditimbun, SAMATA Desak Polda Sulsel Ambil Alih Kasus di Takalar

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:54 WITA

BBM Subsidi untuk Rakyat Diduga Disabotase, Koalisi Pemuda Desak Audit Berdarah

Berita Terbaru

Surat Keterangan Kepemilikan Tanah

Daerah

Sidang PMH Lahan di Takalar Ungkap Dugaan SKKT Bermasalah

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:27 WITA