Tebar Ancaman Kesehatan, Kosmetik ‘Ilegal’ di Bone Diduga Dibekingi Oknum

Selasa, 8 Juli 2025 - 14:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat Memasukkan Surat audiensi kepada Kapolres Bone

Saat Memasukkan Surat audiensi kepada Kapolres Bone

Gedor.id- Penggiat sosial Arman Rahim resmi mengambil langkah tegas menyikapi maraknya peredaran kosmetik ilegal di Kabupaten Bone. Selasa (8/7/2025)

Arman mengajukan surat permohonan audiensi kepada Kapolres Bone, AKBP Soegeng, guna membahas penindakan terhadap pelaku sekaligus mengungkap dugaan keterlibatan oknum dalam bisnis haram tersebut.

Dalam suratnya, Arman meminta kesempatan untuk memaparkan data investigatif yang dikumpulkannya selama beberapa bulan terakhir.

Ia menyebut peredaran kosmetik tanpa izin di Bone sudah memasuki fase mengkhawatirkan, bahkan mengarah pada bentuk kejahatan terorganisir.

BACA JUGA :  Arogan! Pemilik MJB Skincare Hina Penegak Hukum Usai Digerebek BPOM

“Kami tidak bisa lagi hanya bersuara di media sosial. Sudah waktunya persoalan ini dibawa ke forum resmi,” tegas Arman.

Surat tersebut disertai bukti awal berupa dokumentasi promosi kosmetik ilegal di media sosial, tangkapan layar transaksi daring, serta foto produk tanpa label resmi yang beredar luas di pasaran.

“Kami berharap Polres Bone tidak hanya menerima laporan, tapi juga mengambil langkah nyata. Jika dibiarkan, ini bisa menjadi bom waktu bagi kesehatan masyarakat,” sambungnya.

BACA JUGA :  Proyek Mangkrak Dua Tahun, Siapa Melindungi Penyedia Bola Soba?

Arman juga menyatakan kesiapannya menyerahkan nama-nama terduga pelaku distribusi serta oknum yang diduga membekingi peredaran kosmetik berbahaya, bila audiensi mendapat respons dari pihak kepolisian.

Sebelumnya, penggunaan kosmetik tanpa izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah lama menjadi perhatian.

Selain melanggar hukum, produk-produk tersebut diracik secara asal-asalan tanpa standar medis maupun pengawasan laboratorium yang layak, sehingga membahayakan keselamatan konsumen.

BACA JUGA :  BPOM Sudah Perintahkan Musnah, SW Glow’s Hijau Putih Masih Berkeliaran

Arman berharap, audiensi ini bisa menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan peredaran kosmetik ilegal di Bone dan mendorong aparat untuk bertindak tegas, bukan sekadar mencatat laporan.

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

AKBP Andi Sofyan Pimpin Polres Kolaka Utara, Publik Tagih Gebrakan Lawan Narkoba
Sudah Diminta Berhenti, Aktivitas Penimbunan di Takalar Kini Didesak Diperiksa Polisi
Redam Konflik Warga, Polsek Bone-Bone dan DPRD Luwu Utara Tempuh Jalur Musyawarah
“Jangan Hukum Rakyat!” Heriansa Desak Oknum Penyalahguna BBM Ditindak Tegas
Tak Lagi Diam! Aliansi Rakyat Takalar Bongkar Empat Persoalan yang Menghimpit Warga
Anak Enggan Sekolah Usai Dugaan Bullying, DPRD Takalar Soroti Penanganan Sekolah
Mediasi Tak Puaskan Keluarga, Orangtua Siswi SD di Takalar Ancam Lapor Polisi
Fungsi Pengawasan DPRD Luwu Disorot, PETI Diduga Rusak Alam

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:13 WITA

AKBP Andi Sofyan Pimpin Polres Kolaka Utara, Publik Tagih Gebrakan Lawan Narkoba

Selasa, 15 September 2026 - 16:41 WITA

Sudah Diminta Berhenti, Aktivitas Penimbunan di Takalar Kini Didesak Diperiksa Polisi

Senin, 14 September 2026 - 12:53 WITA

Redam Konflik Warga, Polsek Bone-Bone dan DPRD Luwu Utara Tempuh Jalur Musyawarah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:26 WITA

“Jangan Hukum Rakyat!” Heriansa Desak Oknum Penyalahguna BBM Ditindak Tegas

Sabtu, 12 September 2026 - 10:29 WITA

Tak Lagi Diam! Aliansi Rakyat Takalar Bongkar Empat Persoalan yang Menghimpit Warga

Berita Terbaru

Ilustrasi Napi Lapas Takalar Ditemukan Tewas Tergantung di Dalam Toilet (Visual AI)

Peristiwa

Diduga Gantung Diri, Napi Lapas Takalar Tewas di Blok Hunian

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:37 WITA