Narkoba Bikin Karier Hancur, Aipda RS Dipecat dari Polres Bone

Tojeng

Selasa, 17 Juni 2025 - 19:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Bone saat Upacara

Kapolres Bone saat Upacara

Gedor.id– Seorang anggota Polres Bone, Aipda RS, harus menanggalkan seragam kebanggaannya setelah terbukti terlibat dalam kasus narkoba.

Polisi yang sebelumnya bertugas di Polsek Tonra itu resmi dipecat melalui upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), Selasa (17/6/2025).

Upacara pemecatan berlangsung di halaman Mapolres Bone dan dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Sugeng Setio Budhi.

BACA JUGA :  Korsleting Listrik Picu Kebakaran di Tallo, Balita dan Nenek Jadi Korban

Tanpa kehadiran Aipda RS, hanya foto dirinya yang berdiri di depan barisan simbol kejatuhan seorang Bhayangkara.

“PTDH ini diberikan karena yang bersangkutan terbukti secara sah dan meyakinkan menyalahgunakan narkoba,” tegas Sugeng di hadapan wartawan.

Keputusan ini mengacu pada Keputusan Kapolda Sulsel Nomor: Kep/316/V/2025. Kapolres menegaskan, tindakan tegas ini adalah bentuk komitmen institusi untuk bersih-bersih dari oknum bermasalah.

BACA JUGA :  Empat Rumah Panggung di Bima Ludes Terbakar, Diduga Akibat Kebocoran Gas

“Narkoba adalah musuh negara, musuh masyarakat, dan harus jadi musuh kita bersama. Keterlibatan anggota Polri dalam narkoba adalah bentuk penghianatan terhadap institusi, pelanggaran sumpah jabatan, dan mencoreng kehormatan Bhayangkara,” katanya tajam.

Sugeng juga memperingatkan seluruh personel bahwa tak ada ruang bagi pelanggar hukum di tubuh Polri.

“Sekali melanggar, tak ada ampun. Hukum dan disiplin akan ditegakkan tanpa pandang bulu. Ini bukti keseriusan Polres Bone dalam memerangi narkoba—tak peduli pangkat atau jabatan,” tutupnya.

BACA JUGA :  Dituding Terima Setoran Bandar Narkoba, Satresnarkoba Polres Gowa Beri Klarifikasi Tegas

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Dulu Minimarket Gowa Seolah Kebal, Kini Kasusnya Terseret Perkara Bupati
60 Pucuk Senjata Diserahkan, Wakapolres Luwu Utara Apresiasi Komitmen Warga
AKBP Andi Sofyan Pimpin Polres Kolaka Utara, Publik Tagih Gebrakan Lawan Narkoba
Sudah Diminta Berhenti, Aktivitas Penimbunan di Takalar Kini Didesak Diperiksa Polisi
Redam Konflik Warga, Polsek Bone-Bone dan DPRD Luwu Utara Tempuh Jalur Musyawarah
“Jangan Hukum Rakyat!” Heriansa Desak Oknum Penyalahguna BBM Ditindak Tegas
Tak Lagi Diam! Aliansi Rakyat Takalar Bongkar Empat Persoalan yang Menghimpit Warga
Anak Enggan Sekolah Usai Dugaan Bullying, DPRD Takalar Soroti Penanganan Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 14:04 WITA

Dulu Minimarket Gowa Seolah Kebal, Kini Kasusnya Terseret Perkara Bupati

Kamis, 24 September 2026 - 21:16 WITA

60 Pucuk Senjata Diserahkan, Wakapolres Luwu Utara Apresiasi Komitmen Warga

Kamis, 17 September 2026 - 15:13 WITA

AKBP Andi Sofyan Pimpin Polres Kolaka Utara, Publik Tagih Gebrakan Lawan Narkoba

Selasa, 15 September 2026 - 16:41 WITA

Sudah Diminta Berhenti, Aktivitas Penimbunan di Takalar Kini Didesak Diperiksa Polisi

Senin, 14 September 2026 - 12:53 WITA

Redam Konflik Warga, Polsek Bone-Bone dan DPRD Luwu Utara Tempuh Jalur Musyawarah

Berita Terbaru

Rais saat di tangkap di takalar

Hukum dan Kriminal

Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar

Senin, 28 Sep 2026 - 20:45 WITA