Pemda Bicara Tegas, Tapi Dapur Tak Tertib Tetap Jalan

Tojeng

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HMI Cabang Takalar Saat melakukan Aksi di Kejaksaan

HMI Cabang Takalar Saat melakukan Aksi di Kejaksaan

Gedor.id– Pemerintah daerah (Pemda) Takalar sebelumnya telah memanggil para kepala SPPG dan memberikan ultimatum agar segera membenahi kelengkapan administrasi serta sarana wajib bagi dapur MBG.

Selama bulan Ramadan, para pengelola diberikan waktu untuk melakukan pembenahan.

Pemda juga menyampaikan bahwa setelah Lebaran akan dilakukan evaluasi ulang terhadap kelayakan masing-masing SPPG, termasuk terkait kelengkapan administrasi dan standar operasional dapur.

BACA JUGA :  Pemerintah Diduga Lindungi Korupsi Kapal Phinisi, BPK dan Kejati Diam Seribu Bahasa!

Ketua HMI Cabang Takalar, Aditya, menilai pemerintah daerah perlu konsisten terhadap ultimatum yang telah disampaikan. Ia menegaskan, aturan yang telah dibuat seharusnya ditegakkan tanpa pengecualian.

“Jika aturan dibuat untuk dipatuhi, maka penegakannya juga harus berlaku untuk semua. Masyarakat menunggu tindakan nyata dari pemerintah daerah,” ujarnya. Sabtu (28/3/2026)

Menurut Aditya, ketegasan pemerintah daerah akan menjadi tolok ukur dalam menegakkan aturan, khususnya terhadap dapur MBG yang dinilai belum tertib secara administrasi.

BACA JUGA :  CLAT Kepung Kejati Sulsel, Hukum Tumpul, Korupsi Dibiarkan Hidup

Ia juga menyebut, langkah penutupan sementara terhadap dapur yang belum memenuhi persyaratan administrasi dapat menjadi solusi, selama dilakukan secara adil dan tidak tebang pilih.

“Penutupan sementara bukan semata-mata hukuman, melainkan langkah korektif agar pengelola dapat kembali memenuhi aturan yang berlaku,” katanya.

Di sisi lain, Aditya meminta pemerintah daerah tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga memberikan pembinaan yang jelas kepada pengelola dapur yang belum memenuhi persyaratan.

BACA JUGA :  Kasat Lantas Takalar Didesak Tertibkan Truk Tebu Bermuatan Berlebih

Menurutnya, masyarakat tidak hanya menunggu ketegasan, tetapi juga transparansi dalam proses evaluasi yang akan dilakukan pemerintah daerah setelah Lebaran.

Sampai berita ini dipublikasikan pihak terkai belum bisa di temui.

bersambung..

Editor : Darwis

Berita Terkait

Janji Manis Pangkalan Gas Berujung Petaka, Uang Puluhan Juta Melayang!
Akses Jalan Terbatas Tak Jadi Penghalang, Camat Burau Temui Warga Terpencil
270 Jenazah Dilaporkan Jadi Abu Akibat Karhutla di Toraja Utara
Andi Abdul Hakim Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik, Minta Polres Bulukumba Bertindak
Aspirasi Warga Terjawab, DPRD, Dishub dan Jajaran Polri Kawal Pemasangan PJU di Tana Lili
Dua Mobil Cuma Janji? Petani Wajo Kehilangan Rp25,4 Juta, Andi Aso Belum Ditemukan
HIPERMATA UNM Buka Babak Baru Kepemimpinan, Fokus pada Kaderisasi dan Pengabdian
Cegah Tumpang Tindih Administrasi, Gilireng dan Maniangpajo Sepakati Batas Wilayah

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:23 WITA

Janji Manis Pangkalan Gas Berujung Petaka, Uang Puluhan Juta Melayang!

Senin, 2 November 2026 - 15:51 WITA

Akses Jalan Terbatas Tak Jadi Penghalang, Camat Burau Temui Warga Terpencil

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:12 WITA

270 Jenazah Dilaporkan Jadi Abu Akibat Karhutla di Toraja Utara

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Andi Abdul Hakim Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik, Minta Polres Bulukumba Bertindak

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:54 WITA

Aspirasi Warga Terjawab, DPRD, Dishub dan Jajaran Polri Kawal Pemasangan PJU di Tana Lili

Berita Terbaru

Laporan Polisi

Hukum dan Kriminal

Rumah Tak Lagi Aman! Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga di Wajo

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:44 WITA