Dikeluhkan Pengguna, Layanan Top Up e-Money di Tol Makassar Dinilai Tak Ramah

Tojeng

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Layanan pengisian saldo kartu elektronik (e-money) di ruas Tol Makassar

Layanan pengisian saldo kartu elektronik (e-money) di ruas Tol Makassar

Gedor.id– Layanan pengisian saldo kartu elektronik (e-money) di ruas Tol Makassar kembali dikeluhkan pengguna jalan.

Fasilitas yang diharapkan memudahkan transaksi tersebut dinilai belum sepenuhnya memberikan pelayanan yang profesional dan ramah.

Keluhan itu disampaikan salah seorang pengguna jalan, Supahrin, terkait pengalamannya saat melakukan pengisian saldo di jalur Makassar menuju Bandara, Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.

Menurutnya, ia telah mengikuti prosedur pengisian dengan memasukkan kartu dan uang ke dalam slot loket. Namun, respons petugas dinilai kurang bersahabat.

BACA JUGA :  2 Bulan Tanpa SP2HP, Kasus ITE Libatkan Oknum Bank Mandiri Diduga Jalan di Tempat

“Saya sudah antre dan mengikuti aturan, tapi cara penyampaian petugas terkesan kasar,” ujarnya.

Supahrin mengungkapkan, saat itu terdapat dua petugas di dalam loket. Salah satu petugas disebut memberikan teguran dengan nada tinggi ketika antrean mulai memanjang, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna.

Ia menilai, petugas seharusnya dapat memberikan arahan dengan lebih sopan mengingat layanan tersebut merupakan bagian dari pelayanan publik.

BACA JUGA :  Kasus Data Nasabah Mandiri Mandek di Lidik, GMMSH Desak Polda Sulsel Naikkan ke Sidik

Selain itu, ia juga mempertanyakan penjelasan petugas terkait gangguan jaringan.

Saat gilirannya tiba, petugas menyampaikan bahwa jaringan Bank Mandiri sedang bermasalah dan mengarahkan dirinya ke lokasi pengisian lain.

“Padahal sebelumnya saya pernah melakukan top up di lokasi yang sama tanpa kendala. Tiba-tiba disebut jaringan bermasalah, itu yang membuat saya bingung,” katanya.

Supahrin juga membandingkan pengalamannya dengan penggunaan kartu dari bank lain yang menurutnya justru lebih sering mengalami gangguan.

BACA JUGA :  Kasus Nasabah di Makassar Memanas, OJK, Kementerian dan Presiden Didesak Intervensi

Akibat kejadian tersebut, ia memilih meninggalkan lokasi dan beralih menggunakan layanan digital melalui aplikasi perbankan.

“Sekarang lebih praktis lewat aplikasi, lebih cepat dan tidak perlu antre,” tuturnya.

Ia berharap pihak pengelola Tol Makassar dapat melakukan evaluasi terhadap kinerja petugas, khususnya dalam aspek pelayanan kepada pengguna jalan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola terkait keluhan tersebut.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar
Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan
Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’
Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban
BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros
2 Pelangsir Disikat, Operator SPBU Belum Terseret, Polres Parepare Pilih Kasus?
Dana Sudah Masuk, Rumah Tak Kunjung Berdiri, PT Mustika DBL Property Didesak Bertanggung Jawab
Makanan MBG Disebut Pernah Dihinggapi Kecoa, SPPG Kalabbirang 1 Diminta Diperiksa

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:27 WITA

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar

Sabtu, 26 September 2026 - 18:37 WITA

Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan

Jumat, 25 September 2026 - 23:00 WITA

Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’

Jumat, 25 September 2026 - 01:04 WITA

Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban

Minggu, 20 September 2026 - 16:57 WITA

BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros

Berita Terbaru

Rais saat di tangkap di takalar

Hukum dan Kriminal

Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar

Senin, 28 Sep 2026 - 20:45 WITA