Dikeluhkan Pengguna, Layanan Top Up e-Money di Tol Makassar Dinilai Tak Ramah

Selasa, 17 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Layanan pengisian saldo kartu elektronik (e-money) di ruas Tol Makassar

Layanan pengisian saldo kartu elektronik (e-money) di ruas Tol Makassar

Gedor.id– Layanan pengisian saldo kartu elektronik (e-money) di ruas Tol Makassar kembali dikeluhkan pengguna jalan.

Fasilitas yang diharapkan memudahkan transaksi tersebut dinilai belum sepenuhnya memberikan pelayanan yang profesional dan ramah.

Keluhan itu disampaikan salah seorang pengguna jalan, Supahrin, terkait pengalamannya saat melakukan pengisian saldo di jalur Makassar menuju Bandara, Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.

Menurutnya, ia telah mengikuti prosedur pengisian dengan memasukkan kartu dan uang ke dalam slot loket. Namun, respons petugas dinilai kurang bersahabat.

BACA JUGA :  Gugatan Fantastis Rp500 Miliar, Wandy Tuntut Bank Mandiri atas Manipulasi Data

“Saya sudah antre dan mengikuti aturan, tapi cara penyampaian petugas terkesan kasar,” ujarnya.

Supahrin mengungkapkan, saat itu terdapat dua petugas di dalam loket. Salah satu petugas disebut memberikan teguran dengan nada tinggi ketika antrean mulai memanjang, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna.

Ia menilai, petugas seharusnya dapat memberikan arahan dengan lebih sopan mengingat layanan tersebut merupakan bagian dari pelayanan publik.

BACA JUGA :  Ramai Kritik Pelayanan BBM Subsidi, Gunawan: “Kami Tetap Layani Semua”

Selain itu, ia juga mempertanyakan penjelasan petugas terkait gangguan jaringan.

Saat gilirannya tiba, petugas menyampaikan bahwa jaringan Bank Mandiri sedang bermasalah dan mengarahkan dirinya ke lokasi pengisian lain.

“Padahal sebelumnya saya pernah melakukan top up di lokasi yang sama tanpa kendala. Tiba-tiba disebut jaringan bermasalah, itu yang membuat saya bingung,” katanya.

Supahrin juga membandingkan pengalamannya dengan penggunaan kartu dari bank lain yang menurutnya justru lebih sering mengalami gangguan.

BACA JUGA :  GMMSH Siapkan RDP dan Laporan Polisi, Kasus Nasabah Bank Mandiri Memanas

Akibat kejadian tersebut, ia memilih meninggalkan lokasi dan beralih menggunakan layanan digital melalui aplikasi perbankan.

“Sekarang lebih praktis lewat aplikasi, lebih cepat dan tidak perlu antre,” tuturnya.

Ia berharap pihak pengelola Tol Makassar dapat melakukan evaluasi terhadap kinerja petugas, khususnya dalam aspek pelayanan kepada pengguna jalan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola terkait keluhan tersebut.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Tambang Diduga Beroperasi Bebas, PRI Desak Polisi Periksa Izin dan Pengelola
Mutu Produk hingga Dokumen Lingkungan Dipertanyakan, Pabrik Paving Block Diminta Diinvestigasi
Empat Kontraktor Dilaporkan, Dugaan Penyimpangan Proyek Sawah Bone Mengemuka
Diduga Pelangsir Solar Subsidi Beraksi Bebas di SPBU 74.919.03 Larompong, Aparat Dimana?
Gudang Misterius di Gowa Diduga Simpan Solar Subsidi, Legalitas Dipertanyakan
Warga Terancam Debu Industri? Pabrik Paving Block Parangtambung Jadi Sorotan
Isu WhatsApp Beredar Luas, Publik Desak Kabid PSP Hentikan Spekulasi dengan Klarifikasi
Solar Subsidi Diduga Mengendap di Gudang, Aparat Diminta Selidiki Lokasi di Gowa

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:44 WITA

Tambang Diduga Beroperasi Bebas, PRI Desak Polisi Periksa Izin dan Pengelola

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:14 WITA

Mutu Produk hingga Dokumen Lingkungan Dipertanyakan, Pabrik Paving Block Diminta Diinvestigasi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:33 WITA

Empat Kontraktor Dilaporkan, Dugaan Penyimpangan Proyek Sawah Bone Mengemuka

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:35 WITA

Diduga Pelangsir Solar Subsidi Beraksi Bebas di SPBU 74.919.03 Larompong, Aparat Dimana?

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:54 WITA

Gudang Misterius di Gowa Diduga Simpan Solar Subsidi, Legalitas Dipertanyakan

Berita Terbaru