Samsat Makassar 1 Diduga Jadi Neraka Antrean, Warga: Kayak Disuruh Lari Estafet!

Tojeng

Jumat, 31 Oktober 2025 - 17:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga yang berdesak desakan di loket pembayaran

Warga yang berdesak desakan di loket pembayaran

Gedor.id– Pelayanan di Kantor Samsat (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap) Makassar 1, Sulawesi Selatan, menuai banyak keluhan dari warga.

Mereka menilai proses pembayaran pajak kendaraan masih lambat dan berbelit-belit, dengan terlalu banyak loket yang harus dilalui.

Keluhan serupa terdengar dari hampir semua wajib pajak yang datang ke kantor Samsat di Jalan AP Pettarani, Makassar.

Banyak di antara mereka harus bolak-balik dari satu loket ke loket lainnya hanya untuk menyelesaikan satu urusan pajak.

BACA JUGA :  Appi Janji Hidupkan Kembali Makassar Arts Forum: “Pemkot Siap Support Penuh”

“Sangat berbelit-belit sekali caranya. Kita harus menyerahkan berkas dari loket satu ke loket lain, padahal loketnya berdampingan. Harusnya bisa langsung dioper saja ke staf sebelah,” keluh Fadly (32), salah satu warga yang ditemui pada Jumat (31/10/2025) siang.

Fadly juga menyoroti proses yang terlalu panjang, ditambah minimnya fasilitas ruang tunggu.

Ia menyebut warga terpaksa berdiri karena kursi terbatas, sementara panggilan dari petugas tak terdengar jelas karena hanya menggunakan mikrofon seadanya.

BACA JUGA :  Pengakuan Mengejutkan Terduga Pelaku Kasus Wanita Selayar, Tapi Status Hukum Masih Menggantung

“Tidak ada nomor antrean, jadi kita harus berdiri dekat loket supaya dengar panggilan. Kursi juga sudah penuh, dan mereka cuma pakai mic karaoke — suaranya kecil, orang tidak dengar,” sambungnya.

Lebih lanjut, Fadly mengaku kecewa karena sempat diperlakukan tidak ramah oleh salah satu staf saat hendak membayar pajak.

“Kami datang mau bayar pajak, tapi malah dilayani dengan sikap arogan. Harusnya pelayanan publik itu ramah dan efisien,” ujarnya.

BACA JUGA :  Polisi Gagalkan Penjualan Bocah, Harga Tembus Rp 80 Juta di Jambi

Keluhan serupa datang dari Angkasi (67), warga lanjut usia yang juga mengurus pajak kendaraan.

Ia mengaku kelelahan karena harus berpindah-pindah loket untuk satu urusan yang seharusnya bisa diselesaikan di satu tempat.

“Saya sudah tua, tapi tetap disuruh bolak-balik dari satu loket ke loket lain. Padahal loketnya cuma bersebelahan,” keluhnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kanit Regident Samsat Makassar 1 belum memberikan tanggapan terkait keluhan warga tersebut.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?
Jangan-Jangan Sidak Hanya Formalitas, Aktivitas Kalabbirang Tetap Menggeliat
Pelatihan PTK Smart School Disorot, Biaya Penginapan Peserta Capai Ratusan Juta?
Satu per Satu Oknum LSM Datang ke Tambang Gowa, Penambang Diduga Jadi Sasaran
Bangun Pasar, Buang Anggaran? Rp1,1 Miliar Berujung Bangunan Mangkrak
Dugaan Penggunaan Material Ilegal di Proyek Jalan Lutra, Kinerja PPK dan DPRD Dipertanyakan
Tambang Panaikang Tak Kunjung Berhenti, Publik Mulai Bertanya: Siapa yang Membentengi?
Material Timbunan Dipersoalkan, PT Tri Star Mandiri Diminta Patuh Spesifikasi Kontrak

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:23 WITA

Peserta Bebas Pulang, Grand Imawan Tetap Disorot, Uang Penginapan dari Mana?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:50 WITA

Jangan-Jangan Sidak Hanya Formalitas, Aktivitas Kalabbirang Tetap Menggeliat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:25 WITA

Satu per Satu Oknum LSM Datang ke Tambang Gowa, Penambang Diduga Jadi Sasaran

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:18 WITA

Bangun Pasar, Buang Anggaran? Rp1,1 Miliar Berujung Bangunan Mangkrak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:52 WITA

Dugaan Penggunaan Material Ilegal di Proyek Jalan Lutra, Kinerja PPK dan DPRD Dipertanyakan

Berita Terbaru

serangan di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi

Internasional

Houthi Klaim Serangan di Riyadh, Trump Siapkan Keputusan Cepat

Minggu, 11 Okt 2026 - 15:58 WITA

Foto: REUTERS/Social Media

Internasional

Konflik Saudi-Houthi Memanas, Bandara Riyadh Jadi Sasaran Serangan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:06 WITA