Disdik Makassar Pastikan SPMB 2025 Berjalan Lancar Usai Gangguan Awal

Selasa, 1 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Pendidikan Kota Makassar

Kadis Pendidikan Kota Makassar

Gedor.id-Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Achi Soleman, merespons keluhan sejumlah orang tua murid terkait kendala akses pada aplikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025.

Hambatan tersebut terjadi pada hari pertama pendaftaran jalur domisili untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri.

Sejumlah orang tua mengaku kesulitan mengakses aplikasi SPMB karena sistem yang tidak stabil.

Menurut Achi, gangguan ini disebabkan oleh tingginya trafik akses secara bersamaan di jalur domisili.

BACA JUGA :  Di Balik Gudang 88, Tanah Digali, Warga Tersisih, Siapa Bekingnya?

“Selain karena padatnya trafik pendaftaran di jalur domisili SMP, hari ini juga bertepatan dengan pengumuman hasil pendaftaran jenjang SD jalur domisili. Ini memicu lonjakan akses yang menyebabkan kendala teknis,” ujar Achi, Senin (30/6/2025).

Ia menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Makassar sedang memantau situasi dan membuka kemungkinan untuk memperpanjang masa pendaftaran.

“Melihat perkembangan hari ini, kami akan mempertimbangkan untuk memperpanjang masa pendaftaran hingga 4 Juli 2025 dan memastikan sistem tetap aman dan terkendali,” tegasnya.

BACA JUGA :  Konser Musik di Mal Pipo Ricuh, Penonton Liar Picu Lemparan Botol dan Korban Luka

Pendaftaran dapat dilakukan selama 24 jam, sementara proses verifikasi dilakukan oleh tim sekolah masing-masing mulai pukul 08.00 hingga 16.00 Wita.

Mengacu pada Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025, jalur pendaftaran untuk jenjang SD meliputi jalur domisili, afirmasi, dan mutasi.

Sementara untuk jenjang SMP tersedia jalur domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi.

Sebagai bentuk layanan tambahan, Disdik Makassar juga membuka posko aduan di setiap sekolah, baik di jenjang SD maupun SMP.

BACA JUGA :  Pemerintah Diduga Lindungi Korupsi Kapal Phinisi, BPK dan Kejati Diam Seribu Bahasa!

“Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan posko aduan yang telah kami sediakan di tiap sekolah,” tambah Achi yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Makassar.

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Makin Menggila, Kursi Wali Kota Makassar Mulai Diguncang
Harga Diri Dipermalukan, Anna Tempuh Jalur Hukum Usai Dicap Penipu
Tiga Sapi Rebah di MaxOne Makassar, Daging Kurban Mengalir ke Ratusan Rumah
Polisi Nilai Unsur Pembunuhan Berencana Belum Terpenuhi, Aktivis Mahasiswa Bereaksi
Ratusan Peserta Padati MaxOne Makassar, Aksi Donor Darah Tuai Pujian
Tahanan Diduga Kendalikan Sabu dari Rutan Masamba, GKPHI Soroti Lemahnya Pengawasan
LMND Ikut Bela Polemik Rutan Masamba, GKPHI Tegaskan Kritik Berdasar Fakta
Dugaan Handphone Ilegal di Rutan Masamba Buka Tabir Jaringan Narkotika

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:46 WITA

Krisis Air Bersih Makin Menggila, Kursi Wali Kota Makassar Mulai Diguncang

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:54 WITA

Harga Diri Dipermalukan, Anna Tempuh Jalur Hukum Usai Dicap Penipu

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:27 WITA

Tiga Sapi Rebah di MaxOne Makassar, Daging Kurban Mengalir ke Ratusan Rumah

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:15 WITA

Polisi Nilai Unsur Pembunuhan Berencana Belum Terpenuhi, Aktivis Mahasiswa Bereaksi

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:08 WITA

Ratusan Peserta Padati MaxOne Makassar, Aksi Donor Darah Tuai Pujian

Berita Terbaru