Disdik Makassar Pastikan SPMB 2025 Berjalan Lancar Usai Gangguan Awal

Selasa, 1 Juli 2025 - 21:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Pendidikan Kota Makassar

Kadis Pendidikan Kota Makassar

Gedor.id-Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Achi Soleman, merespons keluhan sejumlah orang tua murid terkait kendala akses pada aplikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025.

Hambatan tersebut terjadi pada hari pertama pendaftaran jalur domisili untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri.

Sejumlah orang tua mengaku kesulitan mengakses aplikasi SPMB karena sistem yang tidak stabil.

Menurut Achi, gangguan ini disebabkan oleh tingginya trafik akses secara bersamaan di jalur domisili.

BACA JUGA :  Pasien Cuci Darah di Makassar Diduga Disuntik Obat Kadaluwarsa, Apotek Disomasi

“Selain karena padatnya trafik pendaftaran di jalur domisili SMP, hari ini juga bertepatan dengan pengumuman hasil pendaftaran jenjang SD jalur domisili. Ini memicu lonjakan akses yang menyebabkan kendala teknis,” ujar Achi, Senin (30/6/2025).

Ia menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Makassar sedang memantau situasi dan membuka kemungkinan untuk memperpanjang masa pendaftaran.

“Melihat perkembangan hari ini, kami akan mempertimbangkan untuk memperpanjang masa pendaftaran hingga 4 Juli 2025 dan memastikan sistem tetap aman dan terkendali,” tegasnya.

BACA JUGA :  Disekap di Rumah Majikan, Wanita di Makassar Jadi Korban Dugaan Pemerkosaan Berulang

Pendaftaran dapat dilakukan selama 24 jam, sementara proses verifikasi dilakukan oleh tim sekolah masing-masing mulai pukul 08.00 hingga 16.00 Wita.

Mengacu pada Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025, jalur pendaftaran untuk jenjang SD meliputi jalur domisili, afirmasi, dan mutasi.

Sementara untuk jenjang SMP tersedia jalur domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi.

Sebagai bentuk layanan tambahan, Disdik Makassar juga membuka posko aduan di setiap sekolah, baik di jenjang SD maupun SMP.

BACA JUGA :  Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi Menguat, HMI Ancam Demo Besar di Polda Sulsel

“Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan posko aduan yang telah kami sediakan di tiap sekolah,” tambah Achi yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Makassar.

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Sengkarut SD Lariang Bangi I Makin Memanas, Wali Kota Didesak Evaluasi Kadisdik
Serangan Busur Saat Pasang Spanduk, Mahasiswa UNDIPA Makassar Tempuh Jalur Hukum
Aksi Sosial Arashi Cosmetindo Bagikan 1.000 Cup Minuman Gratis untuk Warga yang Antre BBM
BBM Langka di Takalar, Gowa hingga Makassar, F-KRB Desak ESDM Investigasi Distribusi Pertamina
Wawan Nur Rewa: Polresta Gowa Harus Tangkap Owner Skincare AHA Sebelum Kabur
Kasus Jalan Beton Parepare Mandek di LHP BPK, Kejari Turun Tangan
Dua Bulan Berlalu, Laporan Dugaan Pengancaman di Biringkanaya Dipertanyakan
FORPMAHUM Desak Kejati Sulsel Telusuri Aliran Dana Tunda Tebang

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 17:38 WITA

Sengkarut SD Lariang Bangi I Makin Memanas, Wali Kota Didesak Evaluasi Kadisdik

Rabu, 16 September 2026 - 22:43 WITA

Serangan Busur Saat Pasang Spanduk, Mahasiswa UNDIPA Makassar Tempuh Jalur Hukum

Senin, 14 September 2026 - 19:24 WITA

Aksi Sosial Arashi Cosmetindo Bagikan 1.000 Cup Minuman Gratis untuk Warga yang Antre BBM

Minggu, 13 September 2026 - 22:58 WITA

BBM Langka di Takalar, Gowa hingga Makassar, F-KRB Desak ESDM Investigasi Distribusi Pertamina

Jumat, 4 September 2026 - 15:33 WITA

Wawan Nur Rewa: Polresta Gowa Harus Tangkap Owner Skincare AHA Sebelum Kabur

Berita Terbaru