Kejaksaan Didorong Periksa Jalur Distribusi Solar ke Tambang di Maros

Minggu, 17 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi -BBM Subsidi

Ilustrasi -BBM Subsidi

Gedor.id- Dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi kembali mencuat di Kabupaten Maros.

Sejumlah pihak mendesak aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan, agar segera turun tangan mengusut dugaan penggunaan solar subsidi untuk aktivitas tambang yang disebut-sebut berlindung di balik izin IUP OP (Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi) di kawasan Kaluku, Desa Punakarya. Kecamatan Tanralili

Desakan itu muncul setelah beredarnya informasi terkait kendaraan dan alat berat tambang yang diduga menggunakan solar subsidi untuk operasional.

BACA JUGA :  24 Kreator Digaji, Tapi Sepi Respons! Diskominfo Sulsel Jadi Bulan-bulanan Netizen

Padahal, sesuai ketentuan, BBM subsidi diperuntukkan bagi masyarakat kecil dan sektor tertentu, bukan untuk kegiatan industri pertambangan.

Aktivis pemerhati kebijakan publik menilai dugaan tersebut harus diusut serius karena berpotensi merugikan negara dan masyarakat.

Mereka meminta Kejaksaan memeriksa dokumen pembelian BBM, termasuk faktur dan jalur distribusi solar yang digunakan perusahaan tambang di wilayah Maros.

BACA JUGA :  Rumput Laut Takalar Jadi Rebutan, Investor Australia Siap Tanam Modal di Sektor Hilirisasi

“Kalau benar ada tambang yang menikmati solar subsidi dengan berlindung di balik IUP OP, maka ini tidak bisa dianggap sepele. Aparat harus menelusuri faktur pembelian BBM dan pihak-pihak yang terlibat,” ujar salah satu aktivis, Minggu (17/5/2026).

Selain itu, aparat penegak hukum juga diminta memeriksa SPBU maupun pihak penyalur yang diduga memasok BBM subsidi ke aktivitas tambang.

BACA JUGA :  Ratusan Juta Digelontorkan, Spesifikasi Diduga Menyimpang di SMPN 19 Sinjai

Dugaan permainan distribusi BBM subsidi disebut berpotensi melibatkan banyak pihak apabila tidak diawasi secara ketat.

Masyarakat berharap Kejaksaan bersama aparat terkait segera melakukan penyelidikan agar tidak terjadi penyalahgunaan subsidi negara untuk kepentingan bisnis industri.

Bersambung..
Editor : Darwis

Berita Terkait

11 Tahanan Melarikan Diri, FRI Minta Rantai Komando Polres Kolaka Utara Diperiksa
Tompo Sawakong Tantang APH Audit Total Pembangunan di Kawasan LP2B Takalar
Rekaman Mematikan! Dugaan Setoran Jabatan Kepala Sekolah Mengarah ke Lingkaran Elite Makassar
PRI Tantang BPN Buka Data LP2B, Jangan Ada yang Ditutup-Tutupi!
4 Bulan Tanpa Perbaikan Serius, Mobil Damkar Gowa Banyak Tak Berfungsi
Diduga Tak Tepat Sasaran, Istri Oknum Kades Disebut Masuk Penerima Bantuan Ketahanan Pangan
LSM Curiga Ada Kelalaian, Propam Diminta Periksa Penyidik Kasus Bola Soba
Drama Politik Bayangi Hak Angket Gowa, Ranah Personal Kepala Daerah Ikut Diobrak-Abrik

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 00:43 WITA

11 Tahanan Melarikan Diri, FRI Minta Rantai Komando Polres Kolaka Utara Diperiksa

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:34 WITA

Tompo Sawakong Tantang APH Audit Total Pembangunan di Kawasan LP2B Takalar

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:54 WITA

Rekaman Mematikan! Dugaan Setoran Jabatan Kepala Sekolah Mengarah ke Lingkaran Elite Makassar

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:50 WITA

4 Bulan Tanpa Perbaikan Serius, Mobil Damkar Gowa Banyak Tak Berfungsi

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:22 WITA

Diduga Tak Tepat Sasaran, Istri Oknum Kades Disebut Masuk Penerima Bantuan Ketahanan Pangan

Berita Terbaru