Kejaksaan Didorong Periksa Jalur Distribusi Solar ke Tambang di Maros

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi -BBM Subsidi

Ilustrasi -BBM Subsidi

Gedor.id- Dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi kembali mencuat di Kabupaten Maros.

Sejumlah pihak mendesak aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan, agar segera turun tangan mengusut dugaan penggunaan solar subsidi untuk aktivitas tambang yang disebut-sebut berlindung di balik izin IUP OP (Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi) di kawasan Kaluku, Desa Punakarya. Kecamatan Tanralili

Desakan itu muncul setelah beredarnya informasi terkait kendaraan dan alat berat tambang yang diduga menggunakan solar subsidi untuk operasional.

BACA JUGA :  Penimbunan di Galesong Utara Diduga Ilegal, Asal Timbunan Tak Jelas, DLH Hanya Diam

Padahal, sesuai ketentuan, BBM subsidi diperuntukkan bagi masyarakat kecil dan sektor tertentu, bukan untuk kegiatan industri pertambangan.

Aktivis pemerhati kebijakan publik menilai dugaan tersebut harus diusut serius karena berpotensi merugikan negara dan masyarakat.

Mereka meminta Kejaksaan memeriksa dokumen pembelian BBM, termasuk faktur dan jalur distribusi solar yang digunakan perusahaan tambang di wilayah Maros.

BACA JUGA :  Baru Digarap, Jalan APBN Rp7,6 Miliar di Barru Sudah Hancur

“Kalau benar ada tambang yang menikmati solar subsidi dengan berlindung di balik IUP OP, maka ini tidak bisa dianggap sepele. Aparat harus menelusuri faktur pembelian BBM dan pihak-pihak yang terlibat,” ujar salah satu aktivis, Minggu (17/5/2026).

Selain itu, aparat penegak hukum juga diminta memeriksa SPBU maupun pihak penyalur yang diduga memasok BBM subsidi ke aktivitas tambang.

BACA JUGA :  BBM Subsidi Diduga Disalahgunakan, Petani Jadi Korban! Pertamina Diminta Bertindak

Dugaan permainan distribusi BBM subsidi disebut berpotensi melibatkan banyak pihak apabila tidak diawasi secara ketat.

Masyarakat berharap Kejaksaan bersama aparat terkait segera melakukan penyelidikan agar tidak terjadi penyalahgunaan subsidi negara untuk kepentingan bisnis industri.

Bersambung..
Editor : Darwis

Berita Terkait

P2SP Revitalisasi Sekolah Takalar Disorot Tajam, Siapa yang Menentukan?
Rp267 Juta Pengadaan Paskibraka Takalar Disorot, Penyedia Masuk Bidikan Pemeriksaan
Warga Antre Berjam-jam, Solar Subsidi Diduga Diborong Kelompok Pelangsir
Pengadaan Pakaian DPRD Takalar Rp348,8 Juta Disorot, Riwayat Penyedia Diminta Dibuka
Rp267,8 Juta Anggaran Paskibraka Takalar Disorot, Harga dan Barang Wajib Dibongkar
Barcode BBM Dipersoalkan, Aktivis Desak Polisi Telusuri Transaksi di Dua SPBU Takalar
Rakyat Sulit Dapat BBM, Kasatreskrim Takalar Didesak Bongkar Distribusi
SPBU Kalampa Disorot, Aktivitas Pagandeng Jeriken Bikin Warga Resah

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:26 WITA

P2SP Revitalisasi Sekolah Takalar Disorot Tajam, Siapa yang Menentukan?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:05 WITA

Warga Antre Berjam-jam, Solar Subsidi Diduga Diborong Kelompok Pelangsir

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:49 WITA

Pengadaan Pakaian DPRD Takalar Rp348,8 Juta Disorot, Riwayat Penyedia Diminta Dibuka

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:43 WITA

Rp267,8 Juta Anggaran Paskibraka Takalar Disorot, Harga dan Barang Wajib Dibongkar

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:04 WITA

Barcode BBM Dipersoalkan, Aktivis Desak Polisi Telusuri Transaksi di Dua SPBU Takalar

Berita Terbaru