Diduga Tersinggung Soal Antrean, Pria di Maros Nekat Cekik Kerabat Media

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi-Penganiayaan

Ilustrasi-Penganiayaan

Gedor.id- Seorang kerabat media online Gerbangsulsel Group berinisial LB diduga menjadi korban penganiayaan di area tambang yang diduga ilegal di Dusun Manjalling, Desa Bonto Bunga, Kecamatan Moncong Loe, Kabupaten Maros.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi saat korban berada di lokasi tambang untuk mengisi tanah timbunan ke mobil miliknya.

Berdasarkan keterangan korban, saat itu sebuah kendaraan lain juga datang untuk melakukan aktivitas serupa di lokasi tersebut.

BACA JUGA :  Diduga Ilegal, Tambang Galian C di Jeneponto Tetap Beroperasi Dekat Kantor Desa

Korban mengaku sempat meminta agar mobil berwarna putih yang lebih dahulu antre dapat dilayani terlebih dahulu sebelum kendaraan milik terduga pelaku. Namun, permintaan itu diduga memicu emosi pelaku.

“Pelaku tiba-tiba marah dan mengucapkan ancaman menggunakan bahasa Makassar. Setelah itu, pelaku mendatangi saya lalu mencekik leher saya menggunakan tangan kiri,” ujar LB saat memberikan keterangan. Kamis (14/5/2026)

BACA JUGA :  Oknum Polisi Diduga Tekan Korban, Mau Damai Berapa? Skandal Baru di Maros

Korban menyebut aksi tersebut sempat dilerai oleh rekannya bernama Erfandi yang berada di lokasi kejadian.

Merasa keberatan atas insiden tersebut, korban kemudian melaporkan dugaan penganiayaan itu kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Polres Maros.

(PO)
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Debu Bertebaran, Aktivitas Diduga Tambang di Bajeng Tuai Sorotan
Tambang Diduga Tanpa Izin, Debu Ganggu Lingkungan Warga Panaikang
Paket 6 MYC Disorot Tajam, Dugaan Pengurangan Volume dan Mutu Material Mencuat
Ada Dugaan Penyimpangan PLTS Takalar, Kejati Sulsel Didesak Bongkar Pelaksanaan di Lapangan
Provider Wi-Fi Diduga Langgar Aturan, KMPI Tantang APH Buka Hasil Pemeriksaan
Laporan Pencurian Sawit dan Penyerobotan Lahan Menggantung, Ada Apa di Polres Konsel?
Dugaan KTP Ganda dan KUR Fiktif di Majene, Penegak Hukum Didesak Telusuri Hulu-Hilir
Tambang Diduga Beroperasi Bebas, PRI Desak Polisi Periksa Izin dan Pengelola

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:02 WITA

Debu Bertebaran, Aktivitas Diduga Tambang di Bajeng Tuai Sorotan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:09 WITA

Tambang Diduga Tanpa Izin, Debu Ganggu Lingkungan Warga Panaikang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:13 WITA

Paket 6 MYC Disorot Tajam, Dugaan Pengurangan Volume dan Mutu Material Mencuat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:10 WITA

Provider Wi-Fi Diduga Langgar Aturan, KMPI Tantang APH Buka Hasil Pemeriksaan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:09 WITA

Laporan Pencurian Sawit dan Penyerobotan Lahan Menggantung, Ada Apa di Polres Konsel?

Berita Terbaru