Diduga Tersinggung Soal Antrean, Pria di Maros Nekat Cekik Kerabat Media

Tojeng

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi-Penganiayaan

Ilustrasi-Penganiayaan

Gedor.id- Seorang kerabat media online Gerbangsulsel Group berinisial LB diduga menjadi korban penganiayaan di area tambang yang diduga ilegal di Dusun Manjalling, Desa Bonto Bunga, Kecamatan Moncong Loe, Kabupaten Maros.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi saat korban berada di lokasi tambang untuk mengisi tanah timbunan ke mobil miliknya.

Berdasarkan keterangan korban, saat itu sebuah kendaraan lain juga datang untuk melakukan aktivitas serupa di lokasi tersebut.

BACA JUGA :  Teriakan Keadilan Budiman Tak Didengar Negara!

Korban mengaku sempat meminta agar mobil berwarna putih yang lebih dahulu antre dapat dilayani terlebih dahulu sebelum kendaraan milik terduga pelaku. Namun, permintaan itu diduga memicu emosi pelaku.

“Pelaku tiba-tiba marah dan mengucapkan ancaman menggunakan bahasa Makassar. Setelah itu, pelaku mendatangi saya lalu mencekik leher saya menggunakan tangan kiri,” ujar LB saat memberikan keterangan. Kamis (14/5/2026)

BACA JUGA :  LBH MRI Minta Razia dan Tes Urine Massal di Lapas Bollangi Dilakukan Terbuka

Korban menyebut aksi tersebut sempat dilerai oleh rekannya bernama Erfandi yang berada di lokasi kejadian.

Merasa keberatan atas insiden tersebut, korban kemudian melaporkan dugaan penganiayaan itu kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Polres Maros.

(PO)
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar
Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan
Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’
Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban
BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros
2 Pelangsir Disikat, Operator SPBU Belum Terseret, Polres Parepare Pilih Kasus?
Dana Sudah Masuk, Rumah Tak Kunjung Berdiri, PT Mustika DBL Property Didesak Bertanggung Jawab
Makanan MBG Disebut Pernah Dihinggapi Kecoa, SPPG Kalabbirang 1 Diminta Diperiksa

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:27 WITA

Heboh! Warga Takalar Mengaku Tak Pernah Pinjam, Namanya Tercatat Punya Utang di PNM Mekaar

Sabtu, 26 September 2026 - 18:37 WITA

Aktivitas Penimbunan di Pandanga Jadi Sorotan, Aparat Diminta Periksa Seluruh Perizinan

Jumat, 25 September 2026 - 23:00 WITA

Kasus Penganiayaan Warga Gowa Dilaporkan Sejak 2025, Penanganannya ‘Mandek’

Jumat, 25 September 2026 - 01:04 WITA

Pembayaran Belum Tuntas, Pekerja Subkontraktor Disebut Menanggung Beban

Minggu, 20 September 2026 - 16:57 WITA

BSS Tak Jelas, VinFast Dituding Abaikan Konsumen Gowa-Maros

Berita Terbaru

Rais saat di tangkap di takalar

Hukum dan Kriminal

Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar

Senin, 28 Sep 2026 - 20:45 WITA