Ruang Rapat Panas! DPRD Takalar Bongkar Dugaan Permainan Proyek

Rabu, 30 Juli 2025 - 18:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di ruang Badan Musyawarah DPRD Takalar

Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di ruang Badan Musyawarah DPRD Takalar

Gedor.id-Isu pengaturan proyek di lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar kembali jadi sorotan. Rabu (30/7/2025)

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di ruang Badan Musyawarah DPRD Takalar, muncul desakan agar seorang oknum berinisial R dihadirkan langsung ke forum.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD H. Muhammad Rijal itu mendadak memanas.

Sejumlah legislator lintas fraksi menuntut kejelasan soal dugaan permainan proyek yang disebut-sebut melibatkan sosok “R”.

BACA JUGA :  Proyek Jalan Berujung OTT, KPK Seret 6 Orang dari Mandailing Natal

“Sebelum RDP dilanjutkan, kami minta kehadiran oknum R untuk menjelaskan langsung dugaan permainan proyek yang ramai jadi perbincangan,” tegas anggota dewan, Ahmad Sabang.

Meski desakan cukup kuat, RDP tetap berjalan. Kepala Bagian ULP, Sumirra ST, yang hadir dalam rapat memberikan penjelasan soal sosok misterius tersebut.

Menurut Sumirra, inisial “R” merujuk pada Riang, pegawai baru yang diperbantukan ke Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Riang, kata Sumirra, sebelumnya bertugas di BKKBN dan menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di beberapa OPD.

BACA JUGA :  Polda Sumut Gerebek THM Mewah di Langkat, Loket Narkoba Dibongkar, Dua Barak Dibakar

“Riang adalah staf baru di ULP, baru sebulan lebih. Ia masuk lewat nota dinas dan memang punya pengalaman sebagai PPK. Jadi wajar jika dia bicara soal proyek,” terang Sumirra di hadapan para anggota DPRD.

Sumirra menegaskan bahwa posisi Riang saat ini tidak memiliki kewenangan besar dalam proses pengadaan, sehingga tudingan pengaturan proyek dianggap tidak berdasar.

BACA JUGA :  Tiga Kali Abaikan Panggilan, Wakil Bupati Gowa Bisa Dijemput Paksa

Meski demikian, kemunculan nama “R” dalam forum resmi DPRD tetap menyisakan tanda tanya publik.

 Apalagi isu soal dugaan permainan proyek ini sebelumnya juga santer diberitakan di berbagai media.

DPRD Takalar menegaskan akan terus mengawal transparansi dalam setiap proses pengadaan barang dan jasa, serta memastikan tidak ada ruang bagi praktik-praktik kotor di balik meja.

Editor : Darwis
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Muslimin Dg Masiga Buka Suara soal Aksi Gebrak Meja di Pemilihan BPD Keurea
Emerald Indonesia Jadi Penyedia, Pengadaan Pakaian DPRD Takalar Diminta Dibongkar
Tabrakan Maut di Depan Puskesmas Padangsappa, Dua Perempuan Tewas
Kuota BBM Tak Sinkron, Penerbitan Barcode Petani Takalar Dipersoalkan
Tradisi Sejak 2008, MAPALA 45 Kembali Taklukkan Tebing Demi Merah Putih
Ipda Hermansyah Pimpin Paskibra Kibarkan Sang Merah Putih di Bulukumba
Dugaan Korupsi Cetak Sawah Bone Mandek? LSM Lamellong Desak Kejari Bertindak
Nama Oknum Anggota Dewan Muncul, Penanganan Kasus Dugaan Penggelapan Kendaraan Dipertanyakan

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:16 WITA

Muslimin Dg Masiga Buka Suara soal Aksi Gebrak Meja di Pemilihan BPD Keurea

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:23 WITA

Emerald Indonesia Jadi Penyedia, Pengadaan Pakaian DPRD Takalar Diminta Dibongkar

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:56 WITA

Tabrakan Maut di Depan Puskesmas Padangsappa, Dua Perempuan Tewas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:33 WITA

Kuota BBM Tak Sinkron, Penerbitan Barcode Petani Takalar Dipersoalkan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:21 WITA

Tradisi Sejak 2008, MAPALA 45 Kembali Taklukkan Tebing Demi Merah Putih

Berita Terbaru