Demo Besar di Makassar, Massa KERAMAT Hantam Kebijakan Prabowo-Gibran

Tojeng

Selasa, 2 September 2025 - 11:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi Kesatuan Rakyat Menggugat (KERAMAT) menggelar aksi

Aliansi Kesatuan Rakyat Menggugat (KERAMAT) menggelar aksi

Gedor.id-Aliansi Kesatuan Rakyat Menggugat (KERAMAT) kembali turun ke jalan. Senin (1/9/2025), massa aksi memblokade pertigaan Jl. Alauddin-Pettarani, Makassar, sambil membawa spanduk besar bertuliskan: “Makassar Bergerak Gulingkan Prabowo-Gibran.”

Aksi ini digelar sebagai bentuk perlawanan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat kecil.

Sepanjang aksi, orasi politik bergantian dikumandangkan dengan nada keras menuding pemerintahan Prabowo-Gibran serta DPR RI sebagai biang ketidakadilan.

Jenderal lapangan, Leksan, menegaskan bahwa protes hari ini lahir dari akumulasi kekecewaan rakyat atas kebijakan yang semakin menekan kehidupan masyarakat.

“Gelombang protes rakyat hari ini dampak dari kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran dan DPR yang tidak mencerminkan prinsip keadilan. Ditengah kondisi ekonomi rakyat yang tidak menentu, pemerintah justru menaikkan gaji anggota DPR, dan menari, berjoget di atas penderitaan rakyat. Rakyat terus diperas melalui sistem pajak yang sangat tinggi,” ujar Leksan lantang.

BACA JUGA :  Mafia Narkoba Diduga Main Mata dengan Aparat, Terdakwa Dijadikan Tumbal di PN Makassar

Ia juga menyinggung rekam jejak Presiden Prabowo terkait dugaan pelanggaran HAM masa lalu serta meragukan kapasitas Wapres Gibran.

“Hari ini kami dari Aliansi KERAMAT menyerukan Makassar Bergerak Gulingkan Prabowo-Gibran. Hal ini juga sejalan dengan Prabowo atas dugaan keterlibatan dalam kasus pelanggaran HAM dan penculikan aktivis reformasi. Serta wapres Gibran Rakabuming Raka kami nilai tidak pantas menjadi wapres karena sampai saat ini belum ada tindakan nyata yang dilakukan bahkan ketika ditanya oleh awak media seperti orang kebingungan,” tegasnya.

BACA JUGA :  Polda Sulsel Digedor! Mahasiswa Desak Pencopotan Kapolres dan Kasat Reskrim Sinjai

Selain menggugat pemerintah, massa juga menyerukan pembubaran DPR RI serta menuntut revisi kebijakan yang dianggap merugikan rakyat.

Mereka menuding regulasi yang lahir di era Prabowo-Gibran tidak berpihak pada masyarakat adat, petani, nelayan, buruh, hingga kaum miskin perkotaan.

“Aliansi KERAMAT menyerukan agar Prabowo dan Gibran serta DPR segera gulingkan atas praktik ketidakadilan terhadap masyarakat,” pungkas Leksan.

BACA JUGA :  Operasi ICE Kembali Makan Korban, Perawat Warga AS Tewas Ditembak

Aksi ini melibatkan sejumlah organisasi yang tergabung dalam KERAMAT, antara lain GRD, SPMP, GMNI Makassar, dan PMKRI Gowa.

Mereka membawa daftar 21 tuntutan, mulai dari sahkan UU Perampasan Aset, bubarkan DPR RI, hentikan perampasan tanah dan ruang hidup, wujudkan pendidikan serta kesehatan gratis, hingga usut tuntas pelanggaran HAM masa lalu.

Dengan teriakan keras dan barisan spanduk yang menghantam tajam ke arah pemerintah, aksi KERAMAT menandai kian panasnya penolakan rakyat di Makassar terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Wawan Nur Rewa Ungkap Modus “Pakappala’ Tallang” Bos Kosmetik AHA
Sengkarut SD Lariang Bangi I Makin Memanas, Wali Kota Didesak Evaluasi Kadisdik
Serangan Busur Saat Pasang Spanduk, Mahasiswa UNDIPA Makassar Tempuh Jalur Hukum
Aksi Sosial Arashi Cosmetindo Bagikan 1.000 Cup Minuman Gratis untuk Warga yang Antre BBM
BBM Langka di Takalar, Gowa hingga Makassar, F-KRB Desak ESDM Investigasi Distribusi Pertamina
Wawan Nur Rewa: Polresta Gowa Harus Tangkap Owner Skincare AHA Sebelum Kabur
Kasus Jalan Beton Parepare Mandek di LHP BPK, Kejari Turun Tangan
Dua Bulan Berlalu, Laporan Dugaan Pengancaman di Biringkanaya Dipertanyakan

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 01:02 WITA

Wawan Nur Rewa Ungkap Modus “Pakappala’ Tallang” Bos Kosmetik AHA

Minggu, 20 September 2026 - 17:38 WITA

Sengkarut SD Lariang Bangi I Makin Memanas, Wali Kota Didesak Evaluasi Kadisdik

Rabu, 16 September 2026 - 22:43 WITA

Serangan Busur Saat Pasang Spanduk, Mahasiswa UNDIPA Makassar Tempuh Jalur Hukum

Senin, 14 September 2026 - 19:24 WITA

Aksi Sosial Arashi Cosmetindo Bagikan 1.000 Cup Minuman Gratis untuk Warga yang Antre BBM

Minggu, 13 September 2026 - 22:58 WITA

BBM Langka di Takalar, Gowa hingga Makassar, F-KRB Desak ESDM Investigasi Distribusi Pertamina

Berita Terbaru

Rais saat di tangkap di takalar

Hukum dan Kriminal

Terungkap! Pria 23 Tahun Diduga Aniaya Lansia di Gowa, Ditangkap di Takalar

Senin, 28 Sep 2026 - 20:45 WITA