Polda Sulsel Digedor! Mahasiswa Desak Pencopotan Kapolres dan Kasat Reskrim Sinjai

Sabtu, 6 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Front Mahasiswa Rakyat Menggugat, yang terdiri dari KMPI Sulsel, SGMI, FPD, dan GPM, menggelar aksi unjuk rasa

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Front Mahasiswa Rakyat Menggugat, yang terdiri dari KMPI Sulsel, SGMI, FPD, dan GPM, menggelar aksi unjuk rasa

Gedor.id- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Front Mahasiswa Rakyat Menggugat, yang terdiri dari KMPI Sulsel, SGMI, FPD, dan GPM, menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulawesi Selatan, Jumat (5/6/2026).

Dalam aksi tersebut, massa menyoroti sejumlah dugaan persoalan hukum di Kabupaten Sinjai yang dinilai belum ditangani secara optimal oleh jajaran Satreskrim Polres Sinjai.

Mereka mendesak Kapolda Sulsel melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Sinjai.

Dalam pernyataan sikapnya, massa aksi menyampaikan lima tuntutan, yakni:

  1. Mendesak Kapolda Sulsel mencopot Kapolres Sinjai dan Kasat Reskrim Polres Sinjai.
  2. Mendesak Ditreskrimsus Polda Sulsel menyelidiki dugaan aktivitas tambang ilegal galian C di Kecamatan Sinjai Timur, Sinjai Selatan, dan Bulupoddo.
  3. Mendesak penyelidikan terhadap dugaan praktik mafia BBM yang disebut terjadi di sejumlah SPBU di Kecamatan Sinjai Utara.
  4. Mendesak pengusutan dugaan aktivitas penyedia layanan Wi-Fi ilegal di Kabupaten Sinjai.
  5. Mendesak Ditreskrimsus serta Bidang Propam/Paminal Polda Sulsel memeriksa Satreskrim Polres Sinjai terkait dugaan pelepasan terduga pelaku penyelundupan tabung gas elpiji yang sebelumnya disebut sempat diamankan aparat.
BACA JUGA :  RS Galesong Diresmikan Sebelum Siap, Laksus: Periksa Eks Bupati Takalar!

Aksi sempat berlangsung tegang. Massa dan aparat pengamanan beberapa kali terlibat adu argumen yang berujung aksi saling dorong di depan gerbang Mapolda Sulsel. Meski demikian, situasi tetap terkendali dan tidak mengganggu aktivitas di sekitar lokasi.

Jenderal Lapangan aksi, Wahid Leon, mengatakan unjuk rasa tersebut merupakan bentuk kontrol sosial dan dorongan kepada aparat penegak hukum agar memberikan perhatian serius terhadap berbagai dugaan pelanggaran hukum yang berkembang di Kabupaten Sinjai.

BACA JUGA :  Penghentian Perkara di Polres Bulukumba Disorot, L-PATI, Prosedur Diduga Dilanggar

“Kami menilai masih banyak persoalan yang harus mendapat perhatian serius dari Polda Sulsel. Karena itu kami mendesak Kapolda Sulsel melakukan evaluasi terhadap Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rahman dan Kasat Reskrim Iptu Adi Asrul yang kami nilai belum maksimal dalam penegakan hukum,” ujar Wahid Leon dalam orasinya.

Ia menambahkan, aliansi Front Mahasiswa Rakyat Menggugat akan terus mengawal tuntutan tersebut dan tidak menutup kemungkinan menggelar aksi lanjutan apabila belum ada tindak lanjut dari pihak terkait.

BACA JUGA :  Main Curi Tanah Urug, Warga Bajeng Dicokok Polisi Bersama Excavator

“Jika tuntutan ini tidak mendapat respons yang jelas, kami akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar pada aksi jilid II. Ini merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial masyarakat terhadap proses penegakan hukum,” tegasnya.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Proyek Rp10,7 Miliar Mangkrak, Propam Diminta Periksa Penanganan Kasus di Polres Bone
Dugaan Cekik Orator di Atas Mobil Komando, Kapolres Bombana Tuai Sorotan Tajam
Heboh Dugaan Material Ilegal di TPA Antang, Rantai Pasok Proyek Diminta Diinvestigasi
Diduga Ganggu DAS dan Drainase, Penimbunan di Gowa Jadi Perhatian Warga
Publik Curiga, Isu Demo Anarkis Diduga Dipakai Redam Sorotan Dugaan Narkoba di Lapas Bollangi
Dugaan Praktik Ilegal di Balik Penimbunan Tanah, HIPERMATA Desak Pemeriksaan
Carut-Marut Izin Alfamart di Parepare, Dua Ditindak, Satu Diduga Lolos Pengawasan
Demokrasi Dikebiri? Pemilihan Ketua Umum HIPMI PT UMI ‘Curang’

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:41 WITA

Polda Sulsel Digedor! Mahasiswa Desak Pencopotan Kapolres dan Kasat Reskrim Sinjai

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:55 WITA

Proyek Rp10,7 Miliar Mangkrak, Propam Diminta Periksa Penanganan Kasus di Polres Bone

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:54 WITA

Dugaan Cekik Orator di Atas Mobil Komando, Kapolres Bombana Tuai Sorotan Tajam

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:32 WITA

Heboh Dugaan Material Ilegal di TPA Antang, Rantai Pasok Proyek Diminta Diinvestigasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:59 WITA

Diduga Ganggu DAS dan Drainase, Penimbunan di Gowa Jadi Perhatian Warga

Berita Terbaru