Gubernur Sulsel Absen, Program Anti Mager Dihujat Netizen: “Nampa Dia Ji Sanna Mager Nah!”

Rabu, 2 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman saat mengikuti Anti Mager (Foto : sulselprov.go.id)

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman saat mengikuti Anti Mager (Foto : sulselprov.go.id)

Gedor.id – Rapat paripurna DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) yang sedianya digelar Senin, 30 Juni 2025, berakhir tanpa keputusan.

Agenda penting mengenai penjelasan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman terhadap Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 terpaksa ditunda.

Pemicunya, Gubernur Sulsel tak hadir dalam sidang paripurna. Ia hanya mengutus Sekretaris Provinsi (Sekprov), Jufri Rahman, untuk mewakili.

Ketidakhadiran ini memicu gelombang protes dari sejumlah fraksi, termasuk Fraksi Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi PKS, Yeni Rahman, melayangkan interupsi keras. Ia mengaku kecewa berat atas absennya orang nomor satu di Sulsel.

“Saya pikir agenda ini bukan main-main. Kita tidak mau tahu alasan beliau tidak hadir se-urgensi apa. Ini menjadi pertanyaan besar kita di sini, bahwa semudah itulah Gubernur tidak menghadiri paripurna karena dianggap ada di luar sana yang lebih penting daripada agenda paripurna di DPRD Sulsel,” ujar Yeni.

BACA JUGA :  6 Bulan Menguap, Kemana Perginya Dana Hibah Gubernur Sulsel?

Yeni menegaskan bahwa ini bukan kejadian pertama. Ia menyebut ketidakhadiran seperti ini sudah berulang kali terjadi dan tidak bisa dibiarkan.

“Ini bukan pertama kalinya. Sudah berulang kali. Tidak bisa dibiarkan seperti ini. Kita ini mitra, kami ini keterwakilan rakyat. Dan ini menjadi catatan dari Fraksi PKS, bahwa kegiatan di luar sana dianggap lebih penting,” tegasnya.

Kekecewaan tak hanya datang dari dalam ruang paripurna. Di media sosial, gelombang sindiran tajam dari netizen pun mengalir deras.

Banyak yang menilai program Anti Mager yang selama ini digaungkan Gubernur Sulsel justru tak sejalan dengan perilaku pemimpinnya.

“Sibuki terus anti mager, dari periode 1 sampai 2 itu terus ji kuliat na bikin,, ndadakah itu yang bisa dikerja yang lebih penting,” tulis akun @kojo.indra. Selasa (1/7/2025).

BACA JUGA :  Ditreskrimsus Polda Sulsel Didesak Tuntaskan Dugaan Korupsi Pengadaan Kontainer

“Belum ada yg jalan ini sa liat d sulsel. Gubernur lain berlomba2 jalankan programnya,” komentar akun @banahiku.

“Tolong turunkan ini gubernur asli barusan ad gubernur bgini wkkwkwkwkw ruginya masarakat bayar pajak dengn org bginian gubernur mager, Turunkan Paksa @andisudirman.sulaiman,” timpal akun @djimi.

“Gubernur simbolis, acara tidak penting selalu dihadiri, anggaran tena diparutusi. bonus atlet, infrastruktur, bahkan sama pertanggungjawaban pun lalai. apa mau diharap? barangkali beliau sekarang sudah jadi gubernur DKI Jakarta sampai selalu ke jakarta? antikritik tongmi poeng cecceh mati akal saya baca berita tiap hari ini,” tulis akun @aliefaathallah.

“Gubernur dan wakil gubernur sangat sibuk.. urusan dengan wakil rakyat saja di cuekin apa lagi kita masyarakat biasa.. 1 provinsi di biarkan seperti ini.. terbengkalai hancur sulsel seperti ini.. mudah2an ada perhatian kepada kita masyarakat kecil,” komentar akun @budi_123443.

BACA JUGA :  Lelang SPAM Regional Sulsel 2025 Diduga Diatur, Publik Dibohongi!

“Sya kira ada Wakil gubernur.. Khan bisa gantian kalau berhalangan,” sahut akun @henrakanakitablue.

Tak sedikit pula netizen yang membandingkan kinerja Gubernur Andi Sudirman dengan sosok lain seperti mantan Wali Kota Makassar, Danny Pomanto.

“@dpramdhanpomanto masih terbaik menang kalah sy masih pak DP,” ujar akun @awal_kasasi.

“Walaupun ada yg bilangi banyak bicaranya setidaknya DIA masih mau ji aktif turun lapangan nda kaya itu sanae bikin program ANTI MAGER nampa dia ji sanna MAGER nah,” sindir akun @n_alhidayahk.

Hingga berita ini diterbitkan, Gubernur Sulsel belum memberikan klarifikasi resmi terkait ketidakhadirannya dalam rapat paripurna yang membahas pertanggungjawaban keuangan daerah tersebut.

Editor : Id Amor
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Ratusan Peserta Padati MaxOne Makassar, Aksi Donor Darah Tuai Pujian
Tahanan Diduga Kendalikan Sabu dari Rutan Masamba, GKPHI Soroti Lemahnya Pengawasan
LMND Ikut Bela Polemik Rutan Masamba, GKPHI Tegaskan Kritik Berdasar Fakta
Dugaan Handphone Ilegal di Rutan Masamba Buka Tabir Jaringan Narkotika
Dari Balik Jeruji, Tahanan Diduga Kendalikan Pengiriman Narkoba ke Makassar
Dengan Visi Mandiri dan Kompetitif, Ersan Satya Siap Nahkodai HIPMI PT UMI
Usaha Disorot, Basto Janji Tidak Lagi Gunakan Badan Jalan Secara Berlebihan
Isu “86” Pemindahan Mira Hayati Mengemuka, F-KRB Tegaskan Tak Ada Negosiasi

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:46 WITA

Tahanan Diduga Kendalikan Sabu dari Rutan Masamba, GKPHI Soroti Lemahnya Pengawasan

Senin, 11 Mei 2026 - 13:04 WITA

LMND Ikut Bela Polemik Rutan Masamba, GKPHI Tegaskan Kritik Berdasar Fakta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WITA

Dugaan Handphone Ilegal di Rutan Masamba Buka Tabir Jaringan Narkotika

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:45 WITA

Dari Balik Jeruji, Tahanan Diduga Kendalikan Pengiriman Narkoba ke Makassar

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:23 WITA

Dengan Visi Mandiri dan Kompetitif, Ersan Satya Siap Nahkodai HIPMI PT UMI

Berita Terbaru

Surat Keterangan Kepemilikan Tanah

Daerah

Sidang PMH Lahan di Takalar Ungkap Dugaan SKKT Bermasalah

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:27 WITA