Ditreskrimsus Polda Sulsel Didesak Tuntaskan Dugaan Korupsi Pengadaan Kontainer

Minggu, 13 Juli 2025 - 22:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu proyek pengadaan recover kontainer di sejumlah titik di Kota Makassar (Ist/Net)

Salah satu proyek pengadaan recover kontainer di sejumlah titik di Kota Makassar (Ist/Net)

Kontranews.id – Dugaan korupsi dalam proyek pengadaan recover kontainer di sejumlah titik di Kota Makassar kembali disorot.

Ketua Umum DPP Lemkira, Rizal Rahman, meminta Ditreskrimsus Polda Sulsel segera menuntaskan penanganan kasus tersebut.

Proyek yang berasal dari anggaran Pemkot Makassar pada masa kepemimpinan Wali Kota Danny Pomanto itu dinilai tidak memberi manfaat dan berpotensi merugikan keuangan daerah.

“Barang tersebut diduga mubasir menghabiskan uang Pemkot Makassar di era kepemimpinan Wali Kota Makassar, Danny Pomanto,” ujar Rizal, Minggu (13/7/2025).

BACA JUGA :  Kasus Dipaksakan, Hukum Dibelokkan? Sukri Lawan Balik Penyidik Polres Bulukumba

Rizal mengingatkan bahwa kasus ini sudah dilaporkan oleh sejumlah aktivis antikorupsi ke Ditreskrimsus Polda Sulsel, namun hingga kini belum ada kepastian mengenai tindak lanjutnya.

Oleh karena itu, Rizal mendorong agar aparat penegak hukum segera menuntaskan proses penyelidikannya.

“Kami meminta Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Selatan untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi recover kontainer di sejumlah titik di Kota Makassar,” tegasnya.

Menurutnya, proyek ini menggunakan dana publik dari APBD Kota Makassar namun tidak memberikan hasil yang sepadan.

BACA JUGA :  Kekerasan Pelajar di SMKN 5 Takalar, Polisi Amankan Parang

“Apa lagi pembelian recover kontainer di sejumlah titik di Kota Makassar dananya bersumber dari dana rakyat APBD Kota Makassar, tidak bermanfaat bagi masyarakat Kota Makassar,” lanjut Rizal.

Rizal juga menegaskan pentingnya akuntabilitas atas penggunaan anggaran daerah yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

“Segera seret diduga pelaku kejahatan recover kontainer di sejumlah titik di Kota Makassar yang menghabiskan anggaran miliaran Pemkot Makassar yang kami anggap mubasir menghabiskan uang negara Pemkot Makassar,” ucap Rizal.

BACA JUGA :  Malik Dibantai, Fakta Dipelintir? Keluarga Desak Polisi Bicara Jujur!

Di akhir pernyataannya, Rizal memberi peringatan kepada Wali Kota Makassar saat ini, Munafri Arifuddin, agar tidak memanfaatkan kontainer-kontainer tersebut untuk kepentingan tertentu yang bisa menghambat proses hukum.

“Rizal Rahman mengingatkan kepada Bapak Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, jangan jadikan recover kontainer di sejumlah titik di Kota Makassar sebagai tempat sekretariat Koperasi Merah Putih karena ini bisa jadi barang bukti,” tutupnya.

(AP/ID)
Follow Berita Gedor.id di Tiktok

Berita Terkait

Serangan Busur Saat Pasang Spanduk, Mahasiswa UNDIPA Makassar Tempuh Jalur Hukum
Aksi Sosial Arashi Cosmetindo Bagikan 1.000 Cup Minuman Gratis untuk Warga yang Antre BBM
BBM Langka di Takalar, Gowa hingga Makassar, F-KRB Desak ESDM Investigasi Distribusi Pertamina
Wawan Nur Rewa: Polresta Gowa Harus Tangkap Owner Skincare AHA Sebelum Kabur
Kasus Jalan Beton Parepare Mandek di LHP BPK, Kejari Turun Tangan
Dua Bulan Berlalu, Laporan Dugaan Pengancaman di Biringkanaya Dipertanyakan
FORPMAHUM Desak Kejati Sulsel Telusuri Aliran Dana Tunda Tebang
Janji Sertifikat Pengganti Tak Kunjung Ada, Oknum Pegawai KKP Dipolisikan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:43 WITA

Serangan Busur Saat Pasang Spanduk, Mahasiswa UNDIPA Makassar Tempuh Jalur Hukum

Senin, 14 September 2026 - 19:24 WITA

Aksi Sosial Arashi Cosmetindo Bagikan 1.000 Cup Minuman Gratis untuk Warga yang Antre BBM

Minggu, 13 September 2026 - 22:58 WITA

BBM Langka di Takalar, Gowa hingga Makassar, F-KRB Desak ESDM Investigasi Distribusi Pertamina

Jumat, 4 September 2026 - 15:33 WITA

Wawan Nur Rewa: Polresta Gowa Harus Tangkap Owner Skincare AHA Sebelum Kabur

Rabu, 2 September 2026 - 15:13 WITA

Kasus Jalan Beton Parepare Mandek di LHP BPK, Kejari Turun Tangan

Berita Terbaru