Usaha Disorot, Basto Janji Tidak Lagi Gunakan Badan Jalan Secara Berlebihan

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Gedor.id- Pelaku usaha pengepul besi tua di Jalan Sepakat, Kelurahan Karuwisi Induk, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, yang diketahui bernama Basto, akhirnya angkat bicara menanggapi pemberitaan yang beredar.

Basto membantah tudingan bahwa aktivitas usahanya dilakukan tanpa mengindahkan aturan maupun teguran dari pemerintah setempat.

Ia mengaku selama ini telah berupaya menjalankan usaha secara tertib dan tidak berniat mengganggu kepentingan umum.

“Saya tidak pernah bermaksud membuat warga resah atau mengganggu pengguna jalan. Kalau memang ada kekurangan, saya siap memperbaiki,” ujar Basto saat dikonfirmasi. Kamis (30/4/2026)

BACA JUGA :  Konser Musik di Mal Pipo Ricuh, Penonton Liar Picu Lemparan Botol dan Korban Luka

Terkait penggunaan badan jalan untuk aktivitas bongkar muat maupun penyimpanan besi tua, Basto mengakui hal tersebut kerap terjadi, terutama saat volume barang meningkat.

Namun, ia menyebut kondisi itu bersifat sementara dan akan segera ditertibkan.

“Kalau ada mobil yang terparkir atau bongkar muat di jalan, itu hanya sesaat. Kami juga berusaha secepat mungkin agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” jelasnya.

BACA JUGA :  Hanya 12 Menit! Motor Warga di Toddopuli Makassar Hilang, Warga Diminta Waspada

Basto juga membantah adanya dugaan bekingan dari pihak tertentu yang melindungi usahanya.

Ia menegaskan bahwa usahanya berjalan secara mandiri tanpa campur tangan pihak mana pun.

“Tidak ada itu bekingan. Saya usaha sendiri, tidak ada yang membackup,” tegasnya.

Lebih lanjut, Basto mengaku siap mengikuti arahan pemerintah kelurahan maupun instansi terkait, termasuk menata ulang lokasi usaha agar tidak lagi menggunakan badan jalan.

BACA JUGA :  GRD Bongkar Wajah Negara, Melindungi Pengusaha, Menghancurkan Petani

“Saya siap patuh dan akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat supaya usaha ini bisa berjalan tanpa merugikan orang lain,” tambahnya.

Ia pun berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara baik tanpa menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Editor : Darwis

Berita Terkait

Janji Sertifikat Pengganti Tak Kunjung Ada, Oknum Pegawai KKP Dipolisikan
Relawan MBG Mengaku Dipecat Sepihak, Publik Tagih Transparansi Kanwil KPPG Sulsel
Rp210 Miliar Anggaran Pengadaan DPRD Sulsel Jadi Sorotan, Kode Sulsel Bongkar Data ke Lembaga Negara
Dari KTA Hingga PAW DPR RI, Polemik Putriana Dakka Masuk Radar Mahasiswa Sulsel
Geng Motor Ricuh dengan Warga di Makassar, Motor Trail Ludes Dilalap Api
Mahasiswa Ultimatum Polda Sulsel, Usut Dugaan Mafia BBM dan Rokok Ilegal, Jangan Tebang Pilih!
Ngaku Dikeroyok, Disiksa, hingga Dipaksa Transfer Rp15 Juta, Warga Jeneponto Tempuh Jalur Hukum Lawan Oknum Polisi
Menang Gugatan, Bahtiar Masih Diburu Bayang-Bayang Penyidikan Kasus Nanas

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:17 WITA

Janji Sertifikat Pengganti Tak Kunjung Ada, Oknum Pegawai KKP Dipolisikan

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:54 WITA

Rp210 Miliar Anggaran Pengadaan DPRD Sulsel Jadi Sorotan, Kode Sulsel Bongkar Data ke Lembaga Negara

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:56 WITA

Dari KTA Hingga PAW DPR RI, Polemik Putriana Dakka Masuk Radar Mahasiswa Sulsel

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:08 WITA

Geng Motor Ricuh dengan Warga di Makassar, Motor Trail Ludes Dilalap Api

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:46 WITA

Mahasiswa Ultimatum Polda Sulsel, Usut Dugaan Mafia BBM dan Rokok Ilegal, Jangan Tebang Pilih!

Berita Terbaru