60 Pucuk Senjata Diserahkan, Wakapolres Luwu Utara Apresiasi Komitmen Warga

Tojeng

Kamis, 24 September 2026 - 21:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 57 pucuk senjata rakitan jenis paporo dan 3 pucuk senapan angin diserahkan langsung oleh Kepala Desa Munte Akbar dan Kepala Desa Karondang Jumhari, bersama Kapolsek Bone-Bone AKP Muhaji

Sebanyak 57 pucuk senjata rakitan jenis paporo dan 3 pucuk senapan angin diserahkan langsung oleh Kepala Desa Munte Akbar dan Kepala Desa Karondang Jumhari, bersama Kapolsek Bone-Bone AKP Muhaji

Gedor.id– Sebanyak 60 pucuk senjata diserahkan secara sukarela oleh warga Desa Munte dan Desa Karondang, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara, kepada aparat kepolisian, Kamis (24/9/2026).

Penyerahan puluhan senjata tersebut berlangsung di perbatasan kedua desa dalam kegiatan silaturahmi dan makan bersama yang menjadi bagian dari penyempurnaan nota kesepahaman pascakonflik.

Sebanyak 57 pucuk senjata rakitan jenis paporo dan 3 pucuk senapan angin diserahkan langsung oleh Kepala Desa Munte Akbar dan Kepala Desa Karondang Jumhari, bersama Kapolsek Bone-Bone AKP Muhajir.

Dari total tersebut, warga Desa Karondang menyerahkan 28 pucuk paporo dan 2 pucuk senapan angin.

BACA JUGA :  Marsumar Nahkodai LPK Mandiri Kreatif, Siapkan Tenaga Kerja Hadapi Hilirisasi

Sementara warga Desa Munte menyerahkan 30 pucuk paporo dan 1 pucuk senapan angin.

Penyerahan senjata itu disebut merupakan bentuk kesadaran masyarakat sekaligus komitmen untuk menjaga situasi keamanan dan mengakhiri pertikaian yang pernah terjadi antara kedua desa.

Kegiatan tersebut digagas Anggota DPRD Luwu Utara Dapil 3 Bone-Bone-Tanalili, Heriansyah Efendi (PAN) dan Suaeb Saing Latief (PKB).

Kapolsek Bone-Bone AKP Muhajir menegaskan, penyerahan senjata secara sukarela menjadi bukti keseriusan masyarakat dalam menjaga perdamaian.

“Dengan adanya kegiatan ini, harapan kami dari pihak keamanan betul-betul dilaksanakan dan bersama-sama menjaga kamtibmas. Ini bukan sekadar seremonial, tetapi bukti keseriusan kedua belah pihak untuk menghentikan pertikaian antar-desa,” tegasnya.

BACA JUGA :  Warga Antre Berjam-jam, Solar Subsidi Diduga Diborong Kelompok Pelangsir

Muhajir juga menyampaikan apresiasi Wakapolres Luwu Utara yang berhalangan hadir dalam kegiatan tersebut.

“Bapak Wakapolres menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi dan kesadaran warga Munte dan Karondang. Penyerahan senjata secara sukarela ini adalah bukti bahwa perdamaian yang kita bangun adalah perdamaian sejati dari hati masyarakat,” ujar Muhajir menyampaikan pesan Wakapolres.

Apresiasi juga disampaikan Danramil Bone-Bone Letda Juslin kepada para wakil rakyat Dapil 3 yang menggagas kegiatan tersebut.

“Saya mengapresiasi Bapak Dewan kita yang menyelenggarakan kegiatan hari ini. Kita melihat begitu antusiasnya warga kedua desa. Kegiatan ini jangan hanya seremonial hari ini saja, tetapi diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk selamanya,” imbaunya.

BACA JUGA :  6 Bulan Menguap, Kemana Perginya Dana Hibah Gubernur Sulsel?

Selain itu, kegiatan dihadiri Camat Tanalili Syamsuria, S.P., Danramil Bone-Bone Letda Juslin, Danpos TNI AL Munte Letda Muhammad Hamka, serta ratusan tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan tokoh perempuan dari kedua desa.

Penyerahan 60 pucuk senjata tersebut menjadi momentum penting dalam proses perdamaian Munte-Karondang sekaligus menunjukkan adanya komitmen warga untuk menjaga hubungan harmonis dan keamanan di kedua wilayah.

Editor : Darwis

Berita Terkait

AKBP Andi Sofyan Pimpin Polres Kolaka Utara, Publik Tagih Gebrakan Lawan Narkoba
Sudah Diminta Berhenti, Aktivitas Penimbunan di Takalar Kini Didesak Diperiksa Polisi
Redam Konflik Warga, Polsek Bone-Bone dan DPRD Luwu Utara Tempuh Jalur Musyawarah
“Jangan Hukum Rakyat!” Heriansa Desak Oknum Penyalahguna BBM Ditindak Tegas
Tak Lagi Diam! Aliansi Rakyat Takalar Bongkar Empat Persoalan yang Menghimpit Warga
Anak Enggan Sekolah Usai Dugaan Bullying, DPRD Takalar Soroti Penanganan Sekolah
Mediasi Tak Puaskan Keluarga, Orangtua Siswi SD di Takalar Ancam Lapor Polisi
Fungsi Pengawasan DPRD Luwu Disorot, PETI Diduga Rusak Alam

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 21:16 WITA

60 Pucuk Senjata Diserahkan, Wakapolres Luwu Utara Apresiasi Komitmen Warga

Kamis, 17 September 2026 - 15:13 WITA

AKBP Andi Sofyan Pimpin Polres Kolaka Utara, Publik Tagih Gebrakan Lawan Narkoba

Selasa, 15 September 2026 - 16:41 WITA

Sudah Diminta Berhenti, Aktivitas Penimbunan di Takalar Kini Didesak Diperiksa Polisi

Senin, 14 September 2026 - 12:53 WITA

Redam Konflik Warga, Polsek Bone-Bone dan DPRD Luwu Utara Tempuh Jalur Musyawarah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:26 WITA

“Jangan Hukum Rakyat!” Heriansa Desak Oknum Penyalahguna BBM Ditindak Tegas

Berita Terbaru

Ilustrasi Napi Lapas Takalar Ditemukan Tewas Tergantung di Dalam Toilet (Visual AI)

Peristiwa

Diduga Gantung Diri, Napi Lapas Takalar Tewas di Blok Hunian

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:37 WITA